• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 29 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

WNA Bisa Divaksin, Asal Kantongi NIK

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Oktober 2021
di COVID-19, Sulselbar

Foto: WNA asal Pakistan, Muhammad Awais

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM—Sejumlah Warga Negara Asing (WNA) yang menetap di Sulsel juga bersemangat untuk divaksin. Para WNA ini umumnya memiliki pasangan warga setempat. Seperti yang dialami oleh Ali Hasan (26) asal Pakistan. Istrinya merupakan perempuan asal Kabupaten Pangkep. Ali, demikian panggilannya juga menetap di Pangkep. Dia mengaku telah divaksin I sejak dua bulan lalu.

“Iya, sudah vaksin. Apalagi saya bekerja di toko karpet yang sering berinteraksi dengan customer,” katanya kepada Pijarnews.com, Sabtu (23/10/2021). Menurutnya, tidak ada kesulitan bagi WNA seperti dirinya untuk divaksin. Apalagi dia telah mengantongi Kitap (Kartu Izin Tinggal Tetap) yang berlaku selama lima tahun  dan telah mengantongi  Nomor Induk Kependudukan (NIK). “Saya divaksin di Puskesmas di Desa Pace’lang, Kabupaten Pangkep,” tambahnya.

Muhammad Awais (28) WNA asal Pakistan lainnya saat ini tengah mengurus NIK di Dinas Catatan Sipil Kota Makassar. Dia berharap setelah NIK keluar, dia bisa ikut divaksin. Sebelumnya, dia sempat mendaftar untuk divaksin di kampus swasta tempat istrinya bekerja. Tetapi petugas meminta menunjukkan NIK-nya lebih dahulu. “Insya Allah, dua-tiga hari lagi keluar. Saya segera vaksin,” tambahnya yang sudah menetap di Makassar hampir empat tahun.

Selain warga negara Indonesia, warga negara asing atau WNA ternyata juga bisa memperoleh vaksinasi Covid-19 yang digelar pemerintah RI. Lalu apa syaratnya sehingga mereka bisa memperoleh vaksin Covid-19?

Berita Terkait

TIMPORA Pinrang Gelar Operasi Gabungan di PT Biota Laut Ganggang

Rapat TIMPORA Pinrang 2026, Imigrasi Parepare Libatkan Lintas Instansi dan Perkenalkan Aplikasi

Bongkar Sindikat Love Scamming di Tangerang, Imigrasi Amankan 27 WNA

Imigrasi Parepare gelar Operasi Keimigrasian di Wajo

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh  mengatakan WNA di Indonesia bisa mengakses layanan publik seperti membuka rekening bank, mengurus asuransi, termasuk juga untuk keperluan vaksinasi karena basisnya adalah NIK.

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Dukcapil  dukcapil.kemendagri.go.id, layanan vaksinasi Covid-19 diberikan kepada WNA dengan basis NIK atau nomor induk kependudukan.

Karena itu pula, WNA yang ingin mendapat layanan vaksinasi Covid-19 harus mengurus KTP Elektronik. Menurut Zudan, KTP diberikan untuk memudahkan WNA mengakses pelayanan publik seperti vaksinasi.

Untuk diketahui, Sistem administrasi kependudukan atau Adminduk milik Ditjen Dukcapil Kemendagri memang didesain untuk melayani penduduk yang terdiri atas WNI dan WNA.

Adapun syarat WNA yang bisa memperoleh layanan vaksinasi adalah WNA yang telah memiliki kartu izin tinggal terbatas atau Kitas dari Ditjen Imigrasi Kementerian KUMHAM dan diwajibkan memiliki Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) dari Dinas Dukcapil setempat.

Adapun WNA pemegang izin tinggal tetap atau Kitap wajib mengurus KTP elektronik di Disdukcapil terdekat dengan domisilinya.

Hingga 7 Juni 2021, WNA pemegang Kitas yang terdata di Dukcapil sebanyak 343.530, dan pemegang Kitap sebanyak 22.771 orang.

Dokumen kependudukan sangat penting bagi WNA untuk menyukseskan program vaksinasi nasional. (Dian Muhtadiah Hamna adalah Peserta Program FJPP)

Terkait: Covid-19WNA

TerkaitBerita

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

...

Lurah dan Ketua PKK Antang Pantau Pasar Murah Pemkot

Editor: Muhammad Tohir
15 Maret 2026

...

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Tabrakan Maut Isuzu Box J&T vs Honda BR-V di Pinrang, Satu Penumpang Tewas

Tabrakan Maut Isuzu Box J&T vs Honda BR-V di Pinrang, Satu Penumpang Tewas

Editor: Muhammad Tohir
29 Maret 2026

Sidrap Open Pickleball 2026 Digelar Mei, Bupati Ajak Atlet ke Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
28 Maret 2026

Momen PSBM 2026, Bupati Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
27 Maret 2026

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan