MAKASSAR, PIJARNEWS.COM– Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Makassar angkatan 2023 sukses menggelar Communication Culture Fest (CCF) 2026 pada Ahad (12/7/2026) di Mall Phinisi Point (PIPO) Makassar.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023 bersama civitas akademika FISIP Unismuh Makassar dalam menghadirkan ruang apresiasi seni, budaya, dan komunikasi yang terbuka bagi masyarakat.
Mengusung semangat pelestarian budaya melalui kreativitas generasi muda, Communication Culture Fest menghadirkan berbagai penampilan seni dan budaya yang memadukan nilai-nilai tradisional dengan sentuhan komunikasi modern. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan kemampuan, kreativitas, serta memperkuat semangat kolaborasi.
Communication Culture Fest 2026 secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan III FISIP Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. Nur Wahid, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia atas dedikasi dan kerja keras dalam menyelenggarakan kegiatan yang mampu membangun kolaborasi dengan berbagai pihak di luar kampus.
Menurutnya, keberhasilan mahasiswa menggandeng berbagai mitra, mulai dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), media radio, hingga sponsor utama Mall Phinisi Point Makassar, merupakan bukti bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi mampu mengimplementasikan ilmu komunikasi secara nyata melalui kerja sama lintas sektor. Ia berharap Communication Culture Fest dapat terus dilaksanakan sebagai agenda tahunan yang semakin inovatif dan memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat luas.
Dalam laporannya, Ketua Panitia, Ayu Andira, menyampaikan bahwa Communication Culture Fest bukan sekadar pagelaran seni, melainkan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap keberlangsungan budaya di tengah perkembangan zaman.
«”Kegiatan ini adalah bentuk kesadaran kami sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi tentang pentingnya merawat kebudayaan melalui pentas-pentas seni dan budaya. Kegiatan ini bukan hanya sekadar pagelaran biasa, tetapi juga menjadi sarana komunikasi, kreativitas, dan kolaborasi mahasiswa Ilmu Komunikasi,” ujar Ayu Andira.»
Communication Culture Fest 2026 turut melibatkan berbagai mitra dalam pelaksanaannya. Panitia menjalin kolaborasi dengan berbagai pelaku UMKM, media radio, serta sejumlah mitra pendukung lainnya sebagai upaya memperluas partisipasi masyarakat dan memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal. Adapun Mall Phinisi Point Makassar menjadi sponsor utama yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari pimpinan fakultas, dosen, lembaga internal FISIP Unismuh Makassar, mahasiswa lintas program studi, mitra kolaborasi, hingga masyarakat umum yang turut memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar, Dr. Syukri, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas semangat dan kerja keras mahasiswa dalam menyelenggarakan Communication Culture Fest. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar sebagai bentuk aktualisasi keilmuan mahasiswa.
“Communication Culture Fest diharapkan menjadi agenda tahunan mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar sebagai bentuk aktualisasi keilmuan. Kegiatan seperti ini mampu mengasah kemampuan public speaking, membangun kerja sama tim, serta memperluas jejaring mahasiswa dengan cakupan yang lebih luas,” ungkapnya.
Selain menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya, panitia juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mensosialisasikan program SWSC (Solid Waste Separation Campaign) yang merupakan bagian dari gerakan kampus ramah lingkungan Universitas Muhammadiyah Makassar. Dalam pelaksanaannya, panitia menyediakan plastik pilah sampah di sejumlah titik sebagai sarana edukasi kepada pengunjung untuk membiasakan pengelolaan sampah sesuai jenisnya.
Melalui Communication Culture Fest 2026, mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar menunjukkan bahwa seni, budaya, komunikasi, dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan. Sinergi antara mahasiswa, civitas akademika, dunia usaha, media, dan masyarakat menjadi bukti bahwa kolaborasi merupakan kunci dalam melahirkan kegiatan yang edukatif, kreatif, serta berdampak positif bagi pelestarian budaya dan pengembangan potensi generasi muda.










