• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 9 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

Prospek Cerah Perbaikan Pendidikan

Oleh: Rizki Putra Dewantoro, M.Si., (Kader Muhammadiyah)

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
25 Oktober 2025
di Opini, Pendidikan

OPINI, PIJARNEWS.COM — Dalam peta kinerja Kabinet Merah Putih di bawahkepemimpinan Presiden Prabowo, nama Abdul Mu’ti sebagaiMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) mencuat. Hasil survei IndoStrategi (September-Oktober 2025) menobatkannya sebagai menteri berkinerja terbaik dengan skor 3,35. Beberapa sigi lainnya pun menempatkan tokoh Pendidikan yang juga Sekum Muhammadiyah ini ada di jajaran teratas seperti Celios, SPIN, Poltracking hinggaIndopol Survey. Pencapaian ini menjadi cerminan eksekusidari berbagai program prioritas yang memiliki dampak multidimensi.

Di tengah dunia pendidikan yang masih menghadapisejumlah tantangan kompleks. Solusi sistematis dan berkelanjutan mutlak diperlukan. Mulai dari kesenjangan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, adaptasi teknologi digital yang belum merata, hingga tantangan dalam merekrut dan meningkatkan kompetensi guru di daerah terpencil menjadi pekerjaan rumah yang nyata.

Belum lagi tantangan kontemporer seperti mengintegrasikan pendidikan karakter dengan tuntutan keterampilan abad 21, serta memastikan sistem evaluasi yang benar-benar mengukur kemampuan holistik peserta didik. Tantangan-tantangan ini mengingatkan kita bahwa perbaikan pendidikan tidak boleh berhenti pada kebijakan makro semata, tetapi harus menyentuh aspek-aspek fundamental yang langsung mempengaruhi pengalaman belajar siswa di ruangkelas.

Di antara berbagai program Kemendikdasmen yang cukup mendapat sorotan diantaranya Revitalisasi Satuan Pendidikan yang melampaui target (15.523 unit dari target 10.440) berdampak langsung pada peningkatan kualitas Infrastruktur pendidikan (aspek ekonomi dan sosial). Program ini menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan kondusif.

Berita Terkait

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Islam Penyelemat Generasi dari Kasus ABH yang Meningkat

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Menakar Kesejahteraan Guru di Tapal Batas

Digitalisasi Pendidikan yang diinstruksikan melaluiInpres No. 7/2025, telah memfasilitasi akses pembelajaran digital di lebih dari 285.000 sekolah. Langkah ini tidak hanya menyesuaikan pendidikan dengan era modern, tetapi juga mempersempit kesenjangan digital dan memperkuatketahanan sistem pendidikan dalam menghadapi disrupsi.

Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan Guru melalui Tunjangan Profesi, BSU, sertifikasi PPG untuk 804 ribu guru, dan pengembangan karir, menyentuh akarpersoalan. Dengan meningkatkan kesejahteraan (aspek ekonomi) dan kompetensi (aspek sosial), motivasi dan kualitas mengajar guru diharapkan meningkat, yang pada ujungnya akan memperbaiki mutu pendidikan nasional.

Program BOSP yang menjangkau puluhan juta pesertadidik dan ratusan ribu satuan pendidikan melalui DAK Non Fisik, merupakan stimulus ekonomi langsung yang meringankan beban operasional sekolah dan orang tua. Kebijakan ini memiliki dampak sosial yang luas denganmenjaga angka partisipasi sekolah.

Lalu gerakan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” merupakan investasi karakter bangsa yang strategis. Dengan menanamkan nilai disiplin, kesehatan, dan sosial (sepertibangun pagi, olahraga, dan bermasyarakat), program inimembangun fondasi ideologi yang kuat bagi generasi penerus, menciptakan habitus baru yang positif.

Program Indonesia Pintar (PIP) dan ketujuh, Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM), merupakan kebijakan afirmatif yang powerful. Dengan menjangkau 18,5 juta dan 4.679 siswa, kedua program ini menjadi jaring pengaman sosial yang mencegah putus sekolah akibat faktor ekonomi (dampak ekonomi dan sosial). Program ini juga memperkuat keadilan sosial dan mobilitas vertikal bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Program lain yang menuai apresiasi yaitu Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Hasil riset terbaru Katadata Insight Center (KIC) mengungkapkan sentimen positif masyarakat terhadap sistem penerimaan murid baru yang baru diluncurkan. Survei nasional tersebut menunjukkan bahwatingkat kesadaran publik terhadap SPMB sangat tinggi, mencapai 80%.

Tidak hanya dikenal, sistem ini juga mendapat apresiasi. Mayoritas responden, yakni 88%, menilai SPMB lebih baik daripada sistem PPDB sebelumnya. Selain itu, sebanyak 90% responden menyatakan bahwa sistem baru ini sesuai denganharapan mereka. Survei ini melibatkan 1.074 orang tua calonsiswa dari tingkat SMP, SMA, dan pendaftar lainnya, yang dipilih dengan teknik non-probability sampling.

Secara keseluruhan, sembilan dari sepuluh responden merasakan bahwa pelaksanaan SPMB berjalan dengan baik. Mereka juga mengakui sejumlah manfaat nyata, seperti peningkatan pemerataan akses pendidikan (63,7%), meningkatnya transparansi dalam proses seleksi (50,9%), dan berkurangnya dominasi sekolah-sekolah yang dianggap “favorit” (49,8%).

SPMB sendiri diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk tahun ajaran 2025/2026, menggantikan PPDB. Tujuan perubahan ini adalah untuk menciptakan sistem yang lebihadil dan transparan. Perbedaan mendasar terletak pada penggantian sistem zonasi dengan sistem domisili, denganpenekanan pada prinsip keadilan, kemudahan akses, dan pemerataan.

Cahaya perbaikan ini bagai membangun optimismedalam pendidikan atas capaian bahwa setiap langkah perbaikan adalah jalan menuju ekosistem pendidikan yang lebih adil. Kita menyadari bahwa ada upaya sistematis dan komitmen untuk bergerak maju, belajar dari setiap tantangan, dan tidak takut untuk melakukan koreksi. Oleh karena itu, marilah kita turut memupuk energi aktif demi perbaikan kedepannya. Selanjutnya adalah mengawal dan mendorong agar setiap kebijakan benar-benar menyentuh proses belajardengan harapan setiap anak bangsa untuk meraih masa depannya yang lebih cerah.(*)

Terkait: Opini

TerkaitBerita

Legitimasi Agama dan Bahaya Provokasi Umat Islam

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

...

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

...

Islam Penyelemat Generasi dari Kasus ABH yang Meningkat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

...

Magang ke Taiwan, Mahasiswa UMS Rappang Bisa Kantongi Uang Saku Rp.7 Juta Perbulan

Editor: Muhammad Tohir
27 Februari 2026

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

Pemkab Sidrap Dukung Pemerintah Pusat Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Editor: Muhammad Tohir
9 Maret 2026

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi  Program MBG di Makassar

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi Program MBG di Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Tech & Social Summit 2026: Ruang Belajar Digital Skill dan Refleksi Etika Teknologi di Bulan Ramadan

Tech & Social Summit 2026: Ruang Belajar Digital Skill dan Refleksi Etika Teknologi di Bulan Ramadan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Wali Kota Parepare Tasming Hamid Terima Andalusia Award pada Milad ke-9 SIT Andalusia

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan