• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 19 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI: Pembelajaran Jarak Jauh: Masalah dan Urgensinya

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
30 Mei 2021
di Opini
Bahtiar

Oleh : Bahtiar (Tenaga Pendidik IAIN Parepare)

OPINI — Istilah dan penerapan pembelajaran jarak jauh dalam dunia pendidikan sebenarnya bukan barang baru di negeri ini, apalagi di negara-negara berperadaban maju. Di Indonesia beberapa dekade yang lalu sebelum masa pandemi Covid-19 hadir, pembelajaran jarak jauh sudah ada, hanya saja yang akrab dengan model itu adalah kalangan sivitas akademika Universitas Terbuka (UT) yang relatif kecil. Setelah Pandemi Covid mamapar negeri ini dan negeri-negeri lain di dunia, barulah dunia pendidikan tanpa kecuali, akrab dengan hal tersebut, dengan istilah pembelajaran On Line atau Pembelajaran Daring. Pengenalan dan Penerapan pembelajaran jarak jauh dalam dunia pendidikan berlangsung massif secara terpaksa.

Dalam proses pengenalan yang begitu mepet dengan penerapan pembelajaran jarak jauh tersebut tidak memberikan waktu yang banyak lagi untuk mempersiapkan diri. Mungkin kondisi ini bisa dikorelasikan dengan teori kepepet yang biasa terdengar di kalangan komunitas tertentu, yang berasumsi bahwa apapun akan bisa dilakukan jika dalam kondisi kepepet, ada persiapan atau tidak terbukti menghasilkan out put. Akhirnya, walaupun tetap berlangsung tetapi terlihat masalahya lebih banyak dari pada manfaatnya.

Di masa lalu, sekitar satu dekade sebelumnya pembelajaran jarak jauh yang berlangsung di Universitas Terbuka berjalan tanpa memperlihatkan masalah yang berarti, artinya tetap jalan tanpa dibarengi dengan menyeruaknya masalah yang menghebohkan, Padahal media pembelajaran waktu itu sangat terbatas dibanding sekarang. Di masa lalu Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hanya menggunakan media Televisi, dan Radio serta media cetak yang nota bene intensitas interaktifnya jauh dari memadai. Pesawat Televisi juga masih belum menjadi barang yang hampir bisa ditemukan di setiap keluarga waktu itu. Sementara Radio memang relatif lebih banyak tetapi sangat tidak interaktif.

Jaman sekarang sungguh banyak pilihan untuk menunjang pembelajaran jarak jauh, jangankan TV apalagi Radio, Handphone yang saat ini hampir setiap keluarga memiliki piranti komunikasi yang multiguna ini. Belum lagi Computer baik yang stagnan maupun yang mobile sama sekali bukan barang langka, terutama diperkotaan, di samping aplikasi yang dapat digunakanpun begitu beragam, mulai dari WhatsApp (WA) Edlink, Zoom dan sebagainya. TV dan radio juga semakin maju dan bisa interaktif. Memang di tempat-tempat tertentu masih ada masalah, baik piranti komunikasi tersebut maupun jaringan yang menghubungkannya dengan dunia luar masih ada. Tetapi sejatinya pembelajaran jarak jauh tidak terlalu heboh masalahnya saat ini kecuali memang ditempat-tempat terpencil tadi atau kasus-kasus tertentu saja.

Berikut ulasan selengkapnya…

Berita Terkait

Mudahkan Pembayaran, PAM Tirta Karajae Luncurkan Pembayaran Online

Sudah Kirim Uang Puluhan Juta, Warga Sidrap Ini Mengaku Tertipu Kosmetik hingga Pelaku Tertangkap

Covid-19 Berlalu, Warga Tanete Ini Masih Hidup Dalam Pilu

Pemberitaan Soal Pelanggan Kecewa, PDAM Makassar Jelaskan Sebabnya

Laman 1 dari 3
123Selanjutnya
Terkait: Covid-19OnlinePembelajaran

TerkaitBerita

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026

...

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Berita Terkini

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Bupati Sidrap Turun Sawah di Desa Lise, Produktivitas Padi Capai 9,1 Ton per Hektare

Bupati Sidrap Turun Sawah di Desa Lise, Produktivitas Padi Capai 9,1 Ton per Hektare

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

HUT Perpustakaan, Pemkab Sidrap Boyong Dua Penghargaan Provinsi

HUT Perpustakaan, Pemkab Sidrap Boyong Dua Penghargaan Provinsi

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Wali Kota Parepare Ajak ASN Tingkatkan Budaya Literasi dan Baca Al-Qur’an

Wali Kota Parepare Ajak ASN Tingkatkan Budaya Literasi dan Baca Al-Qur’an

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan