PINRANG, PIJARNEWS.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang bergerak cepat menanggapi viralnya kondisi bangunan SDN 28 Pinrang yang rusak di media sosial. Kepala Dinas Pendidikan, Andi Matjta Moenta, menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat dan media yang telah menginformasikan kondisi tersebut.
“Kami sangat menghargai setiap masukan dan informasi dari masyarakat. Ini bagian penting untuk mendorong percepatan perbaikan sarana pendidikan di daerah,” ujar Andi Matjta Moenta kepada wartawan, Selasa (23/9/2025).
Andi Moenta menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang menuntaskan program perbaikan infrastruktur sekolah secara bertahap, disesuaikan dengan skala prioritas dan ketersediaan anggaran.
“Kalau masih ada sekolah yang belum tersentuh perbaikan, bukan berarti kami abaikan. Semuanya sudah masuk dalam perencanaan yang kami lakukan secara bertahap dan sistematis,” tegasnya.
Terkait kondisi SDN 28 Pinrang, Andi Moenta memastikan sekolah tersebut telah masuk dalam daftar perencanaan perbaikan setelah laporan resminya diterima pada September 2025.
“Pekerjaan fisik dijadwalkan akan mulai dilaksanakan pada tahun depan,” ungkapnya.
Selain itu, Dinas Pendidikan juga akan melakukan pemeriksaan terkait penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), khususnya untuk komponen pemeliharaan fasilitas sekolah. Langkah ini diambil untuk memastikan anggaran digunakan sesuai peruntukannya demi menjaga keberlangsungan operasional sekolah.
Andi Moenta menambahkan bahwa perbaikan pendidikan adalah kerja bersama. Oleh karena itu, pihaknya membuka ruang selebar-lebarnya untuk menerima laporan, saran, dan kritik yang membangun dari masyarakat.
“Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk memastikan ketersediaan sarana dan prasarana yang aman dan layak bagi siswa dan guru,” pungkasnya. (*)
Reporter: Faizal Lupphy












