PINRANG, PIJARNEWS.COM–Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya petani rumput laut di Desa Marabombang, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, tim pelaksana Program Pengabdian kepada Masyarakat dari Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan melalui pendekatan literasi penanganan risiko dan strategi adaptasi terhadap potensi gagal panen rumput laut pada Mei 2026.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Program Kemitraan ini
dibuka oleh perwakilan LPPM-PM ITH Ika reskiana Adriani, S.Si., M.Si”. Kegiatan tersebut bersumber dari program dana hibah Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie 2026 ini melibatkan dosen Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie yakni Irmayani S.Si.,M.Si, Ika Reskiana Adriani S.Si., M.Si., Fitrawaty Orista Evar S.P., M,Si, Husnul Hatimah S.P., M.Si, Abdul Zain S.T., M.T, Nurma Diyanni Mulya, S.Si., M.Aktr dan Hartina Husain S.Si., M.Si serta mahasiswa ITH Natasya Yunita Ahmad, , Ahmad Rifaldi dan Hafidzah.

Pelatihan dan Pendampingan ini bermitra dengan Kelompok Tani Hijau Lumut diketuai oleh Dewi Rahman dengan jumlah peserta pada tiap kegiatan pelatihan dan pendampingan sebanyak 23 orang pada tiap sesi pelatihan dan pendampingannya.
Ketua Tim Pelaksana, Irmayani mengungkapkan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberdayakan petani rumput laut di Desa Marabombang melalui peningkatan literasi penaganan risiko serta penguatan keterampilan adaptasi terhadap potensi gagal panen.
Pemberdayaan dilakukan secara terstruktur dengan meningkatkan pemahaman petani terkait berbagi risiko lingkungan yang memengaruhi produktivitas rumput laut, melatih keterampilan monitoring kualitas air, meningkatkan kapasitas mitra dalam pengendalian hama dan seleksi bibit berkualitas , mengembangkan sistem pencatatan produksi dan risiko berbasis buku log sederhana.
Perwakilan Kepala lingkungan di Desa Marabombang menyampaikan apresiasi kepada Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie yang telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat bermanfaat kepada petani rumput laut di Desa Marabombang. Ia berharap kegiatan pemberdayaan petani rumput laut ini tidak berakhir pada pelatihan dan pendampingan ini, namun ada kegiatan – kegiatan keberlanjutan demi meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat petani Desa Marabombang
Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan Sosialisasi dan Focus group discussion (FGD) dengan mengundang kelompok petani rumput laut yang menjadi mitra. Kegiatan ini untuk memaparkan program yang direncanakan, sekaligus berdiskusi untuk mendapatkan masukan berharga dari pemerintah desa dan kelompok tani rumput laut.
Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Rumput Laut dibawakan oleh Husnul Hatimah S.P., M.Si, dan Fitrawaty Evar Orista, S.P., M.Si menjelaskan teknik budidaya Rumput laut, pemilihan lokasi , metode budidaya serta perawatan dalam pengendalian hama penyakit.
Selain Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Rumput Laut tim PKM juga memberikan pelatihan dan pendampingan berupa Literasi dan Stategi Adaptasi Resiko Gagal Panen yang dipaparkan oleh Nurma Diyanni Mulya S.Si., M.Aktr Dalam paparannya Nurma mengungkapkan strategi menghadapi risiko gagal panen melalui perhitungan potensi kerugian serta kemampuan mengidentifikasi sumber risiko usaha serta memiliki rencana mitigasi saat terjadi gagal panen.
Pelatihan ini dirangkaikan dengan penggunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang dipaparkan oleh Abdul Zain S.T., M.T . Dalam kegiatan ini Tim pelaksana PKM ITH bersama Kelompok Petani Rumput Laut melaksanakan penerapan teknologi tepat guna seperti Jet Steamer untuk pembersihan tali rish, Fluval Sea Hydrometer Salt Water sebagai pendeteksi air laut serta water dan alat pengukur suhu air laut.
Kegiatan ini mendapat respon sangat positif dari para peserta pelatihan. Dewi Rahman selaku Ketua Kelompok Tani menyampaikan presiasinya atas manfaat yang dirasakan. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menyusun strategi menghadapi risiko gagal panen, menerapkan teknik budidaya yang lebih baik, serta memanfaatkan teknologi tepat guna dalam usaha budidaya rumput laut.

Melalui kegiatan ini, Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan masyarakat melalui sektor perikanan dan pertanian. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan petani rumput laut di wilayah pesisir.













