• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 15 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Satu-satunya Ahli Fikih Munakahat, Prof Rahmawati Ukir Sejarah Jadi Guru Besar IAIN Parepare

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Februari 2026
di Ajatappareng, Pendidikan

Foto:Prof. Dr. Rahmawati, M.Ag

PAREPARE, PIJARNEWS.COM--Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare siap mencatatkan sejarah besar dalam dunia akademik hukum Islam. Sosok Prof. Dr. Rahmawati, M.Ag resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Ilmu Fikih Munakahat pada Selasa lalu, (10/2/2026).

Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni biasa. Prof. Rahmawati membawa gagasan segar yang menantang kemapanan hukum keluarga Islam lewat orasi ilmiahnya yang bertajuk “Reorientasi Kajian Fikih Munakahat dalam Menjawab Tantangan Globalisasi”.

Dalam orasinya, Prof. Rahmawati menyoroti fenomena pelik di era digital, mulai dari perkawinan campuran lintas negara hingga tren nikah siri online yang kian marak. Menurutnya, fikih tidak boleh lagi menjadi teks statis yang kaku.

BeritaTerkait

ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

14 Juli 2026
Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar Sukses Gelar Communication Culture Fest 2026

Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar Sukses Gelar Communication Culture Fest 2026

13 Juli 2026
Dari Anak Panti Asuhan Hingga Jadi Guru Besar: Liku Perjuangan Prof. Usman yang Menginspirasi

Dari Anak Panti Asuhan Hingga Jadi Guru Besar: Liku Perjuangan Prof. Usman yang Menginspirasi

12 Juli 2026
Pesta Nelayan Ujung Labuang Jadi Daya Tarik Wisata, Dongkrak Ekonomi Warga

Pesta Nelayan Ujung Labuang Jadi Daya Tarik Wisata, Dongkrak Ekonomi Warga

9 Juli 2026

“Fikih munakahat menghadapi tantangan serius. Apakah tetap menjadi teks hukum yang statis atau bertransformasi menjadi instrumen normatif yang mampu menjawab problem kemanusiaan kontemporer?” tegas Prof. Rahmawati.

Ia mendorong tiga pilar utama dalam transformasi hukum keluarga, pertama Penguatan Maqashid Syariah, Integrasi Sosiologis dan Dialog Hukum Modern.
Bagi Prof. Rahmawati, hubungan suami-istri adalah sebuah kemitraan (partnership), bukan hubungan atasan dan bawahan.

Penakluk Puncak Akademik

Perjalanan hidup Prof. Rahmawati adalah kisah from zero to hero. Lahir di Desa Kaluppang, Enrekang pada 1 September 1976, ia merupakan anak ketujuh dari tujuh bersaudara.
Meski tumbuh dalam keterbatasan dengan ayah lulusan SMP dan ibu yang tidak tamat SD semangat belajarnya justru membara.

Jejak pendidikannya terekam mulai dari SDN 45 Pinrang, Madrasah Ibtidaiyah Mangkoso, hingga merantau ke Yogyakarta untuk menempuh studi di IAIN/UIN Sunan Kalijaga (S1 dan S2), dan meraih gelar Doktor di UIN Alauddin Makassar.

Dalam kariernya Prof. Rahmawati juga memiliki sejumlah deretan pretasi diantaranya Satya Lencana Karya Satya yang Dianugerahkan oleh Presiden RI (2016), Dosen Paling Produktif sebagai Peraih penghargaan publikasi jurnal internasional (2023) dan Pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Syariah IAIN Parepare.
Rektor IAIN Parepare, Prof. Dr. Hanani, M.Ag., mengaku bangga atas pencapaian ini. Ia berharap kehadiran Prof. Rahmawati mampu memperkuat tradisi akademik kampus.

Selain Prof. Rahmawati, senat juga mengukuhkan dua guru besar lainnya yaitu Prof. Dr. Hj. Muliati, M.Ag. (Bidang Teologi Islam) dan Prof. Dr. Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd. (Bidang Metode Pembelajaran Bahasa Arab Kontemporer).

Di akhir persiapannya, Prof. Rahmawati sempat menitikkan air mata saat mengenang kedua orang tuanya yang telah tiada. “Sepatutnya gelar ini adalah milik mereka,” pungkasnya. (*)

Reporter: Faizal Lupphy

Terkait: Guru BesarIAIN Parepare

BeritaTerkait

Dari Anak Panti Asuhan Hingga Jadi Guru Besar: Liku Perjuangan Prof. Usman yang Menginspirasi

Dari Anak Panti Asuhan Hingga Jadi Guru Besar: Liku Perjuangan Prof. Usman yang Menginspirasi

Editor: Tohir Muhammad
12 Juli 2026

...

Yuk Daftar, IAIN Parepare dan Pijarnews Kolaborasi Gelar Pelatihan Dakwah Digital Gratis

Yuk Daftar, IAIN Parepare dan Pijarnews Kolaborasi Gelar Pelatihan Dakwah Digital Gratis

Editor: Tohir Muhammad
3 Juli 2026

...

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Editor: Tohir Muhammad
18 Mei 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi