• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 28 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Politik

Idul Adha, Begini Isi Khutbah Aziz Qahhar Mudzakkar 

Editor: Alfiansyah Anwar
31 Agustus 2017
di Politik, Sulselbar
Dituding Ekstrim, Konsep Toleransi AQM Justru Dipuji

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Anggota DPD RI Dr Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar mengingatkan pentingnya mengamalkan nilai-nilai tauhid di jalan Allah. Khususnya dalam hal memperjuangkan ajaran-ajaran Islam. Modal kepemimpinan pun harus dimiliki.

“Dan (ingatlah) ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat, lalu dia melaksanakannya dengan sempurna. Dia (Allah) berfirman, “Sesungguhnya aku menjadikan engkau sebagai pemimpin bagi seluruh manusia’. Dia (Ibrahim) berkata, ‘Dan juga dari anak cucuku?’. Allah berfirman, (‘Benar, tetapi) janji-Ku tidak berlaku untuk orang-orang yang zalim”.(QS. al-Baqarah (2): 124)

Dengan perjuangan nilai-nilai tauhid, Aziz menuturkan, Nabi Ibrahim lulus secara sempurna dari semua ujian atau cobaan dalam perjuangan tersebut. Maka Ibrahim ‘alaihissalām dikukuhkan oleh Allah sebagai pemimpin terhadap seluruh manusia.

Dalam hal ini secara khusus adalah dalam kepemimpinan nubuwwah atau kepemimpinan berbasis wahyu. Semua nabi dan rasul setelah Nabi Ibrahim ‘alaihissalām adalah anak keturunannya. Sebagaian besar nabi dan rasul tersebut dari keturunan putranya Ishaq ‘alaihissalām. Satu-satunya nabi dari keturunan Nabi Ismail ‘alaihissalām adalah nabi terakhir Muhammad,” urai Aziz saat memberikan Khutbah Idul Adha di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat, 1 September 2017.

BeritaTerkait

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

16 Juli 2026
Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

12 Juli 2026
Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

12 Juli 2026
Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

5 Juli 2026

Sekaitan hal tersebut, makna tentang kepemimpinan Ia jabarkan. Pertama, bahwa para pemimpin seharusnya adalah orang-orang yang telah teruji dalam berbagai perjuangan dalam menegakkan nilai-nilai kebenaran.

“Kepemimpinan semestinya tidak menjadi milik dari mereka yang tidak memiliki sepak terjang dalam perjuangan menegakkan kebenaran dan keadilan. Para calon pemimpin yang ditempa dengan pengalaman dan teruji idealismenya dalam berjuang, akan memiliki kematangan mental dan Keteguhan prinsip dalam menghadapi berbagai macam tantangan dan godaan yang dihadapi dalam tugas-tugas kepemimpinannya,” jelasnya.

Tugas utama kepemimpinan, lanjut Bakal Calon Wakil Gubernur Sulsel 2018 itu menjelaskan, yakni senantiasa mengarahkan masyarakat ke jalan yang benar, menegakkan keadilan, melakukan kebaikan dan menghindarkan kejahatan. Tugas dan fungsi tersebut, lanjutnya, maka seorang pemimpin seharusnya adalah orang-orang telah tercerahkan terlebih dahulu.

Mereka semestinya menjadi orang-orang terdepan dan teladan dalam kebaikan. Pepatah Arab mengatakan, “Jika anda tidak memiliki, maka anda tidak dapat memberi”.

“Mana mungkin dapat menyebarkan kebaikan kepada rakyat jika sang pemimpin sendiri bukan orang yang tercerahkan dalam kebenaran dan moralitas. Mana mungkin para pemimpin bisa mengurus masyarakat dan bangsanya dengan baik jika ia sendiri cacat moral atau sering terlibat dalam kejahatan dan kemungkaran,” ujarnya. (Adv/ris)

BeritaTerkait

Wali Kota Parepare Serahkan Bantuan di Jalan Kusuma

Wali Kota Parepare Serahkan Bantuan di Jalan Kusuma

Editor: Tohir Muhammad
28 Juli 2026

...

Investor Internasional Bidik Pengembangan Energi Terbarukan di Sidrap

Investor Internasional Bidik Pengembangan Energi Terbarukan di Sidrap

Editor: Tohir Muhammad
28 Juli 2026

...

Lepas Mahasiswa Adminkes UMS Rappang Terjun ke Enrekang, WR I Ungkap Sejarah La Kamummu (warna ungu)

Lepas Mahasiswa Adminkes UMS Rappang Terjun ke Enrekang, WR I Ungkap Sejarah La Kamummu (warna ungu)

Editor: Tohir Muhammad
28 Juli 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi