• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 20 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Status Zona Merah dan Rawan, BPBD Pinrang Akan Relokasi Warga Dusun Suppirang

Amrihani Editor: Amrihani
26 Juni 2023
di Ajatappareng
Dusun Rante Poton, Desa Suppirang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang

Warga Dusun Rante Poton, Desa Suppirang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang.

PINRANG, PIJARNEWS.COM–Akibat fenomena tanah bergerak di Dusun Rante Poton, Desa Suppirang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menetapkan wilayah tersebut sebagai zona merah dan zona rawan atau terdampak.

Kepala BPBD Kabupaten Pinrang, Rommy menyebutkan sebanyak 45 KK yang berada di zona merah, 49 KK zona rawan atau terdampak, sehingga total 94 KK yang akan direlokasikan.

Diketahui warga yang berada di zona merah, 10 KK diantaranya telah melakukan relokasi mandiri. Namun dari 10 KK tersebut, 3 KK masuk dalam kategori pindah swadaya atau pindah mandiri sedangkan 7 diantaranya masuk dalam kategori pengungsian mandiri.

Adapun yang dimaksud pengungsian mandir itu kata Rommy yakni warga yang mengungsi di rumah kebunnya masing-masing.

“Pengungsian ini tidak dilakukan seperti di dataran rendah tapi yang dilakukan adalah mengungsi di rumah-rumah kebun masing-masing,” terangnya.

Berita Terkait

1.300 Hektare Sawah di Pinrang Diserang Hama Tikus-Kresek, Ini Kata Bupati

Pastikan Kepatuhan WNA, Imigrasi Parepare Gelar Operasi Wirawaspada di Tator dan Pinrang

Harga Plastik Melonjak 50 Persen, Keuntungan Pedagang Minuman di Pinrang Menipis

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Sementara, pindah mandiri itu yang dimaksud adalah warga yang terdampak kemudian pindah ke rumah aman seperti rumah keluarga atau kerabat masing-masing.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lahan relokasi yang akan disiapkan seluas 4-6 hektar, namun dari pihak BPBD belum melakukan kroscek lebih lanjut terkait lahan yang disiapkan itu.

“Ini belum kami validasi dan kroscek lebih lanjut, tapi nanti kita lakukan itu segera,” tuturnya.

Kendati demikian beberapa masyarakat masih ngotot untuk tinggal di rumah masing-masing.

Salah seorang warga setempat, Bernadus Berti mengaku masih tinggal di rumahnya, meski rumahnya menjadi salah satu bagian terdampak fenomena tanah bergerak.

Bernadus menyebutkan sebanyak 5 titik di tanah rumahnya yang mengalami retak akibat fenomena tanah bergerak itu.

“Ada lima titik retak di tanah rumah saya dan itu terjadi disepanjang kawasan tanah milik saya,” ucap Bernardus kepada Pijarnews.com. Ahad, (25/6/2023).

Sempat mengungsi, namun kini kembali lagi sebab lahan relokasi yang telah ditunjuk belum siap untuk digunakan.

“Dulu waktu parah-parahnya tahun lalu sempat mengungsi selama tiga bulan,” tuturnya.

Terlihat Bernadus, hingga saat ini bersama dengan keluarganya masih menetap di rumah yang terdampak fenomena tanah bergerak itu.

Bernadus pun berharap bantuan dari pemerintah terhadap lahan relokasi agar segera dipersiapkan. Dirinya mengaku siap pindah jika lahan sudah disiapkan oleh pemerintah.

“Iya saya akan pindah kalau ada bantuan dari pemerintah,” tegasnya.

Reporter : Sucipto Al-Muhaimin

Terkait: Pinrangwarga

TerkaitBerita

1.300 Hektare Sawah di Pinrang Diserang Hama Tikus-Kresek, Ini Kata Bupati

Editor: Muhammad Tohir
15 April 2026

...

Memeras di SPBU, Polres Sidrap Ringkus Pelaku

Memeras di SPBU, Polres Sidrap Ringkus Pelaku

Editor: Muhammad Tohir
14 April 2026

...

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project”  Gerakan Indonesia Asri

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project” Gerakan Indonesia Asri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

Sabet Peringkat 6 Nasional Pengelolaan Sampah, Parepare Diminta Bikin Grand Design

Sabet Peringkat 6 Nasional Pengelolaan Sampah, Parepare Diminta Bikin Grand Design

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

BeritaTerkini

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan