• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 22 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial Kemenkumham Sulsel

Ribuan Siswa SD se-Indonesia Hadiri DJKI Mengajar

Editor: Tohir Muhammad
28 September 2022
di Kemenkumham Sulsel
Ribuan Siswa SD se-Indonesia Hadiri DJKI Mengajar

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Yasonna H Laoly, hadir pada kegiatan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) yang dipusatkan di Makassar. Tepatnya di SD Percontohan Makassar pada Rabu (28/9/2022).

Kegiatan itu dihadiri 5 ribu siswa dan siswi dari 34 provinsi di Indonesia secara daring. Dalam kesempatan itu Yassona memberikan hadiah kepada siswa SD yang berhasil menjawab pertanyaan kuis seputar kekayaan intelektual oleh Yasonna.

Adapun hadiah yang diterima siswa berupa, jam tangan, uang tunai dan beberapa unit laptop yang diberikan secara langsung.

Selain itu, Yasonna memberikan banyak memberikan motivasi dan dorongan kepada para siswa yang hadir dalam kegiatan tersebut.

BeritaTerkait

Menang Lomba Azan dan Tahfidz, Anak Pengunsi Somalia Bawa Pulang Piala dari Rudenim Makassar

Menang Lomba Azan dan Tahfidz, Anak Pengunsi Somalia Bawa Pulang Piala dari Rudenim Makassar

29 Maret 2024
Sembilan Tahun di Rumah Detensi, Rudenim Makassar Akhirnya Deportasi WN Afrika Selatan

Sembilan Tahun di Rumah Detensi, Rudenim Makassar Akhirnya Deportasi WN Afrika Selatan

29 Maret 2024
Gugus Tugas Daerah Bisnis dan HAM Provinsi Sulsel Dikukuhkan, Berikut Tugas dan Daftar Pengurusnya

Gugus Tugas Daerah Bisnis dan HAM Provinsi Sulsel Dikukuhkan, Berikut Tugas dan Daftar Pengurusnya

28 Maret 2024
Kakanwil Kemenkumham Sulsel Berbagi Takjil Bersama WBP Rutan Sengkang

Kakanwil Kemenkumham Sulsel Berbagi Takjil Bersama WBP Rutan Sengkang

28 Maret 2024

Ia berpesan agar siswa sejak dini memiliki semangat berkarya dan berinovasi.

“Teruslah berkreasi dan teruslah berinovasi, kami di sini mengajarkan untuk menciptakan dan berkreasi. Saya bangga berada di tengah anak yang kreatif dan hebat,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya mendorong agar masyarakat mendaftarkan merek ataupun karyanya ke Kemenkumham agar mendapatkan perlindungan hukum.

Sebab, kata dia, banyak masyarakat yang lalai tidak mendaftarkan merek ataupun kekayaan intelektualnya, sehingga menimbulkan sengketa antara berbagai pihak.

“Banyak sekali persengketaan hanya gara-gara lalai, tidak mau mendaftarkan, padahal masyarakat kita dorong untuk mendaftar mereknya,” terangnya.

Pria kelahiran Sumatera Utara itu juga menyampaikan bahwa sejak dini siswa harus bekerja keras dan bersungguh-sungguh terhadap mimpinya.

Sebab, menurutnya, semua orang pernah gagal. Olehnya itu, kata dia, jangan takut gagal.

“Tidak ada manusia yang tidak pernah gagal, jangan takut gagal, yang penting kamu harus memperbaiki kegagalan-kegagalan,” ucapnya.

Tidak hanya itu, ia menilai bahwa bagi orang atau instansi yang lambat berinovasi akan tertinggal.

Ia mencontohkan satu perusahaan handphone raksasa berinisial N yang ketinggalan karena tidak memiliki inovasi sehingga tidak bisa bersaing di pasar internasional saat ini.

“Terlambat berinovasi akan habis. Karena perusahaan handphone tersebut terlambat, makanya tergilas oleh yang lain,” tukasnya.

Oleh karena itu, ia berpesan agar anak muda bisa berkarya dan berinovasi serta menciptakan hal-hal yang baru.

“Adek-adek semua harus bisa berinovasi dan berkarya serta menciptakan sesuatu,” tutupnya.

Sementara itu, Pelaksanaan tugas (Plt) DJKI, Razilu menyampaikan kegiatan itu merupakan bentuk penanam pemahaman terkait kekayaan intelektual.

Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan pemahaman siswa sejak dini terhadap kekayaan intelektual.

Menurut Razilu, pemahaman terhadap kekayaan intelektual penting ditanamkan kepada generasi bangsa sejak dini.

“Ini agar sejak dini siswa bisa menghargai karya ciptaan orang lain dan menghindari plagiarisme terhadap karya dan inovasi,” terangnya.

Hal itu, kata Razilu, mampu mendukung peningkatan ekonomi dan kreativitas anak bangsa di Indonesia.

“Pentingnya diajarkan kekayaan intelektual supaya bisa menghargai kekayaan sejak dini, untuk mendukung perkembangan ekonomi,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan pemberian penghargaan secara langsung kepada siswa yang memiliki prestasi inovasi oleh Yasonna Laoly. (*)

Reporter: Sucipto Al-Muhaimin

Terkait: DJKIKemenkumhamMakassarMenteri Hukum dan HamSiswa SDYasonna H Laoly

BeritaTerkait

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Editor: Tohir Muhammad
5 Juli 2026

...

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Editor: Tohir Muhammad
12 Mei 2026

...

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Editor: Tohir Muhammad
30 Januari 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi