• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 21 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Karir Polwan Asia Tenggara Terhambat, Jarang Dizinkan Berpatroli

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
26 Agustus 2020
di Hukum, Internasional
POLWN

Seorang wanita membagikan mawar kepada polisi Thailand di Police Club di Bangkok. (Foto: AFP)

BANGKOK, PIJARNEWS.COM — Polisi Wanita (Polwan) di Asia Tenggara, jarang diizinkan berpatroli. Mereka diberikan peran sebagai tenaga administratif yang menghambat karir mereka.

Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Polisi Internasional Interpol, Rabu (26/8/2020), melaporkan, wanita menyumbang 6 persen hingga 20 persen petugas polisi di 10 anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Menurut sebuah studi baru oleh Interpol, Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC) dan UN Women, jumlah polisi wanita dalam peran kepemimpinan masih rendah.

Masih sedikit ditempatkan untuk peran operasional, seperti patroli atau pengumpulan intelijen, mendukung karir dalam penegakan hukum.

Penelitian itu, mewawancarai hampir 200 petugas polisi perempuan dan laki-laki di seluruh wilayah, menemukan bahwa perempuan menginginkan lebih banyak pengalaman operasional. Tetapi merasa mereka biasanya tidak didorong untuk melakukannya.

Berita Terkait

Wali Kota Parepare Instruksikan Penghentian Sementara Penagihan PBB

Hadiri Konsolidasi PBB, Ketua DPD Gerindra Sulsel: Kedua Partai Bisa Saling Menguatkan

Perdana, Pembayaran PBB dengan Sistem QRIS Dinamis

Di Sidrap Bayar PBB Berhadiah Beras

“Untuk melawan kejahatan yang menjadi prioritas wilayah ini, pemerintah membutuhkan intelijen,” kata perwakilan regional UNODC Jeremy Douglas, di acara Bangkok untuk meluncurkan laporan tersebut.

“Wanita sering kali memiliki denyut nadi komunitas mereka dan tahu lebih banyak tentang kondisi lokal. Bahkan lebih luas daripada pria,” katanya kepada Thomson Reuters Foundation.

Menurut penelitian tersebut, sebagian besar negara Asia Tenggara memiliki kuota untuk mempekerjakan petugas polisi wanita. Target untuk meningkatkan perekrutan wanita, biasanya antara 10 persen dan 30 persen.

Tetapi kuota semacam itu sering digunakan sebagai batas atas untuk mengatur akses perempuan ke profesi, yang bertindak sebagai batasan berapa banyak petugas perempuan yang dapat direkrut pada tahun tertentu.

Indonesia memiliki persentase terendah petugas wanita di lembaga penegakan hukum sebesar 6 persen. Laos memiliki persentase tertinggi dengan 20 persen.

Selain itu, kata dia, ditemukan bahwa ketika ditempatkan di bagian operasional, petugas perempuan membangun kepercayaan dengan masyarakat, meningkatkan tanggapan terhadap kejahatan seksual dan berbasis gender, dan mengurangi situasi tegang.

“Kami tidak akan mencapai ruang di mana Anda memiliki kepercayaan penuh dari masyarakat jika kita tidak melihat keragaman gender,” kata Mohammad Naciri, direktur Wanita PBB untuk Asia dan Pasifik. (er/*)

Sumber: CNA

Terkait: ASIA TenggaraPBBPolwan

TerkaitBerita

Dua Pelaku Dugaan Asusila Lewat Live Medsos Ditangkap Polres Sidrap

Dua Pelaku Dugaan Asusila Lewat Live Medsos Ditangkap Polres Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
5 Mei 2026

...

Kisah di Balik Layar Mahasiswa Pinrang Bongkar Kredit Fiktif: Diancam hingga Rumah Dicari

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 Januari 2026

...

Tok! Hakim Tolak Praperadilan Tersangka Narkoba di Parepare, Penangkapan Polisi Sah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Januari 2026

...

Unik di Parepare, Suami Curi Motor Istri

Editor: Muhammad Tohir
8 Januari 2026

...

Berita Terkini

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Editor: Muhammad Tohir
21 Mei 2026

Kaprodi IP UMS Rappang Raih Doktor Cumlaude di UMY, Tuntaskan Studi 2,9 Tahun dengan 7 Publikasi Scopus

Kaprodi IP UMS Rappang Raih Doktor Cumlaude di UMY, Tuntaskan Studi 2,9 Tahun dengan 7 Publikasi Scopus

Editor: Muhammad Tohir
21 Mei 2026

Bupati Sidrap ke Siswa SMPN 1 Watang Pulu: Pendidikan adalah Jalan Meraih Kesuksesan

Bupati Sidrap ke Siswa SMPN 1 Watang Pulu: Pendidikan adalah Jalan Meraih Kesuksesan

Editor: Muhammad Tohir
20 Mei 2026

Jelang Idul Adha, Wabup Pinrang Pimpin Rapat TPID Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok

Jelang Idul Adha, Wabup Pinrang Pimpin Rapat TPID Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok

Editor: Muhammad Tohir
20 Mei 2026

Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Wali Kota Parepare Tekankan Kedaulatan Digital

Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Wali Kota Parepare Tekankan Kedaulatan Digital

Editor: Muhammad Tohir
20 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan