• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 21 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Penuh Keterbatasan, Lansia di Parepare Bertahan Hidup dari Belas Kasih Pengguna Jalan

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
7 Oktober 2024
di Ajatappareng
Nenek Mase terpaksa duduk seharian di pinggir jalan poros, sekitar Pertamina Jl. H. A. M Arsyad Watang Soreang, Kota Parepare. Foto: Rizkyanti/Pijarnewscom.

Nenek Mase terpaksa duduk seharian di pinggir jalan poros, sekitar Pertamina Jl. H. A. M Arsyad Watang Soreang, Kota Parepare. Foto: Rizkyanti/Pijarnewscom.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2024 menyebutkan bahwa angka kemiskinan di Kota Parepare mencapai 7,94%, dari total populasi penduduk sekira 160.920 jiwa.

Mungkin salah satu penduduk miskin itu adalah lansia berusia 80 tahun. Dia adalah Mase tinggal di Lauleng, Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, bersama suami dan cucunya. Ia menghabiskan waktunya duduk sendirian di pinggir jalan, berharap belas kasih dari pengguna jalan di bawah terik matahari dan polusi udara.

Dalam wawancara dengan tim Pijarnews.com pada Kamis (3/10/2024), Mase mengungkapkan bahwa ia tinggal bersama suaminya yang buta dan seorang cucu yang bekerja sebagai buruh pembuat batu bata. Meskipun ia menerima bantuan beras 10 kg dan uang PKH Rp 400.000 setiap tiga bulan, bantuan tersebut jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhannya.

Mase seharusnya menikmati masa tuanya, namun kondisi fisiknya yang tidak memungkinkan untuk berjalan memaksanya untuk turun ke jalan dan menanti belas kasih. Suaminya yang sudah lama tidak bekerja dan penghasilan cucunya yang minim tidak mencukupi untuk biaya hidup mereka.

Mase, yang menderita disabilitas, terpaksa duduk seharian di pinggir jalan poros, di sekitar Pertamina Jl. H. A. M Arsyad Watang Soreang. Kegiatan ini seolah menjadi satu-satunya cara untuk mendapatkan pemasukan demi kelangsungan hidup.

Berita Terkait

Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Wali Kota Parepare Tekankan Kedaulatan Digital

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

“Tak bisa jalan, nak. Naik ojek ke sini atau kadang sama cucu. Diangkat naik ojek, karena saya pernah jatuh dan patah kaki. Sudah dioperasi, tapi tak bisa jalan,” jelas Mase, sambil menunjuk kakinya dengan mata berkaca-kaca, berusaha tersenyum meski menyimpan kesedihan.

Ia biasa duduk di pinggir jalan dari pukul 08.00 hingga 10.00 atau 11.00 siang, lalu berpindah ke samping ATM di sekitar Pertamina hingga pukul 18.00. Seringkali, ia harus menahan lapar dan haus karena tidak mampu berjalan untuk membeli makanan atau minuman.

Di saat orang lain menghamburkan uang, Mase harus bersabar dan tabah menghadapi keadaan. Dengan senyum tipis, ia menyebutkan bahwa masih ada orang yang berbelas kasih, meski hanya memberi seribu atau lima ribu rupiah. Mase juga memiliki anak, tetapi mereka tinggal terpisah.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Kota Parepare, Andi Erwin Pallawarukka, mengatakan bahwa Dinas Sosial akan menangani hal itu.

“Kami akan turun melakukan asesmen ke lokasi. Jika dia warga Parepare, tentu kami akan membantu. Namun, jika bukan, kami akan memulangkan mereka,” ujarnya saat dihubungi Pijarnews.com pada Jumat (04/10/2024).

Ia menambahkan bahwa Pendamping Rehabilitasi Sosial dari Dinas Sosial akan melakukan atensi terhadap kebutuhan keluarga Mase.

“Kami akan koordinasi dengan kelurahan setempat dan tim terkait. Jika ada bantuan dari kementerian sosial, kami akan lihat apakah Nenek Mase sudah terdata dan apa yang bisa kami bantu untuk keluarganya,” tutupnya. (*)

Reporter: Rizkyanti

Terkait: LansiaPareparePenduduk Miskin

TerkaitBerita

Jelang Idul Adha, Wabup Pinrang Pimpin Rapat TPID Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok

Jelang Idul Adha, Wabup Pinrang Pimpin Rapat TPID Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok

Editor: Muhammad Tohir
20 Mei 2026

...

Bupati Pinrang Terima Tiga Audiensi Sekaligus, Perkuat Sinergi Pajak hingga Perlindungan Pekerja

Bupati Pinrang Terima Tiga Audiensi Sekaligus, Perkuat Sinergi Pajak hingga Perlindungan Pekerja

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

...

Bupati Pinrang Lepas Jamaah Haji Plus, Ingatkan Waspada Cuaca Panas di Tanah Suci

Bupati Pinrang Lepas Jamaah Haji Plus, Ingatkan Waspada Cuaca Panas di Tanah Suci

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

...

Pelajar Asal Pinrang Ikuti Seleksi Paskibraka Sulsel, Sekda Pesan Jaga Disiplin dan Mental

Pelajar Asal Pinrang Ikuti Seleksi Paskibraka Sulsel, Sekda Pesan Jaga Disiplin dan Mental

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

...

Berita Terkini

Bupati Sidrap ke Siswa SMPN 1 Watang Pulu: Pendidikan adalah Jalan Meraih Kesuksesan

Bupati Sidrap ke Siswa SMPN 1 Watang Pulu: Pendidikan adalah Jalan Meraih Kesuksesan

Editor: Muhammad Tohir
20 Mei 2026

Jelang Idul Adha, Wabup Pinrang Pimpin Rapat TPID Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok

Jelang Idul Adha, Wabup Pinrang Pimpin Rapat TPID Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok

Editor: Muhammad Tohir
20 Mei 2026

Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Wali Kota Parepare Tekankan Kedaulatan Digital

Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Wali Kota Parepare Tekankan Kedaulatan Digital

Editor: Muhammad Tohir
20 Mei 2026

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan