• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 19 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI: Kala Kerinduan Tatap Muka Terhalang Dinding Tebal Pandemi

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
18 September 2020
di Opini
Oleh : Ummu Fikri (Pengajar dan Pemerhati Sosial)

Oleh : Ummu Fikri (Pengajar dan Pemerhati Sosial)

OPINI–Pandemi terjadi di Indonesia sudah berjalan tujuh bulan, sejak bulan Maret dan belum terlihat tanda-tanda yang mampu menenangkan hati. Betapa tidak, jumlah kasus terkonfirmasi semakin hari semakin bertambah. Padahal kerinduan akan bertatap muka dalam proses pembelajaran saat ini begitu terasa.

Dilansir dari seputartangsel.com edisi 11/-9/2020, Pertambahan kasus baru positif Covid19 di Indonesia stabil di atas 3.000 kasus per hari. Diprediksi, jika hal ini terus berlanjut, jumlah total kasus terkonfirmasi positif kasus Covid19 akan tembus 300.000 per Oktober 2020.
Satuan tugas penanganan covid-19 mencatat pada Jumat 11 September 2020, terdapat tambahan 3.737 kasus positif di seluruh Indonesia. Dengan tembahan 3.737 kasus perhari ini total 210.940 kasus positif covid-19 di seluruh Indonsia.

Belum lagi dengan ada beberapa penemuan klaster-klaster baru membuat daftar panjang kasus masa pandemi ini. Klaster perkantoran, rumah ibadah bahkan keluarga membuat rentetan kejadian penambahan jumlah pasien positif semakin tinggi. Padahal di sisi lain pemerintah sudah melakukan treatment untuk menekan penambahan jumlah kasus positif.

Iklan disiplin dalam menggunakan masker, cuci tangan dan terus melakukan physical distancing hampir setiap waktu kita temukan diberbagai media. Bahkan sampai saat ini pembelajaran tatap muka di sekolah pun belum dapat dilakukan.
Melihat perjalanan pandemi yang sudah tujuh bulan ini, memang bukan waktu yang sebentar. Jika melihat kalender akademik, seharusnya sekolah saat ini sedang masa ulangan tengah semester. Artinya di semester genap ini sudah harus menyelesaikan sekitar 50 % materi ajar dan selanjutnya diadakan ulangan jika dalam kondisi normal. Namun, dengan kondisi yang saat ini, dengan segala keterbatasan pembelajaran akhirnya capaian materipun tak maksimal.

Sebagai seorang pendidik di Madrasah Ibtidaiyah saya merasakan betul kerinduan ini. Bahkan saat bertemu dengan murid pun mereka selalu bertanya kapan kita bisa belajar di sekolah. Pernah saya lontarkan sebuah pertanyaan apa yang kalian rindukan, mereka pun dengan polos menjawab, belajar di kelas, jajan, bermain dan sholat bareng. Inilah kerinduan, yang pastinya hampir semua warga sekolah merindukan.

Berita Terkait

Mahasiswa UMPAR Turun ke Sekolah, Perkuat Karakter dan Edukasi Siswa SD melalui Program MKWK

Bupati Sidrap Turut Antar MBG, Para Siswa Tampak Ceria

Sidak Proyek Renovasi Sekolah, Wakil Wali Kota Parepare: Alokasi untuk Dunia Pendidikan Harus Tepat Sasaran

Dua Geng Sepakati Damai Usai Polsek Lembang Turun Tangan

Setidaknya segala sesuatu yang Allah berikan, baik atau buruk menurut kita tapi sejatinya itu adalah kebaikan. Lewat pandemi Allah mengajarkan kepada kita bahwa kebersamaan itu akhirnya di rindukan. Sebagaimana Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 216 yang artinya “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui”.

Saat ini hal yang dapat kita lakukan dengan terus disiplin saat melakukan aktivitas dengan protokol kesehatan, berdoa disepanjang waktu agar pandemi ini cepat berakhir, karena kita tak pernah tahu doa siapa diantara kita yang akan dikabulkan. Jika Allah belum mengabulkan pun setidaknya kita bersabar karena Allah mengajarkan kita agar bersabar terhadap ujian yang diberikan. Firman allah dalam surat Al Baqarah ayat 155 yang artinya “ Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan. Kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang orang yang sabar.”

Buat para pelajar jadikan kondisi seperti ini untuk tetap semangat dalam menuntut ilmu, karena menuntut ilmu harus terus berlangsung saat pandemi apalagi saat normal. Kerinduan ini kita sampaikan kepada Sang Kholik agar wabah ini cepat berlalu dan kelak akan terobati melalui tatap muka yang sesungguhnya.

Wallahu’alam

Terkait: BelajarPandemiSekolah

TerkaitBerita

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Legitimasi Agama dan Bahaya Provokasi Umat Islam

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan