• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 15 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

“Spartan Exhibition”, Manifesto Estetika Islami dan Kesadaran Budaya Mahasiswa Seni Rupa Unismuh

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2025
di Pendidikan
“Spartan Exhibition”, Manifesto Estetika Islami dan Kesadaran Budaya Mahasiswa Seni Rupa Unismuh

Pameran karya seni rupa mahasiswa tingkat akhir Prodi Seni Rupa FKIP Unismuh pada Senin-Selasa (19–20/5/2025) di Studio Seni Rupa “Spartan”

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) menegaskan perannya sebagai ruang pembinaan kreativitas  dan keadaban melalui penyelenggaraan Spartan Exhibition. Kegiatan ini merupakan pameran penciptaan karya seni rupa mahasiswa tingkat akhir yang berlangsung pada  Senin-Selasa (19–20/5/2025) di Studio Seni Rupa “Spartan”.

Pameran ini memperlihatkan kedewasaan artistik dan intelektual dua mahasiswa akhir, Arif Samsul dan Muh.Fahrun Annadawi, yang mengangkat tema unik dan mendalam, masing-masing melalui media fotografi makanankhas Sulawesi dan ilustrasi permainan tradisional anak-anak yang nyaris terlupakan.

Ketua Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Meisar Ashari, S.Pd., M.Sn., menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan akademik, tetapi merupakan proses dakwah cultural dalam medium visual.

“Mahasiswa kami didorong untuk menghadirkan karya yang tidak sekadar estetis, tetapi memiliki ruh nilai. Ini sejalan dengan pandangan Muhammadiyah tentang seni, sebagaimana tertuang dalam Risalah Islamiyah Tentang Seni dan Budaya hasil Keputusan Tarjih Muhammadiyah (Mukhtamar Surakarta, 2010). Seni harus menjadi jalan dakwah bil hikmah dan membentuk manusia beradab,”  jelasnya.

BeritaTerkait

ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

14 Juli 2026
Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar Sukses Gelar Communication Culture Fest 2026

Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar Sukses Gelar Communication Culture Fest 2026

13 Juli 2026
Dari Anak Panti Asuhan Hingga Jadi Guru Besar: Liku Perjuangan Prof. Usman yang Menginspirasi

Dari Anak Panti Asuhan Hingga Jadi Guru Besar: Liku Perjuangan Prof. Usman yang Menginspirasi

12 Juli 2026
Yuk Daftar, IAIN Parepare dan Pijarnews Kolaborasi Gelar Pelatihan Dakwah Digital Gratis

Yuk Daftar, IAIN Parepare dan Pijarnews Kolaborasi Gelar Pelatihan Dakwah Digital Gratis

3 Juli 2026

Narasi Visual yang Kontekstual dan Progresif

Arif Samsul atau akrab disapa Baha mengusung tema “Cita Rasa Sulawesi” melalui eksplorasi fotografi makanan khas seperti pallumara, woku, lobster sambal merah, dan filet telur asin.

Setiap foto ditata secara professional dengan pencahayaan dramatis, menyuarakan kelezatan sekaligus filosofi kesehatan dan budaya kuliner lokal.

Sementaraitu, Muhammad Fahrun Annadawi alias Dandi menciptakan serangkaian lukisan ilustratif permainan anak tradisional seperti egrang, layang-layang, lompat karung, hingga ketapel (matte’), yang dikemas dengan simbolisme kain putih pada wajah anak-anak. Karya ini menyiratkan “hilangnya identitas budaya” di tengah gempuran digitalisasi yang masif.

“Melalui karya ini, saya ingin mengingatkan kita bahwa permainan tradisional adalah ruangekspresi dan kebahagiaan bersama yang kini mulai hilang. Karya saya adalah kritik sunyi, tapi kuat,” tutur Dandi saat pembukaan pameran.

Estetika Islami dalam Bingkai Kemodernan

Pameran ini menghidupkan gagasan Muhammadiyah tentang seni sebagai bagian dari maqashid syariah—yakni mendatangkan maslahat dan membangun peradaban. Dalam Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM), seni diposisikansebagai bagian dari pembentukan watak Islami dan alat perjuangankultural.

“Seni rupa Unismuh tidak hanya menjual keindahan visual. Ia menanamkan nilai, menumbuhkan empati, dan mengasah intelektualitas mahasiswa. Spartan Exhibition adalah bukti bahwa seni dan Islam bukan dua kutub yang saling meniadakan, melainkan saling menguatkan,” tambah Meisar Ashari.

Pameran ini terbuka untuk umum dan dihadiri oleh sivitas akademika, seniman lokal, serta masyarakat umum. Rangkaian acara ditutup dengan diskusi reflektif dan peluncuran katalog digital karya, sebagai bagian dari upaya dokumentasi akademik dan promosi budaya visual Muhammadiyah. (*)

Citizen Reporter: Thahirtalas (Pembina UKM Teater Talas Unismuh)

 

 

 

Terkait: Teater Talas UnismuhUniversitas Muhammadiyah Makassar

BeritaTerkait

Tour Preneur Bidang Ekowir PIKOM IMM FISIP Berkunjung ke Nutrihub Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Januari 2026

...

Memoles Permata Tersembunyi: Menakar Strategi BUMDes dalam Mempopulerkan Pantai Punagaan Selayar

Memoles Permata Tersembunyi: Menakar Strategi BUMDes dalam Mempopulerkan Pantai Punagaan Selayar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
15 Januari 2026

...

PIKOM IMM FISIP Unismuh Makassar Gelar Donor Darah PROFEDA

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Januari 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi