GOWA, PIJARNEWS.COM — Ustadz Abdullah, S.Ag., M.Pd., resmi menyandang gelar doktor, setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian promosi doktor di Gedung Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Lantai 1, pada Senin (2/6/2025).
Sidang promosi ini dipimpin oleh Ketua Sidang sekaligus Direktur Pascasarjana UIN Alauddin, Prof. Dr. H. Abustani Ilyas, M.Ag. Adapun tim penguji terdiri dari Dr. Abdullah Tahir, M.Si (penguji external), Prof. Dr. Muhammad Nasir Mahmud, M.Ag, Prof. Dr. Hasyim Haddade, M.Ag, Dr. Hj. Darmawati, S.Ag., M.Pd, serta promotor Prof. Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum., M.A dan kopromotor Dr. Syamsuddin, M.Pd.I serta Dr. H. Saepudin, S.Ag., M.Pd.

Dalam disertasi berjudul “Kompetensi Pedagogik dan Profesional Guru dalam Pemanfaatan TIK pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA Negeri 1 Parepare,” Dr. Abdullah mengkaji secara mendalam bagaimana kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran PAI berbasis teknologi.
Penelitian yang dilakukan selama masa studi doktoral selama 2 tahun 9 bulan 1 hari ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk dan dampak pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran PAI. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa guru PAI di SMA Negeri 1 Parepare telah memiliki kompetensi pedagogik dan profesional yang baik, tercermin dari kemampuan mereka menggunakan media digital, aplikasi pendidikan, serta platform daring seperti Google Classroom dan WhatsApp Group. Penguasaan kompetensi tersebut berdampak besar dalam meningkatkan motivasi siswa serta menciptakan pembelajaran yang interaktif dan kontekstual.

Keberhasilan ini menempatkan Dr. Abdullah sebagai alumni ke-1.424 Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. Hadir dalam ujian tersebut, Pimpinan dan Civitas Academica STAI DDI Parepare, dosen, mahasiswa, serta tamu undangan lainnya.
Dengan capaian akademik tersebut, Dr. Abdullah—yang juga aktif sebagai dosen STAI DDI Parepare, Imam Masjid, dan tokoh masyarakat di Parepare—diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam dan integrasi teknologi di era digital saat ini. (*)
Penulis : Alfiansyah Anwar











