• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 25 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Junaedi Tamat, Dia Remas Dada Wanita Cantik Istri Pengacara Kondang

Abdillah MS Editor: Abdillah MS
26 Januari 2018
di Hukum, Kriminal
Ilustrasi pelecehan

ilustrasi

JAKARTA, PIJARNEWS.COM — Junaedi terus tertunduk memandang ujung sepatunya. Jari-jemarinya dia mainkan.

Di depannya, seorang wanita muda berkulit putih dan berparas ayu menangis. Masih ada selang infus di tangannya.

Ny W (32) dengan terisak terus memaki. Junaedi tambah terpekur. Perawat RS National Hospital itu kemudian mendekati W, memegang ujung jarinya. “Maafkan saya bu,” ujarnya lirih.

Junaedi kemudian berkeliling, menyalami satu demi satu keluarga W. Ya, Junaedi sedang tersandung kasus pelecehan.

Selasa (23/1), W yang saat itu sedang diantar suaminya, Yudi Wibowo Sukinto, hendak operasi kandungan. Suami W adalah pengacara kondang yang mendampingi Jessica Kumala Wongso, tersangka kasus kematian Wayan Mirna Salihin.

Berita Terkait

Tak Ada Konten Tersedia

Sebelum operasi, W sempat mengunggah foto di media sosial. “Bismillah, doakan ya semoga lancar operasinya,” tulis W.

Istri kedua Yudi itu pun dibius oleh tim dokter. W baru siuman setelah operasi. Namun dia tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya.

Samar-samar, dia melihat Junaedi meremas-remas bagian dadanya. W ingin berontak, tapi tak berdaya. Dia tidak bisa bergerak. Bius masih bekerja. Dia hanya pasrah melihat perawat RS National Hospital itu menggerayangi tubuhnya.

Saat sudah bisa bergerak, W kemudian mengirim pesan Whatsapp ke suaminya. Dia juga mengadu ke pihak RS National Hospital.

Dalam akun instagramnya, RS National Hospital Surabaya meminta maaf kepada W. National Hospital juga sudah memecat Junaedi dan menyerahkan kasusnya untuk diproses secara hukum.

Yudi sendiri langsung melaporkan kasus itu ke Polrestabes Surabaya, begitu dia mendapat pesan WA dari istrinya. Yudi juga bertindak sebagai pengacara sang istri.

Saat polisi hendak menjemput Junaedi di alamat yang diberikan pihak RS National Hospital, Kamis, (25/1), dia tidak berada di rumahnya.

Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar mengatakan, Junaedi ditangkap tadi subuh di sebuah hotel dan sekarang sudah di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya.

“Sudah kita tangkap di sebuah hotel sekitar pukul 05.00 WIB. Dan sekarang sedang diperiksa di unit PPA,” jelas Kompol Djafar, Jumat (26/1). (bs/asw)

Terkait: Pelecehan Pasien RS National Hospital

TerkaitBerita

Kisah di Balik Layar Mahasiswa Pinrang Bongkar Kredit Fiktif: Diancam hingga Rumah Dicari

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 Januari 2026

...

Tok! Hakim Tolak Praperadilan Tersangka Narkoba di Parepare, Penangkapan Polisi Sah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Januari 2026

...

Unik di Parepare, Suami Curi Motor Istri

Editor: Muhammad Tohir
8 Januari 2026

...

Video Penganiayaan Pemotor di Parepare Viral, Pelaku Diringkus Polisi

Editor: Muhammad Tohir
19 Desember 2025

...

BeritaTerkini

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Pendidikan dalam Bayang-bayang Krisis Energi, Siapa yang Menjadi Korban

Editor: Muhammad Tohir
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan