• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Rute Baru KM Cattleya Yang Siap Layari Sabah 

Editor: Abdillah MS
1 Februari 2018
di Sulselbar
KM Catteleya express

KM Cattleya express milik PT Panca Merak Samudera (PMS).

POLMAN, PIJARNEWS.COM — Kapal Motor (KM) milik PT Panca Merak Samudera (PMS) Cattleya siap melayari rute pelayaran Tanjung Silopo Polman ke Lahad Datu Sabah Malaysia. Itu setelah peresmian pelayaran transportasi internasional dari Pelabuhan Tanjung Silopo ke Lahad Datu Sabah Malaysia, Rabu (1/2/2018) di Kompleks Pelabuhan Silopo.

Bupati Polewali Mandar (Polman), Andi Ibrahim Masdar (AIM) saat peresmian pelayaran transportasi internasional dari Pelabuhan Tanjung Silopo ke Lahad Datu Sabah Malaysia, mengatakan, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Polman, Sulbar, siap memberikan kelonggaran bagi investor yang akan menanamkan investasi di Polman. “Ini adalah bentuk keseriusan kita, urusan ini hanya satu minggu kami bertemu dan hari ini kita sudah laksanakan peresmian pelayaran perdana ke Laha Datu,” kata Andi Ibrahim Masdar.

Ibrahim Masdar mengatakan, hasil pertemuan dengan Komisi Perdagangan Laha Datu Sabah Malaysia sebelum ke lokasi acara, sejumlah investor menyatakan siap menanamkan investasi seperti industri kakao, jambu mente, kelapa, pengiriman sapi.

“Di Polman ini banyak kakao dan kelapa, saya mengatakan bagaimana kalau pengusaha Sabah bangun saja pabriknya disini,” kata Ibrahim Masdar. Untuk jambu mente karena Polman kurang, statusnya nanti hanya akan menjadi pengumpul untuk selanjutnya dikirim ke Sabah Malaysia. Sementara untuk pengiriman sapi karena terlalu banyak biaya kalau sapi yang dikirim ke Sabah Malaysia, maka disepakati sapinya dipotong saja di Polman lalu dikirim ke Sabah. “Tulangnya disimpan di Polman untuk dijadikan konro,” kata AIM.

BeritaTerkait

11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

20 Agustus 2026
Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

19 Agustus 2026
Tim PKM  Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

Tim PKM Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

17 Agustus 2026
Tim PKM Prodi Keperawatan Unismuh Latih Produksi Keripik Salak Bagi Warga Dusun Batri Pinrang

Tim PKM Prodi Keperawatan Unismuh Latih Produksi Keripik Salak Bagi Warga Dusun Batri Pinrang

14 Agustus 2026

AIM berharap dengan pengoperasian pelayaran internasional dari Polman ke Sabah Malaysia dapat menambah kerjasama pemerintah kedua negara dalam hal kerjasama perdagangan dan pengiriman Tenaga Kerja Indonesia.

“Mungkin Tenaga Kerja yang akan ke Malaysia, mereka yang dari NTT, Papua dan Sulawesi bisa melalui pelabuhan Silopo. Untuk tenaga kerja pemerintah Kabupaten di Sulbar yang menyeleksi dan sisa koordinasi dengan Pemkab Polman,” kata AIM.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan, setelah kehadiran perwakilan negeri Sabah Malaysia, maka Pemprov akan menindaklanjuti merancang payung kerjasama yang memungkinkan semua daerah kabupaten di Sulbar bisa kerjasama dengan pemerintah Sabah. “Jadi mereka bisa langsung berhubungan untuk kerjasama dengan kemajuan dua bangsa,” kata Ali Baal Masdar.

Pelayaran internasional dari Tanjung Silopo ke Laha Datu Sabah akan dilayani KM Cattleya dibawah bendera perusahaan pelayaran PT Panca Merak Samudera. Hadir dalam pengoperasian pelayaran internasional yakni Mrs Jofi, Firdaus, Mr Cal, Datuk Rafiq, Direktur PT Panca Merak Samudera Rudi Efendy Suminto, Kepala Operasional PT Panca Merak Yasser Aslan Tjanring, GM Pelindo Cabang Parepare Yusida Palesang, perwakilan Dirjen Hubla, Bea Cukai Wilayah Parepare.  (arb/abd)

Terkait: Andi Ibrahim MasdarPelabuhan SilopoPT Panca Merak Samudera

BeritaTerkait

Sabir Nawir Sebut Pilkada 2024 di Polman Butuh Politisi Entrepreneur

Sabir Nawir Sebut Pilkada 2024 di Polman Butuh Politisi Entrepreneur

Editor: Tim Redaksi
10 Juni 2021

...

Sertifikat tanah

Serahkan 150 Sertifikat Tanah, Bupati Polman : Hati-hati Jika Ingin Agunkan ke Bank 

Editor: Tim Redaksi
15 Desember 2020

...

AIM

AIM : Perempuan Mandar Harus Berani Berkontestasi dalam Politik

Editor: Alfiansyah Anwar
3 November 2020

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi