• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 20 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Nilai Nuzulul Quran Bukan Hanya Ritual

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2019
di Opini

Oleh : M. Yasin Soumena, Wakil Dekan Febi IAIN Parepare

 

OPINI — GURU saya, Prof.Dr. Abd. Muin Salim mengatakan, ada dua hal penting yang sangat diharapkan dalam peringatan Nuzulul Quran. Pertama, untuk mendapatkan berkah dari Alquran sebagai hidayah. Kedua, untuk mendapatkan berkah dari Alquran sebagai rahmatan.

Alquran adalah hidayah Allah. Melalui peringatan Nuzulul Quran kita harapkan agar nilai-nilai Alquran bisa menjadi petunjuk dan teraktualisasi dalam kehidupan sehari-hari. Terutama bagi para pemimpin di negeri ini. Sebab jika petunjuk Alquran mereka jalankan dengan benar, maka akan berhati-hati dalam menjalankan tugas kesehariannya.

Kedua, Alquran sebagai rahmatan, pembawa kebaikan bagi seluruh umat manusia. Jadi kebaikan yang terdapat dalam Alquran bukan semata-mata untuk umat Islam. Kebaikan atau rahmatan yang terdapat dalam Alquran akan mengayomi dan memberi ketenteraman bagi seluruh manusia.

Berita Terkait

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Hilangnya Wibawa Guru, Generasi Tergerus Sistem Buruk

Bagi negeri tercinta ini, masalah berkah jelas sangat dibutuhkan. Sebab ketenteraman menjadi prasyarat utama bagi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Apalagi dalam menghadapi situasi kekinian pascapemilu 2019, hikmah Nuzulul Quran sangat dibutuhkan bagi semua komponen yang terlibat dalam proses pemilu tersebut.

Sayangnya, peringatan Nuzulul Quran selama ini masih sebatas seremonial belaka. Buktinya, setiap tahun kita rayakan secara besar-besaran tapi nilai-nilai yang terdapat dalam perayaan Nuzulul Quran itu terlupakan ketika menata pemerintahan. Kita menganggap itu hanya ritual belaka.

Kebanyakan dari kita hanya menganggap agama sebatas hubungan dengan Allah belaka, sehingga kita menangani sosial-kemasyarakatan, kadang mengabaikan norma-norma agama.

Seperti yang dituturkan Muin Salim, ketika kita salat, ingatan kita ke Tuhan sangat tinggi dan khusu’. Tapi saat kita berada di kantor, pasar, dan tempat kerja, Tuhan malah terlupakan. Jadi kekhusu’an masih sebatas dalam salat. Tidak dirasakan sebagai satu bagian dalam kehidupan.

Umat Islam perlu memperbanyak ibadah dan doa di malam Nuzulul Quran, dan sepuluh malam terakhir Ramadan. Perlu memperbanyak doa yang tulus dan ikhlas kepada Allah SWT, agar bangsa kita mendapat rahmat dan hidayah, sehingga rakyatnya bisa sejahtera dan pemimpinnya amanah. Tidak perlu kita lakukan persiapan khusus. Beribadalah seperti biasanya, walau kita mengharapkan berkah Lailatul Qadri, seperti yang dijanjikan Nabi Muhammad SAW. Kita tidak boleh terjebak dalam pemahaman yang keliru bahwa, beribadah karena mengharapkan Lailatul Qadri. Ibadah dengan niat untuk mendapatkan Lailatul Qadri adalah tidak murni. Dan ingat, hanya ibadah yang murni yang dapat diterima oleh Allah SWT. (*)

Terkait: Nuzulul Qur'anOpini

TerkaitBerita

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026

...

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Berita Terkini

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan