• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 27 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Pemkot Parepare Ngutang Rp70 Miliar ke Rekanan, Gegabah Menggunakan Anggaran?

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
28 April 2017
di Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Sejumlah pegiat antikorupsi dan NGO di Kota Parepare sedang hangat-hangatnya membicarakan mengenai utang Pemkot Parepare kepada rekanan. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, disebut mencapai Rp65 miliar. Namun konfirmasi terakhir dari Badan Anggaran, jumlahnya justru mencapai Rp70 miliar.

Aktivis NGO dan pegiat antikorupsi, rata-rata mendengar curhatan dari rekanan proyek fisik. Rekanan mengeluhkan sisa anggaran proyek yang mereka kerjakan belum dibayarkan. Beberapa diantara mereka bahkan mengungkapkan kekesalannya lewat medsos.

Mengenai hal tersebut, anggota Badan Anggaran DPRD Parepare Heri Ahmadi membenarkan adanya utang tersebut. “Jumlahnya justru lebih besar, sekira Rp70 miliar lebih. Diantara yang tertinggal pembayarannya itu anggaran Tonrangeng River Side, RS Tonrangeng, dan pengaspalan jalan,” urai Heri, Sabtu 29/4.

Anggota Badan Anggaran DPRD Parepare Heri Ahmadi (foto: handover)

Dia mengatakan, Pemkot tengah mencari jalan keluar masalah itu. Pasalnya, anggaran dari pusat berupa DAK belum bisa dipastikan pencairannya. Heri mengkritik, masalah ini dipicu karena Pemkot terlalu yakin bahwa DAK akan turun 100 persen.

“Pemkot tidak pernah berfikir jika keuangan pusat juga sementara goyang. Sehingga terjadi keterlambatan pembayaran ke kontraktor seharusnya bisa diantisipasi, namun nyatanya tidak. Pembangunan fisik tetap digenjot sementara anggarannya minus,” kritiknya.

Berita Terkait

Wali Kota Ungkap Munculnya Ide Pertemuan Saudagar di Parepare

Rayakan Idul Fitri di Lapangan Andi Makkasau, Wali Kota Parepare Paparkan Capaian

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Masalah lainnya, dana yang lambat dicairkan semuanya ditarik kembali ke pusat. Selain keterlambatan penyelesaian proyek, juga karena keterlambatan pelaporan yang seharusnya selesai pada bulan 12 lalu. “Tetapi sampai sekarang pelaporannya itu masih ada yang baru sampai 70-80 persen,” beber Heri.

Resiko terbesar bakal ditanggung Pemkot jika memaksa menggunakan APBD yang ada sekarang, untuk menutupi keterlambatan pembayaran. “Bisa saja terjadi defisiti pada keuangan daerah. Kami di Nasdem, juga Hanura sepakat menolak pakai APBD membangun RS Tonrangeng. Tetapi ternyata, dalam anggaran 2017 dipaksakan masuk Rp45 miliar. Ini bahaya untuk keuangan daerah kita,” tandasnya. (mul/ris)

Terkait: AngggaranAPBDPareparePemkot

TerkaitBerita

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

...

Lurah dan Ketua PKK Antang Pantau Pasar Murah Pemkot

Editor: Muhammad Tohir
15 Maret 2026

...

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan