• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Warga Tallo Gelar Aksi Tolak Model At Grade Jalur KA Segmen E di Sulsel

Editor: Tohir Muhammad
14 Agustus 2022
di Sulselbar
Warga Tallo Gelar Aksi Tolak Model At Grade Jalur KA Segmen E di Sulsel

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM-Masyarakat Kecamatan Tallo menggelar aksi penolakan terhadap model jalur kereta api (KA) Sulawesi Selatan (Sulsel), segmen E (Maros Makassar), aksi penolakan itu digelar di Pantai Marbo, Ahad (14/8)2022).

Diketahui jalur KA Segmen E melewati kawasan pesisir pantai yang merupakan wilayah mata pencarian masyarakat Tallo sebagai nelayan.

Aksi penolakan itu diikuti oleh ratusan warga dengan membentangkan tulisan “jangan tenggelamkan kami”, massa aksi menuntut agar model jalur KA Sulsel segmen E dibuat dengan model elevated (melayang).

Zulkifli Kordinator Lapangan Aksi, menilai model at grade (dibawah) yang dicanangkan oleh pemerintah provinsi memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat Tallo.

BeritaTerkait

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026
11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

20 Agustus 2026
Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

19 Agustus 2026
Tim PKM  Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

Tim PKM Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

17 Agustus 2026

Adapun dampak yang ditimbulkannya kata Zulkifli, yakni banyak potensi yang merugikan masyarakat seperti mematikan mata pencarian para nelayan akibat kontruksi KA Sulsel dengan Model at grade.

“Banyak potensi yang merugikan masyarakat yang harus kita perhatikan disini sebelum terjadinya pembangunan rel kereta api tersebut seperti mematikan pencarian para nelayan,” ungkap Zulkifli.

Selain mata pencaharian masyarakat, ia juga menyatakan pembangunan jalur KA Sulsel model at grade berpotensi menenggelamkan pemukiman warga alias banjir.

“Bukan saja mata pencarian bagi nelayan, tapi juga dapat berpotensi menenggelamkan dalam hal ini banjir,” terangnya

Ia menjelaskan daerah tersebut merupakan jalur sungai Tallo yang juga akan berdampak pada Kota Makassar.

“Karena daerah pesisir ini adalah jalur sungai Tallo, jelas ini akan berdampak pada Kota Makassar, jadi saya juga ingin menyampaikan kepada pemerintah provinsi mungkin dalam hal ini adalah gubernur, kami memohon perhatikan ini kodong warga pesisir Tallo,” harapnya.

Pihaknya mengaku nelayan Tallo juga merupakan penyumbang Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD) pada Wilayah Provinsi Sulsel.

“Tanpa Masyarakat Tallo, Sulsel tak akan bangkit, jadi yang saya maksud disini mari bangkit bersama,” imbuhnya.

Masyarakat Tallo berharap agar solusi yang ditawarkan Wali Kota Makassar yakni model elevated (melayang) itu menjadi pilihan dalam kontruksi jalur KA Sulsel pada Segmen E.

Zulkifli juga berharap, masyarakat agar dilibatkan dalam perumusan model konstruksi rel KA Sulsel Segmen E itu, khususnya dalam pembahasan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).

“Saya juga sebagai RW disini saya sudah berbicara kepada para nelayan dan tokoh-tokoh masyarakat, bahwa setiap pembangunan ini ada namanya proses AMDAL, ini perlu ada komunikasi kepada nelayan dan tokoh-tokoh masyarakat, tapi selama ini tidak pernah dilibatkan masyarakat,” harapnya.

Pihaknya mengancam jika usulan dan tuntutan tidak diindahkan akan melakukan gebrakan yang lebih besar lagi.

“Akan terus kami lakukan, dan mungkin ini adalah awal, jika kami tidak didengar, kami akan lakukan gebrakan yang lebih besar lagi,” tutupnya.

Reporter : Sucipto Al-Muhaimin

Terkait: Kecamatan TalloKereta ApiUnjuk Rasa

BeritaTerkait

Temui Pengunjuk Rasa, Bupati Sidrap Salut

Editor: Tohir Muhammad
1 September 2025

...

Sempat Diwarnai Ketegangan, DPRD Parepare Terima Pendemo dari KMPB

Editor: Tohir Muhammad
15 Mei 2025

...

Anggaran Membelah: Rakyat Terhimpit, Elit Terlindungi 

Bertajuk ‘Indonesia Gelap’, Gerakan Mahasiswa Parepare Gelar Aksi di Beberapa Tempat

Editor: Tohir Muhammad
26 Februari 2025

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi