• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Teknologi

Tinggal di Amerika, Pencipta Alat Tes Cepat Corona Ternyata Orang Indonesia

Editor: Tohir Muhammad
2 April 2020
di Teknologi

INTERNASIONAL, PIJARNEWS.COM–Alat tes cepat atau rapid test mandiri untuk mendeteksi penyakit COVID-19 di tubuh seseorang akibat virus corona SARS-CoV-2 berhasil dikembangkan oleh Santo Purnama, Warga Negara Indonesia (WNI) yang kini tinggal di San Francisco, California, Amerika Serikat (AS). 

Seperti dilansir laman Kumparan.com, alat tes cepat itu diklaim mampu mengeluarkan hasil deteksi dengan cepat dalam waktu 10 menit, dan dibanderol dengan harga murah, yaitu sekitar Rp 160 ribu per unit. Salah satu alternatif pengetesan COVID-19 dengan nostril swab, misalnya, biaya yang dikenakan sekitar Rp 1,2 juta sekali tes, dan prosesnya memakan waktu 1 jam.

Santo dan tim mengembangkan teknologi pengetesan COVID-19 itu melalui perusahaannya, Sensing Self, yang berbasis di Singapura.

Sensing Self merupakan perusahaan yang memproduksi alat kesehatan mandiri. Santo sendiri adalah salah satu pendiri atau co-founder Sensing Self.

BeritaTerkait

Lawan Hoaks Digital, Google Buka SynthID Detector untuk Publik Secara Global

Lawan Hoaks Digital, Google Buka SynthID Detector untuk Publik Secara Global

11 Oktober 2026
Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

20 September 2026
ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

14 Juli 2026

Direktur Pijarnews.com Hadiri AI Tools Training for Journalists Suara.com–LMC Didukung GNI di Makassar

3 Februari 2026

Rapid test tersebut mulai resmi diproduksi sejak Februari 2020 lalu, dan telah mendapatkan izin edar dari tiga pasar penting di dunia, yaitu Eropa (mendapatkan sertifikasi CE sehingga aman dipakai di Eropa), India (disetujui oleh National Institute of Virology dan Indian Council of Medical Research), serta Amerika Serikat (disetujui oleh Food and Drug Administration/FDA).

Di India, yang mencatat angka ribuan kasus positif Covid-19, telah memesan alat rapid test Sensing Self sejumlah 3 juta unit.

Alat rapid test buatan Sensing Self ini, juga sudah digunakan untuk membantu lembaga-lembaga riset kesehatan dan bioteknologi ternama di Amerika Serikat.

Santo pun berkeinginan untuk membawa alat ini ke Indonesia untuk membantu pemerintah menekan laju penyebaran COVID-19 yang semakin hari terus bertambah kasusnya. Namun sayangnya, ia belum mendapatkan izin atau persetujuan dari regulator kesehatan Indonesia.

“Perang melawan COVID-19 adalah perang melawan waktu. Kita harus menekan laju pertumbuhan pandemi ini dengan melakukan tes seluas mungkin. Oleh karena itu, kami berharap Pemerintah Indonesia bisa memberikan respons positif bagi inisiatif kami untuk membawa alat tes mandiri ini ke Indonesia,” ujarnya, seperti dikutip dari laman Kumparan, Kamis (2/04/2020).

Berbeda dengan India yang hanya butuh satu minggu untuk melakukan uji coba, validasi, dan persetujuan akhir. Sementara di Indonesia kata Santo, sudah lebih dari empat minggu menunggu jawaban dari pemerintah Indonesia terkait persetujuan pemanfaatan alat tes cepat mandiri buatan Sensing Self.

Selain rapid test, Santo dan tim juga tengah mengembangkan tes asam nukleat (nucleic acid test) untuk mendeteksi infeksi COVID-19 sedini mungkin dan akan dibanderol dengan harga terjangkau. Hasil tesnya diklaim mampu mendeteksi dengan akurasi hingga 99 persen pada hari pertama mereka terpapar virus corona.

Terkait: Rapid Test Covid-19

Berita Terkait

Pedagang di Desa Bontobiraeng Selatan Jalani Rapid Test Massal

Pedagang di Desa Bontobiraeng Selatan Jalani Rapid Test Massal

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 November 2020

...

Pastikan Bebas Covid-19, 486 Anggota KPPS Jalani Rapid Test

Pastikan Bebas Covid-19, 486 Anggota KPPS Jalani Rapid Test

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 November 2020

...

PPK dan PPS se-Kecamatan Bontoala hingga Staf Sekretariat Mengikuti Rapid Test

PPK dan PPS se-Kecamatan Bontoala hingga Staf Sekretariat Mengikuti Rapid Test

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 November 2020

...

Berita Populer

  • Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Musyda Tarjih, Muhammadiyah Makassar Tegaskan Ustaz AI Tak Bisa Gantikan Ulama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiprah Santri di Pentas Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi