• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Tokoh Literasi Sulsel Apresiasi Ajakan Plt Gubernur Sulsel Kembalikan Pembelajaran Bahasa Daerah di Sekolah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
15 Juli 2021
di Pendidikan, Sulselbar
Tokoh Literasi Sulsel  Apresiasi Ajakan Plt Gubernur Sulsel  Kembalikan Pembelajaran Bahasa Daerah di Sekolah

Tokoh Literasi Sulsel, Bachtiar Adnan Kusuma (dua kiri) bersama Kadis Pendidikan Sulsel, Prof Muhammad Jufri (dua dari kanan)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaeman meminta pihak penyelenggara pendidikan di Sulawesi Selatan mewajibkan pembelajaran bahasa daerah di sekolah. Menurut Andi Sudirman Sulaeman, saat ini sulit ditemukan anak-anak yang bisa menggunakan bahasa daerahnya sendiri.

“Saya tidak mau hilang itu bahasa nanti. Karena anak-anak itu sekarang banyak tak peduli dengan bahasa daerahnya. Hanya dipakai saja untuk memperoleh nilai. Di SD, SMP, SMA, SMK tidak ada, sudah hilang,” kata Andi Sudirman Sulaeman dalam sambutan virtual pada pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), SMA, SMK, SLB Tahun Ajaran 2021-2022, Senin (12/7/2021) diikuti Kadis Pendidikan Provinsi Sulsel, Prof.Dr.Muhammad Jufri, S.Psi.M.Psikologi.

Tokoh Literasi Sulawesi Selatan, Bachtiar Adnan Kusuma, memberi apresiasi yang tinggi kepada Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman atas kepeduliannya terhadap pelestarian, pengembangan dan pemeliharaan bahasa daerah di Sulawesi Selatan.

Menurut Sekjend Asosiasi Penulis Profesional Indonesia Pusat ini, apa yang disampaikan Plt.Gubernur Sulsel adalah bentuk kepedulian dan dukungan atas pelestarian bahasa daerah dari kepunahan akibat kemajuan teknologi yang begitu pesat.

BeritaTerkait

Asah Jiwa Pemimpin dan Talenta, PARENTA 2026 Digelar di SMAN 5 Parepare

Asah Jiwa Pemimpin dan Talenta, PARENTA 2026 Digelar di SMAN 5 Parepare

15 September 2026
Didanai Belmawa Kemendiktisaintek, PPK Ormawa UKM  Kewirausahaan UMI Dorong Romangloe Jadi Desa Wirausaha

Didanai Belmawa Kemendiktisaintek, PPK Ormawa UKM Kewirausahaan UMI Dorong Romangloe Jadi Desa Wirausaha

3 September 2026
Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

1 September 2026
Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026

“Kami mendukung seruan dan ajakan Pl Gubernur Sulsel agar pelajaran bahasa daerah dikembalikan pada setiap satuan pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA, SMK, SLB bukan hanya pembelajarannya bertumpu pada pembelajaran penulisan latin saja, tapi paling penting adalah pembelajaran penulisan lontara dan latin haruslah menjadi dua segmen yang berangkai diajarkan kepada siswa-siswi,” tandas Bachtiar dalam rilisnya yang dikirim ke Pijarnews.com, Rabu (14/7/2021).

Menurut Bachtiar, pengembalian pelajaran Bahasa Daerah sebagai pelajaran wajib di setiap sekolah, sesuai dengan Pergub Nomor 79 Tahun 2018 Tentang Pembinaan Bahasa Daerah di Sulawesi Selatan bahwa penggunaan huruf lontara Bugis Makassar pada nama jalan, papan reklame dan pintu-pintu gerbang di berbagai daerah.

Pengembalian bahasa daerah sebagai pelajaran wajib di sekolah, sesuai Visi dan Misi Pemprov Sulawesi Selatan Periode 2018-2023. Lanjut Tim Pendamping Literasi Daerah Provinsi Sulawesi Selatan ini,  posisi bahasa daerah dari aspek hukum sudah bagus.

“Jangankan Pergub, UUD 1945 saja mengaturnya pada Pasal 32 Ayat 2 disebutkan bahwa negara menghormati dan menghargai bahasa-bahasa daerah sebagai bagian kekayaan budaya,” jelas penulis ratusan buku tokoh nasional, lokal dan parenting ini. (rls)

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Literasi

BeritaTerkait

Wali Kota Parepare Ajak ASN Tingkatkan Budaya Literasi dan Baca Al-Qur’an

Wali Kota Parepare Ajak ASN Tingkatkan Budaya Literasi dan Baca Al-Qur’an

Editor: Tohir Muhammad
18 Mei 2026

...

Dua Siswa SMAN 5 Parepare Juara Lomba Konten Literasi

Editor: Tohir Muhammad
4 September 2025

...

Ketua BKPRMI Parepare Resmi Dilantik, Wali Kota Dorong Sinergi Dakwah dan Literasi Al-Qur’an

Editor: Tohir Muhammad
5 Agustus 2025

...

Berita Populer

  • Asah Jiwa Pemimpin dan Talenta, PARENTA 2026 Digelar di SMAN 5 Parepare

    Asah Jiwa Pemimpin dan Talenta, PARENTA 2026 Digelar di SMAN 5 Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WNA AS Menikah di Parepare, Imigrasi Cek Status dan Dokumen Keimigrasian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diwarnai Aksi Terjun Payung, Pangdivif 3 Kostrad dan Bupati Sidrap Panen Raya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Parepare Periksa 2 WNA di Sidrap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Jurnalis dan Warga Parepare Doa Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi