• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 18 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Rakor Ketahanan dan Kedaulatan Pangan G2MP, Pemprov Sulsel Siapkan Rp 30 M untuk Budidaya Pisang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 September 2023
di Sulselbar
Rakor Ketahanan dan Kedaulatan Pangan G2MP, Pemprov Sulsel Siapkan Rp 30 M untuk Budidaya Pisang

Rakor G2MP berlangsung Baruga Karaeng Pattingalloang, Jalan Sungai Tangka, Kelurahan Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Kamis (28/9/2023) malam

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Gerakan Gemar Menanam Pisang (G2MP).

Rakor berlangsung Baruga Karaeng Pattingalloang, Jalan Sungai Tangka, Kelurahan Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Kamis (28/9/2023) malam.

Hadir Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, Wakil Ketua DPRD Sulsel Syahruddin Alrif, CEO Great Giant Foods (GGF)  Tommy Wattimena Widjaja yang hadir sebagai narasumber serta para perwakilan kepala daerah kabupaten/kota se-Sulsel.

Bahtiar Baharuddin mengatakan, ini adalah forum untuk mengorganisir  dan menggerakkan untuk membuat gerakan salah satu komoditi unggulan Sulsel yaitu budidaya pisang.

BeritaTerkait

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

16 Juli 2026
Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

12 Juli 2026
Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

12 Juli 2026
Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

5 Juli 2026

“Mengembangkan budidaya ini tentu caranya harus ada. Pertama ilmunya harus ada, juga sumberdaya pemerintahan baik Pemda maupun DPRD  kabupaten/kota dan provinsi, semua didorong untuk mengalokasikan APBD,” ujarnya.

“Perbankan, relawan-relawan, voulenter masyarakat, gerakan sukarelawan, perusahaan-perusahaan dan yang paling penting juga lahannya dari PTPN. PTPN juga harus membuka diri, dari situ lahan-lahan terlantar ini kita ubah jadi lahan-lahan produktif. Jadi, sekali mendayung bukan 1-2 pulau terlampaui, 7-10 pulau. Lahan terlantar kita selesaikan, kemiskinan, tanah jadi produktif, anak-anak remaja bisa jadi petani di desa,” sambungnya.

Sementara, Tommy Wattimena Widjaja mengatakan, untuk pengembangan kualitas pisang di Sulsel dirinya akan membantu membimbing para petani.

“Kita ajarkan menanamnya supaya kualitas semakin baik, dan harapannya konsumsi baik dari masyarakat, produsen dan petani meningkat,” ujarnya.

“Kami sudah melakukan pendataan lahan di semua kabupaten/kota. Alhamdulillah responsnya sangat baik sekali, jadi harapan kami tentu akan menyesuaikan dengan jumlah bibit yang ada dengan ketersediaan lahan yang ada di kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura & Perkebunan Pemprov Sulsel Imran Jausi kepada wartawan.

“Kami berharap gerakan ini bisa terpenuhi semua di kabupaten/kota, tidak ada lagi yang tidak mengikuti gerakan ini. Kedua, yang penting adalah sudah ada kesediaan dari GGF untuk melakukan pendampingan, jadi kami mempersiapkan tenaga-tenaga untuk magang dalam pola TOT (Training of Trainer). Penyuluh kita kurang lebih 2.000 orang harus siap mendampingi setiap scope yang ada dan ini komitmen yang sudah dibangun dengan GGF yang membantu dalam hal pendampingan,” lanjutnya.

Dia mengungkapkan, untuk kesiapan dirinya sudah menyiapkan bibit yang sesuai dengan kesediaan anggaran kurang lebih Rp 30 miliar. “Ini semua kita akan maksimalkan, ini jangka pendek sambil mempersiapkan jaringan dan laboratorium. Ketika laboratorium sudah siap, kita akan produksi sendiri. Tidak perlu lagi membeli jauh-jauh, bahkan nanti kita bisa jualan menggunakan SDM yang ada,” bebernya.

“Ini adalah upaya kita mencari cara mengatasi soal kemiskinan di Sulsel dan mengatasi ketahanan pangan,” tambah Bahtiar Baharuddin.  (*)

Reporter : Wahyuddin

Terkait: Pemprov SulselPj Gubernur Sulsel

BeritaTerkait

Sekda Jufri Rahman: JMSI Berperan Besar Mendorong Ekonomi dan Literasi Digital

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
15 November 2025

...

Gubernur Sulsel Resmikan Penerbangan Perdana Makassar–Bone Bersama Fly Jaya Airlines

Gubernur Sulsel Resmikan Penerbangan Perdana Makassar–Bone Bersama Fly Jaya Airlines

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 September 2025

...

Gubernur Sulsel dan Pangdam Takziah ke Rumah Duka Ojol Korban Pengeroyokan Demo di Makassar

Gubernur Sulsel dan Pangdam Takziah ke Rumah Duka Ojol Korban Pengeroyokan Demo di Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 September 2025

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi