• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 14 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Pemkot Parepare Ngutang Rp70 Miliar ke Rekanan, Gegabah Menggunakan Anggaran?

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
28 April 2017
di Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Sejumlah pegiat antikorupsi dan NGO di Kota Parepare sedang hangat-hangatnya membicarakan mengenai utang Pemkot Parepare kepada rekanan. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, disebut mencapai Rp65 miliar. Namun konfirmasi terakhir dari Badan Anggaran, jumlahnya justru mencapai Rp70 miliar.

Aktivis NGO dan pegiat antikorupsi, rata-rata mendengar curhatan dari rekanan proyek fisik. Rekanan mengeluhkan sisa anggaran proyek yang mereka kerjakan belum dibayarkan. Beberapa diantara mereka bahkan mengungkapkan kekesalannya lewat medsos.

Mengenai hal tersebut, anggota Badan Anggaran DPRD Parepare Heri Ahmadi membenarkan adanya utang tersebut. “Jumlahnya justru lebih besar, sekira Rp70 miliar lebih. Diantara yang tertinggal pembayarannya itu anggaran Tonrangeng River Side, RS Tonrangeng, dan pengaspalan jalan,” urai Heri, Sabtu 29/4.

Anggota Badan Anggaran DPRD Parepare Heri Ahmadi (foto: handover)

Dia mengatakan, Pemkot tengah mencari jalan keluar masalah itu. Pasalnya, anggaran dari pusat berupa DAK belum bisa dipastikan pencairannya. Heri mengkritik, masalah ini dipicu karena Pemkot terlalu yakin bahwa DAK akan turun 100 persen.

“Pemkot tidak pernah berfikir jika keuangan pusat juga sementara goyang. Sehingga terjadi keterlambatan pembayaran ke kontraktor seharusnya bisa diantisipasi, namun nyatanya tidak. Pembangunan fisik tetap digenjot sementara anggarannya minus,” kritiknya.

Berita Terkait

Jawab Keluhan Warga, Wali Kota Parepare Turun Langsung Pantau Penanganan Drainase

PASTUJU, Inovasi Layanan Imigrasi Parepare

Tasming Hamid Ajak KBPP dan APINDO Sinergi Bangun Parepare

Bantu Korban Kebakaran di Lumpue, Wali Kota Tasming Hamid Pastikan Pemkot Hadir untuk Warga

Masalah lainnya, dana yang lambat dicairkan semuanya ditarik kembali ke pusat. Selain keterlambatan penyelesaian proyek, juga karena keterlambatan pelaporan yang seharusnya selesai pada bulan 12 lalu. “Tetapi sampai sekarang pelaporannya itu masih ada yang baru sampai 70-80 persen,” beber Heri.

Resiko terbesar bakal ditanggung Pemkot jika memaksa menggunakan APBD yang ada sekarang, untuk menutupi keterlambatan pembayaran. “Bisa saja terjadi defisiti pada keuangan daerah. Kami di Nasdem, juga Hanura sepakat menolak pakai APBD membangun RS Tonrangeng. Tetapi ternyata, dalam anggaran 2017 dipaksakan masuk Rp45 miliar. Ini bahaya untuk keuangan daerah kita,” tandasnya. (mul/ris)

Terkait: AngggaranAPBDPareparePemkot

TerkaitBerita

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Mei 2026

...

Tim PKM Psikologi UNM Hadirkan Panggung Mini Qur’ani, Ubah Santri dari Diam Jadi Percaya Diri

Tim PKM Psikologi UNM Hadirkan Panggung Mini Qur’ani, Ubah Santri dari Diam Jadi Percaya Diri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 Mei 2026

...

Berita Terkini

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Editor: Muhammad Tohir
14 Mei 2026

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan