SIDRAP, PIJARNEWS.COM — Gema takbir kembali membahana di Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), setelah puluhan tahun tidak digunakan untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri, Sabtu (21/3/2026).
Ribuan umat Islam memadati lapangan stadion untuk melaksanakan salat Id berjamaah. Suasana khidmat dan religius terasa kental sepanjang pelaksanaan ibadah.
Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nur Kana’ah serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Pelaksanaan salat Id di ruang terbuka tersebut menandai kembalinya tradisi ibadah massal di Stadion Ganggawa. Momentum ini juga mencerminkan pemanfaatan kembali ruang publik untuk kegiatan keagamaan serta penguatan syiar Islam.
Bertindak sebagai khatib, Ustadz KH Muhammad Nur Taufiq Sanusi Baco menyampaikan khutbah yang sarat pesan keagamaan dan refleksi spiritual. Sementara itu, salat Id dipimpin oleh Imam Ustadz KH Irwan Muhammad Ali.
Dalam sambutannya, Bupati Sidrap mengawali dengan takbir, tahmid, dan tahlil sebagai ungkapan syukur setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadhan.
Ia menegaskan bahwa Idul Fitri menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, persatuan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mewujudkan visi pembangunan daerah melalui konsep “Sidrap 5S”.
“Mari kita mengubah stigma negatif Kabupaten Sidrap menjadi Sidrap Berkah, Sidrap Bercahaya, Sidrap Bersih, Sidrap Aman dan Religius, serta Sidrap Maju dan Sejahtera. Ini menjadi landasan utama dalam keberlanjutan pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah (umara) dan ulama dalam membangun daerah.
Menurutnya, persatuan tersebut diharapkan mampu mendorong Sidrap menjadi lumbung beras, lumbung telur, lumbung energi terbarukan, serta pusat penghafal Al-Quran di Indonesia.

















