• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 6 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sejarah

Wisata Sejarah Makam Raja-raja Banggae di Sulawesi Barat

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
12 Oktober 2023
di Sejarah
Makam Raja-raja Banggae (Foto : Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Sulawesi Selatan).

Makam Raja-raja Banggae (Foto : Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Sulawesi Selatan).

MAJENE,PIJARNEWS.COM-Majene merupakan wilayah yang terletak di Pangali-Ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, memiliki sebuah situs bersejarah bernama Makam Para Raja. Kompleks ini bukan hanya merupakan tempat peristirahatan terakhir para penguasa setempat, atau mara’dia, serta anggota masyarakat Banggae, tetapi juga mengusung nilai budaya dan sejarah yang sangat penting.

Kompleks Makam Raja-raja Hadat Banggae Mandar.
Kompleks Makam Raja-raja Hadat Banggae Mandar.

Makam Para Raja bukan sekadar tempat penghormatan, melainkan juga menjadi tujuan wisata yang memikat, menarik pengunjung dari Majene dan sekitarnya. Keindahan situs ini tidak hanya berakar pada makna sejarahnya, melainkan juga pada lokasinya yang memukau sepanjang garis pantai, menawarkan pemandangan yang memukau dan menjadikannya tempat yang sempurna untuk bersantai serta berkumpul bersama keluarga.

Dalam keseluruhannya, kompleks ini mencakup area seluas 1,6 hektar dan merupakan kuburan tradisional terbesar di Sulawesi Barat, dengan total 471 makam yang terdapat di dalamnya. Keberadaan area warisan budaya yang begitu luas ini membentangkan karpet kaya akan wawasan sejarah, terutama mengenai sejarah tanah Mandar.

Bagi para pelancong, destinasi ini merupakan pilihan yang menggoda. Keelokan dan nilai edukatifnya yang Instagramable, terutama terkait dengan sejarah kawasan Mandar, menjadikannya sebagai situs yang memikat untuk dieksplorasi. Permata ini diberi nama “Makam Para Raja dan Hadat Banggae” dan terletak di puncak Bukit Ondongan di Desa Pangali-Ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.

Berita Terkait

Komunitas Estuaria Indonesia Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Majene

Dokter Helmiyadi Tutup Usia, RSUD Andi Makkasau Sampaikan Bela Sungkawa

Kalibiru, Destinasi Wisata Alam Favorit Saat Musim Buah

DPRD Parepare Bahas Ini Saat Kunker di DPRD Sulbar

Sesuai dengan namanya, destinasi wisata ini menampilkan sekitar 471 makam yang dibuat dari berbagai bahan, termasuk batu lava, batu tanah, dan kayu, dengan masing-masing memiliki ukiran dan bentuk yang unik dan rumit, serta memiliki makna simbolis yang tersendiri.

Makam Raja-raja Banggae (Foto : Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Sulsel).

Pengunjung Makam Para Raja tidak hanya dapat menikmati keindahan estetika makam-makam kerajaan Banggae, tetapi juga disuguhi pemandangan panoramik pantai serta keindahan kota Majene. Situs ini menyediakan gazebo yang nyaman untuk bersantai dan tanaman hijau subur yang melengkapi suasana yang menyegarkan.

Yang lebih menggembirakan adalah Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk menikmati tempat wisata ini. Hanya dengan membayar Rp 5.000, Anda sudah bisa mengabadikan kenangan, belajar tentang sejarah, atau sekadar menikmati udara pegunungan yang segar. Situs ini selalu terbuka untuk tamu setiap hari selama jam kerja reguler, mulai pukul 08:00 hingga 17:00 Wita.

Akses ke lokasi ini juga sangat mudah; jaraknya hanya sekitar 2,5 kilometer dari Kota Majene, menjadikannya destinasi yang mudah dijangkau untuk berkumpul bersama keluarga atau kunjungan dengan teman sesuai keinginan Anda.

Jadi, apakah Anda sudah siap untuk memulai perjalanan menjelajahi deretan batu nisan dan situs pemakaman ini, untuk sebuah pengalaman perjalanan yang tak terlupakan?.

Penulis : Rindiani (Mahasiswa PPL STAIN Majene)

Terkait: MajeneMakam Raja-RajaSulbar

TerkaitBerita

Ini Penjelasan UAH Soal Duka Keluarga Rasulullah Sebelum Peristiwa Isra Mi’raj

Ini Penjelasan UAH Soal Duka Keluarga Rasulullah Sebelum Peristiwa Isra Mi’raj

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Januari 2025

...

Sumber: yamanitography

Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren Syekh Hasan Yamani

Editor: Tim Redaksi
2 Januari 2024

...

Mengenal Prof Baharuddin Lopa, Jaksa Pemberani Kepercayaan Gus Dur

Mengenal Prof Baharuddin Lopa, Jaksa Pemberani Kepercayaan Gus Dur

Editor: Tim Redaksi
10 November 2023

...

Bujung Lapakkita Pinrang

Kisah Dibalik Bujung Manurung Lapakkita di Pinrang 

Editor: Tim Redaksi
20 Oktober 2023

...

BeritaTerkini

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

Kesehatan Menurun, Try Sutrisno Tutup Usia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan