PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) Parepare memperkenalkan inovasi Vertical Axis Wind Turbine (VAWT) Mini sebagai sumber energi alternatif bagi nelayan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Anjungan Cempae, Kota Parepare, Senin (13/7/2026).
Program bertajuk Pemberdayaan Nelayan melalui Rancang Bangun Vertical Axis Wind Turbine (VAWT) Mini Berbasis Teknologi Tepat Guna sebagai Sumber Energi Alternatif pada Perahu ini menjadi bagian dari upaya ITH menghadirkan solusi teknologi yang aplikatif untuk masyarakat pesisir.
Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan energi di atas perahu sekaligus mengurangi ketergantungan nelayan terhadap bahan bakar minyak (BBM).
Kegiatan PKM melibatkan dosen dan mahasiswa ITH Parepare bersama kelompok nelayan sebagai mitra.

Selain memaparkan konsep dasar energi angin dan prinsip kerja VAWT Mini, tim juga melakukan demonstrasi teknologi serta membuka ruang diskusi untuk menyerap aspirasi dan kebutuhan nelayan.
Ketua Tim PKM ITH Parepare, Radhiansyah, S.T., M.T., mengatakan inovasi VAWT Mini dirancang sebagai teknologi tepat guna yang mudah diterapkan di lingkungan pesisir. Menurutnya, pemanfaatan energi angin dapat menjadi langkah awal mendorong penggunaan energi terbarukan di sektor kelautan dan perikanan.
“Kami berharap inovasi ini mampu menjadi solusi alternatif kebutuhan energi di atas perahu sekaligus meningkatkan efisiensi operasional nelayan melalui pemanfaatan energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Dosen ITH ini.

Salah seorang nelayan, Abd. Razak, mengaku kebutuhan energi masih menjadi tantangan saat melaut. Selama ini, nelayan bergantung pada BBM dan baterai yang kapasitasnya terbatas untuk penerangan maupun pengisian perangkat elektronik.
“Kendala utama yang kami hadapi adalah keterbatasan sumber energi di atas perahu, terutama untuk penerangan dan pengisian alat elektronik, karena masih bergantung pada BBM dan baterai yang kapasitasnya terbatas,” katanya.
Sementara itu, mahasiswa Program Studi Teknik Sistem Energi ITH Parepare, Farhan Samdika, menilai wilayah pesisir Parepare memiliki potensi angin yang cukup besar untuk mendukung penerapan VAWT Mini. Menurutnya, teknologi tersebut dapat menyediakan pasokan listrik bagi perahu nelayan, sekaligus menekan biaya operasional.
“Potensi pengembangan teknologi ini sangat besar karena wilayah pesisir Parepare memiliki sumber angin yang cukup baik. VAWT Mini dapat menyediakan listrik untuk penerangan dan peralatan elektronik di atas perahu, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap BBM,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, ITH Parepare kembali menegaskan komitmennya menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan inovasi teknologi tepat guna yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat serta mendorong pemanfaatan energi terbarukan di wilayah pesisir.
(tfr/alf/adv)










