• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 17 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Teliti Solusi Bencana Gempa, Dosen Unismuh Fatriady MR Raih Doktor

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Desember 2024
di Pendidikan
Fatriady MR, dosen Unismuh Makassar mempertahankan disertasinya dalam ujian promosi doktor di Kampus Teknik Unhas, Gowa, Senin (16/12/2024)

Fatriady MR, dosen Unismuh Makassar mempertahankan disertasinya dalam ujian promosi doktor di Kampus Teknik Unhas, Gowa, Senin (16/12/2024)

GOWA, PIJARNEWS.COM— Senin (16/12/2024) di JK CSA Building LT-4 Kampus Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas), suasana  haru  menyelimuti Sidang Terbuka Promosi Doktoral yang dihadiri oleh para promotor, co-promotor, keluarga, dan kolega.

Di hadapan audiens yang terhormat, Fatriady MR, seorang dosen Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), berhasil meraih gelar doktor dalam bidang Ilmu Teknik Sipil dengan disertasi berjudul “Dinding Beton Ringan Tahan Gempa: Solusi Inovatif Menggunakan Limbah Styrofoam dalam Konstruksi Bangunan”.

Penelitian itu menyoroti bagaimana material berbasis styrofoam yang selama ini dikenal sebagai limbah yang sulit terurai, dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk meningkatkan ketahanan bangunan terhadap gempa bumi.

Ini bukan hanya solusi bagi permasalahan konstruksi bangunan di daerah rawan gempa, tetapi juga solusi lingkungan untuk mengurangi dampak negatif dari limbah styrofoam yang membebani alam.

“Disertasi ini bukan hanya bertujuan untuk pengembangan teknologi dalam bidang konstruksi, tetapi juga untuk mengatasi masalah limbah yang sangat sulit terurai. Dengan memanfaatkan styrofoam yang sudah tidak terpakai, kita bisa membuat dinding beton ringan yang lebih tahan gempa dan ramah lingkungan,” ujar Fatriady MR dengan penuh semangat setelah berhasil menjawab sanggahan-sanggahan yang diajukan oleh tim penguji.

Berita Terkait

Tour Preneur Bidang Ekowir PIKOM IMM FISIP Berkunjung ke Nutrihub Makassar

Memoles Permata Tersembunyi: Menakar Strategi BUMDes dalam Mempopulerkan Pantai Punagaan Selayar

PIKOM IMM FISIP Unismuh Makassar Gelar Donor Darah PROFEDA

Sehari Pasca Pelantikan, UKM Hizbul Wathan Unismuh Makassar Kirim Lima Kader Terbaik ke SILATNAS HW 2025 di Yogyakarta

Sidang yang berlangsung di Kampus Teknik Unhas, Gowa  ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Dr. Burhanuddin, yang mewakili Rektor Unismuh, serta Ketua IKA Teknik, Ir. Andi Muhammad Sapri Andi Pamulu, Ph.D.

Kedua tokoh tersebut mengungkapkan rasa bangga atas prestasi Fatriady MR, yang tidak hanya memberikan kontribusi pada dunia pendidikan dan penelitian, tetapi juga pada pengembangan teknologi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Perjalanan Seorang Anak Kampung

Fatriady MR, yang berasal dari Kampung Watang Suppa, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, bukanlah sosok yang mudah menyerah.

Perjalanan panjangnya menempuh pendidikan S3 di bidang Teknik Sipil ini bukan hanya berkat usaha sendiri, tetapi juga berkat dukungan penuh dari orang tua, keluarga, dan berbagai pihak di lingkungan akademik.

“Saya berasal dari keluarga yang sederhana. Pendidikan adalah harapan besar bagi keluarga saya. Alhamdulillah, saya bisa membuktikan bahwa segala usaha dan kerja keras tidak pernah sia-sia,” ujar Fatriady MR dengan mata yang berbinar.

Kehadirannya di dunia pendidikan tinggi bukan hanya untuk meraih gelar doktor, tetapi juga untuk menginspirasi generasi muda.

Fatriady MR berharap penelitian yang dilakukannya dapat membantu masyarakat Indonesia, khususnya di daerah rawan bencana, serta memberikan solusi bagi masalah limbah yang semakin mengancam lingkungan.

“Pendidikan dan riset ini adalah langkah kecil untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, khususnya dalam hal keselamatan konstruksi dan kelestarian lingkungan. Saya ingin mengajak teman-teman, terutama generasi muda, untuk terus berjuang dan terus berkembang dalam pendidikan,” katanya.

Harapan Dunia Konstruksi

Fatriady MR menyatakan bahwa penelitiannya tentang dinding beton ringan tahan gempa ini juga sejalan dengan visi besar Kota Makassar untuk menjadi kota yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Dengan memanfaatkan material yang lebih ramah lingkungan seperti limbah styrofoam, harapannya adalah untuk meminimalkan penggunaan bahan bangunan konvensional yang cenderung merusak lingkungan.

 

“Di Makassar dan sekitarnya, kita punya potensi untuk mengembangkan konstruksi bangunan yang lebih ramah lingkungan. Melalui riset ini, saya ingin berperan dalam menciptakan teknologi yang tidak hanya bermanfaat untuk konstruksi, tetapi juga untuk menjaga kelestarian alam,” tambahnya.

Fatriady MR menegaskan bahwa hasil penelitiannya bisa diimplementasikan secara luas, mengingat betapa pentingnya perlindungan terhadap masyarakat yang tinggal di daerah rawan gempa, serta pentingnya mendaur ulang limbah untuk tujuan yang lebih bermanfaat.

Program ini juga akan memberikan peluang bagi masyarakat di kota-kota besar untuk menerapkan teknologi ramah lingkungan dalam proyek pembangunan mereka.

Tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis, Fatriady MR juga sangat peduli pada pengembangan generasi muda.

Menurutnya, para mahasiswa dan calon ilmuwan masa depan memiliki peran penting dalam menciptakan inovasi yang akan mengubah dunia.

“Generasi muda harus diberi kesempatan dan ruang untuk berkembang. Mereka adalah agen perubahan yang akan membawa inovasi baru, bukan hanya di dunia akademik tetapi juga di industri, termasuk dalam sektor konstruksi dan teknologi,” katanya.

 

Dengan prestasi yang diraih, Fatriady MR berharap dapat terus mengembangkan penelitiannya dan berkontribusi dalam kemajuan teknologi di Indonesia, sekaligus menginspirasi generasi penerus untuk terus berusaha meraih pendidikan tinggi.

Bagi Fatriady, gelar doktor ini bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi justru merupakan titik awal untuk penelitian dan pengembangan lebih lanjut.

Setelah sukses dalam memperoleh gelar S3, ia bertekad untuk terus mengeksplorasi inovasi di bidang Teknik Sipil yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Ini adalah titik awal bagi saya untuk terus bekerja keras dalam dunia penelitian, mengembangkan teknologi yang bermanfaat, serta mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Fatriady MR penuh semangat.

Pencapaian ini tidak hanya membanggakan dirinya sendiri dan keluarga, tetapi juga memberi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengejar pendidikan tinggi, serta berkontribusi pada kemajuan Indonesia. (rls)

Terkait: Promosi DoktorUniversitas HasanuddinUniversitas Muhammadiyah Makassar

TerkaitBerita

SD Unggulan Segera Hadir di Majene, Padukan Sains dan Tahfidz

SD Unggulan Segera Hadir di Majene, Padukan Sains dan Tahfidz

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Malam ke-12, Safari Ramadan Muhammadiyah Parepare Bahas Konstruksi Pendidikan Generasi Qurani

Editor: Muhammad Tohir
1 Maret 2026

...

Magang ke Taiwan, Mahasiswa UMS Rappang Bisa Kantongi Uang Saku Rp.7 Juta Perbulan

Editor: Muhammad Tohir
27 Februari 2026

...

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Februari 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan