• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 18 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Begini Meriahnya Maulid Nabi Dirangkai Tradisi Sayyang Pattuddu di Ujung Lero

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
22 Desember 2019
di Sulselbar
Suasana saat tradisi Sayyang Pattuddu digelar di Desa Ujung Lero, Suppa, Pinrang, Sabtu (21/12/2019).

Suasana saat tradisi Sayyang Pattuddu digelar di Desa Ujung Lero, Suppa, Pinrang, Sabtu (21/12/2019).

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Maulid Nabi Muhammad SAW digelar secara meriah di Lapangan Desa Ujung Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Sabtu (21/12/2019) kemarin.

Acara ini dirangkai dengan tradisi Sayyang Pattuddu atau pagelaran Kuda Menari. Puluhan ribu orang menyaksikan acara yang digelar satu kali dalam dua tahun itu.

Habib Abdurrahim Assegaf Puang Makka (Pakai Sorban). –fiand/pijarnews–

Tampil sebagai pembawa hikmah maulid yakni Habib Abdurrahim Assegaf atau akrab disapa Puang Makka. Menurut Puang Makka, teladan nabi yang perlu diterapkan dalam kondisi bangsa saat ini yakni penyantun dan penyayang. “Sikap penyantun dan penyayang inilah yang disandangkan Allah Subhana Wataala kepada Rasulullah Muhammad Sallalahu Alaihi Wasallam,” ujar Puang Makka.

Usai ceramah maulid, warga kemudian mendekati pohon pisang yang telah dihias. Umumnya hiasan berisi telur yang sudah direbus. Sejumlah makanan dan minuman juga dibagikan kepada pengunjung yang menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Selesai acara maulid, siang hari usai Salat Duhur, panitia kemudian menggelar tradisi Sayyang Pattudu. Panitia menampilkan sekira 30 kuda yang telah dilatih khusus.  Kuda tersebut berjalan sambil menari diiringi musik tradisional dan musik religi.

Berita Terkait

Kemarau Mudahkan Nelayan di Ujung Lero Berburu Ikan

Dosen FEB Umpar Edukasi Masyarakat Nelayan Pelaku Usaha Sarung Tenun Sutra di Desa Lero

Tujuh Tenaga Medis Pinrang Terpapar Covid -19

Video Pijar Channel : Tradisi Sayyang Pattuddu

Warga yang sudah khatam Al-Quran menunggang kuda. –fiand/pijarnews–

Kuda tersebut ditunggangi satu hingga dua orang yang telah khatam Alquran. Pesertanya bukan saja warga Ujung Lero, tetapi juga warga Suku Mandar yang ada di Luar Provinsi seperti Polman, Sulawesi Barat, Kalimantan Timur dan Kendari, Sulawesi Tenggara.

Mereka kemudian diarak keliling kampung dan disaksikan puluhan ribuan pengunjung. 

Camat Cuppa, Amran mengatakan, tradisi Sayyang Pattudu ini sebenarnya berasal dari Tanah Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Namun karena mayoritas warga Ujung Lero, Suppa, Kabupaten Pinrang merupakan Suku Mandar, maka tradisi ini juga dilestarikan sekali dalam dua tahun. Hal serupa juga diungkapkan Kepala Desa Ujung Lero, HM Amin.  

Ketua Panitia Maulid dan Sayyang Pattudu, Nurhamma mengatakan, zaman dulu, Sayyang Pattudu ini digelar hanya untuk kalangan bangsawan Suku Mandar saja. Namun karena seiring perkembangan zaman, atas saran seorang ulama saat itu, sehingga Sayyang Pattudu digunakan sebagai salah satu syiar Islam.

“Kini, kuda menari ini bisa ditunggangi warga yang sudah khatam Al-Quran. Mereka kemudian dipandu lalu diarak keliling ke pemukiman warga,” kata Nurhamma.

Salah seorang pemandu kuda menari, Muhammad Idris mengaku melatih khusus kuda Sayyang Pattudunya sepekan sebelum tampil. Kuda itu umumnya didatangkan dari Polman, Sulawesi Barat. “Sewanya berkisar antara Rp750 ribu hingga satu juta rupiah,” kata Idris.

Salah seorang pengunjung asal Kota Parepare, Arifuddin Beddu mengapresiasi kegiatan tradisi Sayyang Pattuddu yang mengedepankan budaya kearifan lokal. “Tradisi ini bisa menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Desa Ujung Lero, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatkan asli daerah (PAD),” ujar ayah tiga anak yang berprofesi sebagai notaris ini. (*)

 Penulis : Alfiansyah Anwar

 

 

 

 

Terkait: Kuda MenariSayyang PattudduSuku MandarUjung Lero

TerkaitBerita

Lurah dan Ketua PKK Antang Pantau Pasar Murah Pemkot

Editor: Muhammad Tohir
15 Maret 2026

...

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

SD Unggulan Segera Hadir di Majene, Padukan Sains dan Tahfidz

SD Unggulan Segera Hadir di Majene, Padukan Sains dan Tahfidz

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan