• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 25 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Satu-satunya Ahli Fikih Munakahat, Prof Rahmawati Ukir Sejarah Jadi Guru Besar IAIN Parepare

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Februari 2026
di Ajatappareng, Pendidikan

Foto:Prof. Dr. Rahmawati, M.Ag

PAREPARE, PIJARNEWS.COM--Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare siap mencatatkan sejarah besar dalam dunia akademik hukum Islam. Sosok Prof. Dr. Rahmawati, M.Ag resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Ilmu Fikih Munakahat pada Selasa lalu, (10/2/2026).

Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni biasa. Prof. Rahmawati membawa gagasan segar yang menantang kemapanan hukum keluarga Islam lewat orasi ilmiahnya yang bertajuk “Reorientasi Kajian Fikih Munakahat dalam Menjawab Tantangan Globalisasi”.

Dalam orasinya, Prof. Rahmawati menyoroti fenomena pelik di era digital, mulai dari perkawinan campuran lintas negara hingga tren nikah siri online yang kian marak. Menurutnya, fikih tidak boleh lagi menjadi teks statis yang kaku.

“Fikih munakahat menghadapi tantangan serius. Apakah tetap menjadi teks hukum yang statis atau bertransformasi menjadi instrumen normatif yang mampu menjawab problem kemanusiaan kontemporer?” tegas Prof. Rahmawati.

Berita Terkait

498 Mahasiswa PPG IAIN Parepare Lulus UP, Tingkat Kelulusan Capai 99,60%

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Jurnal Banco IAIN Parepare Resmi Terindeks Scopus

Kepala Pusat Publikasi dan Penerbitan LPPM IAIN Parepare Lulus 2 Tahun 7 Bulan dengan IPK 4.00 di UNM

Ia mendorong tiga pilar utama dalam transformasi hukum keluarga, pertama Penguatan Maqashid Syariah, Integrasi Sosiologis dan Dialog Hukum Modern.
Bagi Prof. Rahmawati, hubungan suami-istri adalah sebuah kemitraan (partnership), bukan hubungan atasan dan bawahan.

Penakluk Puncak Akademik

Perjalanan hidup Prof. Rahmawati adalah kisah from zero to hero. Lahir di Desa Kaluppang, Enrekang pada 1 September 1976, ia merupakan anak ketujuh dari tujuh bersaudara.
Meski tumbuh dalam keterbatasan dengan ayah lulusan SMP dan ibu yang tidak tamat SD semangat belajarnya justru membara.

Jejak pendidikannya terekam mulai dari SDN 45 Pinrang, Madrasah Ibtidaiyah Mangkoso, hingga merantau ke Yogyakarta untuk menempuh studi di IAIN/UIN Sunan Kalijaga (S1 dan S2), dan meraih gelar Doktor di UIN Alauddin Makassar.

Dalam kariernya Prof. Rahmawati juga memiliki sejumlah deretan pretasi diantaranya Satya Lencana Karya Satya yang Dianugerahkan oleh Presiden RI (2016), Dosen Paling Produktif sebagai Peraih penghargaan publikasi jurnal internasional (2023) dan Pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Syariah IAIN Parepare.
Rektor IAIN Parepare, Prof. Dr. Hanani, M.Ag., mengaku bangga atas pencapaian ini. Ia berharap kehadiran Prof. Rahmawati mampu memperkuat tradisi akademik kampus.

Selain Prof. Rahmawati, senat juga mengukuhkan dua guru besar lainnya yaitu Prof. Dr. Hj. Muliati, M.Ag. (Bidang Teologi Islam) dan Prof. Dr. Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd. (Bidang Metode Pembelajaran Bahasa Arab Kontemporer).

Di akhir persiapannya, Prof. Rahmawati sempat menitikkan air mata saat mengenang kedua orang tuanya yang telah tiada. “Sepatutnya gelar ini adalah milik mereka,” pungkasnya. (*)

Reporter: Faizal Lupphy

Terkait: Guru BesarIAIN Parepare

TerkaitBerita

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Editor: Muhammad Tohir
21 Maret 2026

...

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Pendidikan dalam Bayang-bayang Krisis Energi, Siapa yang Menjadi Korban

Editor: Muhammad Tohir
25 Maret 2026

Wali Kota Ungkap Munculnya Ide Pertemuan Saudagar di Parepare

Editor: Muhammad Tohir
24 Maret 2026

Lebaran di Negeri Sakura, Haru Perantau Sidrap Jadi Imam Salat Id di Jepang

Lebaran di Negeri Sakura, Haru Perantau Sidrap Jadi Imam Salat Id di Jepang

Editor: Muhammad Tohir
22 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan