• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 1 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI; Menunggu Ekonomi “Sembuh”

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
16 April 2020
di COVID-19, Opini
Hamka

Oleh : Hamka, (Founder Sinar Agung)

OPINI — Dampak virus corona bagi perekonomian UMKM sudah terasa dan nyata. Anjuran physical distancing yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia membuat masyarakat tetap di rumah dan tidak keluar untuk melakukan aktivitas seperti biasanya.

Salah satu kegiatan yang tidak berjalan dari rutinitas adalah tidak berbelanja ke luar rumah, akibatnya pelaku UMKM mulai kesulitan membayar biaya-biaya yang sifatnya rutin, seperti gaji atau honor pekerja, serta biaya-biaya operasional lainnya.

Hal ini juga akan berdampak buruk kepada pekerja atau karyawan terkait kebijakan pemerintah dan perusahaan, yang mungkin akan membuat aturan kepada karyawan diminta untuk libur bergantian, sehingga pendapatannya berkurang. Di Sulawesi Selatan sudah ada beberapa perusahaan, hotel dan toko yang mengurangi jumlah pekerjanya, atau meliburkan karyawanya. Bahkan secara nasional sudah ada kurang lebih 100 hotel yang tutup dengan jumlah pekerja 1,2 juta orang. Belum termasuk karyawan yang dirumahkan.

Di sektor lain ada 600 ribu TKI dari luar negeri yang dipulangkan, juga menjadi problem negara, kata Kadin dalam sebuah wawancara TV nasional, juga mengungkapkan sektor retail ada 200 ribu pekerja yang akan dirumahkan. “Ada pabrik sepatu Taiwan mem-PHK 100 ribu pekerja, dan bulan depan, akan merumahkan 50 ribu dari 150 ribu pekerjanya. Gelombang PHK ini sudah berjalan,” ungkapnya.

Jelang bulan bulan suci ramadhan, biasanya para pedagang disibukkan menyiapkan ketersediaan barang dagangannya karena permintaan banyak, bahkan pihak pemerintah biasanya terlibat aktif terjun langsung ke pasar-pasar memastikan ketersediaan barang termasuk harga komoditi di pasar, namun rupanya pihak pemerintah masih disibukkan penanganan Covid 19. Pertanyaannya adalah, kapan ekonomi kita sembuh dari sakitnya?

Berita Terkait

Tukang Fotocopy Raih Doktor

Covid-19 Berlalu, Warga Tanete Ini Masih Hidup Dalam Pilu

Pengusaha ATK Ini Bacaleg di Partai Gelora, Bawa Misi Ekonomi untuk Parepare

Pandemi Covid-19 Masih Ada, Muncul Varian Arcturus

Semoga ekonomi akan pulih dengan sendirinya ketika wabah corona mereda atau angkat kaki dari negeri kita dan rupiah terus menguat.

Hal ini bisa terjadi karena sebenarnya melesunya ekonomi terjadi bukan karena krisis ekonomi itu sendiri, melainkan masalah wabah corona yang mengancam kesehatan masyarakat.

Dan apabila Covid-19 menghilang, maka angka permintaan konsumen akan naik. Penulis beranggapan, dengan tingginya angka permintaan konsumen di semua sektor diharapkan perekonomian normal kembali. Tetap bertahan, berikhtiar dan berdoa, semoga situasi ini cepat berlalu.. Amiin.

Selamat datang Ramadhan 1441 H dan Selamat tinggal Covid-19. (*)

Terkait: CoronaCovidCovid-19Sinar Agung

TerkaitBerita

Perlindungan Pekerja Rumah Tangga dalam UU PPRT Solusi atau Bukti Kegagalan Negara?

Perlindungan Pekerja Rumah Tangga dalam UU PPRT Solusi atau Bukti Kegagalan Negara?

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
1 Mei 2026

...

“Kemenag Berdampak” atau Sekadar Slogan? Mendesak Reposisi Pengabdian di Kampus Keagamaan

“Kemenag Berdampak” atau Sekadar Slogan? Mendesak Reposisi Pengabdian di Kampus Keagamaan

Editor: Tim Redaksi
30 April 2026

...

Makan Siang Bergizi Gratis: Antara Investasi Kemanusiaan dan Dinamika Politik Kebijakan Publik

Makan Siang Bergizi Gratis: Antara Investasi Kemanusiaan dan Dinamika Politik Kebijakan Publik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 April 2026

...

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

Berita Terkini

Perlindungan Pekerja Rumah Tangga dalam UU PPRT Solusi atau Bukti Kegagalan Negara?

Perlindungan Pekerja Rumah Tangga dalam UU PPRT Solusi atau Bukti Kegagalan Negara?

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
1 Mei 2026

ICMI Parepare Tegaskan Kepengurusan Tak Harus Sarjana, Musda VI Siap Digelar

ICMI Parepare Tegaskan Kepengurusan Tak Harus Sarjana, Musda VI Siap Digelar

Editor: Tim Redaksi
1 Mei 2026

Perkuat Literasi Ilmiah, UT Makassar dan ICMI Muda Sulsel Jalin Kerja Sama Strategis dalam Seminar Akademik 2026

Perkuat Literasi Ilmiah, UT Makassar dan ICMI Muda Sulsel Jalin Kerja Sama Strategis dalam Seminar Akademik 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
1 Mei 2026

DKP DEMA-FUAD IAIN Parepare Hadir di Pelosok Pinrang, Bawa Misi Ilmu dan Perubahan

DKP DEMA-FUAD IAIN Parepare Hadir di Pelosok Pinrang, Bawa Misi Ilmu dan Perubahan

Editor: Tim Redaksi
30 April 2026

“Kemenag Berdampak” atau Sekadar Slogan? Mendesak Reposisi Pengabdian di Kampus Keagamaan

“Kemenag Berdampak” atau Sekadar Slogan? Mendesak Reposisi Pengabdian di Kampus Keagamaan

Editor: Tim Redaksi
30 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan