• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

Menempatkan Kontroversi Penelitian Nasab Ba‘alawi dalam Kerangka Keilmuan

Penulis: Prof.Dr. K.H. Mahsyar Idris. M.Ag

Editor: Tim Redaksi
15 Juni 2026
di Opini, Pendidikan
Nasab Ba‘alawi

OPINI — Penelitian KH Imaduddin mengenai nasab Ba‘alawi telah memunculkan perdebatan yang cukup luas di tengah masyarakat. Terlebih lagi, hasil penelitian tersebut oleh sebagian pihak diposisikan sebagai kebenaran tunggal yang dianggap dapat menggugurkan keabsahan nasab Ba‘alawi. Apabila tidak disikapi secara arif, objektif, dan berdasarkan etika akademik, perdebatan ini berpotensi menimbulkan ketegangan dan perpecahan di kalangan umat.

Dalam pandangan saya, terdapat beberapa persoalan yang perlu ditelaah dan diklarifikasi secara kritis, khususnya yang berkaitan dengan pernyataan, pendekatan, dan sikap KH Imaduddin dalam menyampaikan hasil penelitiannya.

1. Penghormatan terhadap Pendapat Ulama Lain

KH Imaduddin pernah menyampaikan bahwa sekalipun seluruh ulama di dunia mengakui keabsahan nasab Ba‘alawi, dirinya tetap akan menolak nasab tersebut. Pernyataan demikian dapat menimbulkan kesan bahwa hanya satu pandangan yang dianggap benar, sekaligus dapat dipahami sebagai bentuk eksklusivisme dan keangkuhan dalam bidang keilmuan.

Cara pandang seperti itu kurang mencerminkan tradisi intelektual para ulama dan Imam Mazhab yang senantiasa menjunjung keterbukaan, ketawadukan, dan penghargaan terhadap perbedaan pendapat. Dalam khazanah keilmuan Islam dikenal ungkapan:

BeritaTerkait

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

22 Oktober 2026
Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

21 Oktober 2026
Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

20 Oktober 2026
SMAN 5 Parepare Gelar Open House Virtual, Kenalkan Program Sekolah Unggul Garuda Transformatif

SMAN 5 Parepare Gelar Open House Virtual, Kenalkan Program Sekolah Unggul Garuda Transformatif

18 Oktober 2026

“Pendapat kami benar, tetapi masih mungkin mengandung kesalahan; sedangkan pendapat orang lain salah, tetapi masih mungkin mengandung kebenaran.”

Ungkapan tersebut mengajarkan bahwa seorang ilmuwan tidak selayaknya menempatkan kesimpulan penelitiannya sebagai kebenaran yang mutlak dan tidak dapat dibantah. Setiap penelitian selalu memiliki kemungkinan untuk ditinjau kembali, diuji, dikritik, dibandingkan dengan penelitian lain, dan disempurnakan berdasarkan bukti serta metode ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sebelumnya
Selanjutnya Penyampaian Hasil Penelitian kepada Lingkaran Kekuasaan
Terkait: AkademikBa'alawiKebangsaanKontroversi

Berita Terkait

UMPAR Gelar Pengembangan Akademik dan Dosen

Editor: Tohir Muhammad
3 Februari 2026

...

SPAN PTKIN 2025, IAIN Parepare Kerahkan 12 Tim Verifikator

Editor: Tohir Muhammad
11 Maret 2025

...

Fakshi IAIN Parepare Gelar Rapat Akademik, Warek 1 IAIN Parepare Minta Dosen Indentifikasi Ini

Fakshi IAIN Parepare Gelar Rapat Akademik, Warek 1 IAIN Parepare Minta Dosen Indentifikasi Ini

Editor: Tohir Muhammad
1 September 2022

...

Berita Populer

  • Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Musyda Tarjih, Muhammadiyah Makassar Tegaskan Ustaz AI Tak Bisa Gantikan Ulama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiprah Santri di Pentas Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi