• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial

Wali Kota Parepare Ingin Pengelolaan Keuangan Daerah Diarahkan pada Penyesuaian Target

Editor: Mulyadi Ma'ruf
13 April 2022
di Advertorial, Ajatappareng, Pemkot Parepare
Taufan Pawe Beri Tips Hukum Bangun Pemerintahan Baik di Hari Jadi Fakutas Hukum Unhas

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe

PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah khususnya pada sektor pendapatan daerah Kota Parepare diarahkan pada penyesuaian target.

Hal itu disampaikan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, sehubungan dengan penetapan prioritas pembangunan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Parepare Tahun 2021.

“Pada sektor pendapatan daerah, baik pajak langsung maupun tidak langsung diarahkan penyesuaian target dengan mempertimbangkan kebijakan anggaran Pemerintah, dinamika kondisi perekonomian nasional/ regional, serta simulasi potensi riil berdasarkan perkembangan kondisi perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Sedangkan pengelolaan belanja daerah, lanjut dia, diarahkan untuk dititik beratkan pada peningkatan alokasi belanja pada sektor-sektor strategis untuk mendorong pertumbuhan, pemerataan, perluasan investasi dan kesempatan kerja.

BeritaTerkait

Unibos Teliti Masa Depan Gen Z Putus Sekolah di Makassar, Petakan Minat dan Tantangan Berwirausaha

Unibos Teliti Masa Depan Gen Z Putus Sekolah di Makassar, Petakan Minat dan Tantangan Berwirausaha

29 Agustus 2026
Limbah Jadi Berkah, Tim Pengabdian Unibos Sulap Buah Nipah Menjadi Arang Alternatif Ramah Lingkungan

Limbah Jadi Berkah, Tim Pengabdian Unibos Sulap Buah Nipah Menjadi Arang Alternatif Ramah Lingkungan

29 Agustus 2026
Dari Pesisir Ampekale Menuju Produk Berdaya Saing, Unibos Dorong Hilirisasi Rumput Laut, Prototipe Dodol Makin Disempurnakan

Dari Pesisir Ampekale Menuju Produk Berdaya Saing, Unibos Dorong Hilirisasi Rumput Laut, Prototipe Dodol Makin Disempurnakan

28 Agustus 2026
Langkahkan Kaki ke Panggung Global, FIPS Unibos Lepas Mahasiswa Menuju China dan Taiwan

Langkahkan Kaki ke Panggung Global, FIPS Unibos Lepas Mahasiswa Menuju China dan Taiwan

28 Agustus 2026

“Serta peningkatan alokasi belanja pada program dan isu-isu strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.

Terkait dengan tingkat kinerja pengelolaan keuangan daerah selama tahun anggaran 2021, kata dia, meliputi Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah.

Taufan Pawe menjelaskan, pendapatan daerah pada tahun 2021 ditargetkan sebesar Rp 976 milyar lebih dan realisasinya mencapai sebesar Rp 865 milyar lebih atau 88,70 persen.

“Pendapatan daerah tersebut meliputi Pendapatan Asli Daerah yang terdiri Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah, ditargetkan sebesar Rp 154 milyar lebih, terealisasi sebesar Rp 162 milyar lebih atau tingkat capaian sebesar 105,42 persen,” jelasnya.

Selanjutnya, Pendapatan Transfer yang terdiri dari pendapatan transfer pemerintah pusat, dan pendapatan transfer antar daerah, ditargetkan sebesar Rp 764 milyar lebih, terealisasi sebesar Rp 678 milyar lebih atau 88,80 persen.

“Untuk Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah ditargetkan sebesar Rp 56 milyar lebih, terealisasi sebesar Rp 23 milyar rupiah lebih atau 41,86 persen,” bebernya.

Sedangkan untuk Pengelolaan Belanja Daerah, pada tahun 2021 dari alokasi dana yang dianggarkan sebesar Rp 1 triliun lebih, terealisasi sebesar Rp 881 milyar lebih atau 87,34 persen.

“Terdiri dari Belanja Operasi dianggarkan sebesar Rp 735 milyar dan terealisasi sebesar Rp 686 milyar atau 93,22 persen. Belanja Modal dianggarkan sebesar 248 milyar dan terealisasi sebesar Rp 190 milyar atau 76,66 persen. Belanja Tidak Terduga, yang dialokasikan sebesar Rp 24 milyar dan direalisasikan sebesar Rp 4 milyar rupiah lebih atau 20,01 persen,” katanya.

“Untuk penerimaan pembiayaan dianggarkan sebesar Rp 41 milyar dengan realisasi Rp 41 milyar atau terealisasi 100 persen. Untuk pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp 8 milyar dan terealisasi Rp 2 milyar rupiah,” jelasnya.

Terkait: PareparePemkot ParepareTaufan PaweWali Kota Parepare

BeritaTerkait

Milad ke-5 KPTC Dikemas dalam Family Gathering: Selaraskan Hati, Sehatkan Jiwa

Milad ke-5 KPTC Dikemas dalam Family Gathering: Selaraskan Hati, Sehatkan Jiwa

Editor: Tohir Muhammad
24 Agustus 2026

...

Tak Perlu ke Kantor Imigrasi , Warga Wajo Urus Paspor Sambil Car Free Day

Tak Perlu ke Kantor Imigrasi , Warga Wajo Urus Paspor Sambil Car Free Day

Editor: Tohir Muhammad
23 Agustus 2026

...

Awasi WNA Lebih Cepat dan Efektif, Imigrasi Parepare Kenalkan e-Timpora

Awasi WNA Lebih Cepat dan Efektif, Imigrasi Parepare Kenalkan e-Timpora

Editor: Tohir Muhammad
23 Agustus 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi