
Uniknya, jika beruntung, bisa menemukan ikan di dalam sungai. Meski perjalanan akan semakin menegangkan, tapi tenang saja, Gua Wai Lambun masih cukup aman untuk ditelusuri bagi wisatawan yang masih awam dengan gua. Semakin ke dalam menelusuri gua dengan melewati aliran sungai yang tenang, juga akan menemui aliran sungai yang mengalir ke lorong-lorong gua yang belum diketahui dimana ujungnya.
Selain itu, rute di dalam Gua Wai Lambun juga tidak selalu landai. Kadang kala perlu sedikit memanjat dan menuruni tebing-tebing di dalam gua. Pengunjung juga akan mendapati lorong-lorong gua yang sempit yang harus menunduk untuk melaluinya dan itu akan menjadikan perjalanan susur goa akan lebih menantang. Meski begitu, juga bisa mengambil foto atau berswafoto di dalam gua.
Banyak kelelawar bergantung juga akan anda temui di Gua Wai Lambun, Desa wisata Kadingeh. Gua Wai Lambun juga merupakan habitat kelelawar Gua. Bagian dinding Gua hingga saat ini masih menjadi tempat tinggal binatang kelelawar. Tapi jangan khawatir, pengunjung tidak akan mencium bau tidak sedap dari kotoran kelelawar di Gua ini.
Semakin dalam menyusuri Gua Wai Lambun ini, pemandangan kelelawar yang tidur di dinding gua akan semakin sering ditemukan. Jadi jangan kaget jika tiba-tiba ada kelelawar yang beterbangan di atas kepala. Jiwa petualangan akan terpuaskan jika menjelajahi Gua Wai Lambun ini.
Untuk bisa menikmati keindahan Gua Wai Lambun, pengunjung bisa mulai dari Desa Wisata Kadingeh. Datang saja ke Desa tersebut, sesampainya di Desa Wisata Kadingeh, akan menemukan sejumlah rambu yang akan membantu menemukan lokasi Gua Wai Lambun. Untuk bisa menikmati keindahan Gua ini, pengunjung hanya perlu menyediakan uang sebesar 35.000 Rupiah per orang.
Berikut ulasan selanjutnya…

















