• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 24 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Begini Kronologis Munculnya Edaran Soal Radio Peduli

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
31 Mei 2017
di Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Sorotan luas terus dialamatkan terhadap Pemkot Parepare yang dipimpin Taufan Pawe, yang dinilai otoriter dan mengintervensi mesjid memutar siaran Radio Peduli jelang buka puasa. Masyarakat mempertanyakan, kenapa surat edaran itu mesti diterbitkan?

Kabid Pendayagunaan Media Komunikas Diskominfo, Arwah Rahman menjelaskan, surat edaran itu merupakan tindak-lanjut hasil rapat di Dinas Kominfo Jumat pekan lalu . Rapat itu dihadiri ketua dewan masjid kota Parepare, Kementerian Agama Kota Parepare dan pengurus Masjid Agung dan Kadis Kominfo sendiri.

Dalam rapat disepekati agar waktu berbuka untuk seluruh Masjid sebagai panduan umat Islam Parepare disamakan, selama ini beragam mesti bedanya hanya menit dan detik. Karena itu perlu ada masjid yang jadi rujukan. Maka disepekatilah masjid Agung Parepare.

“Agar azan Mesjid Agung bisa tersebar luas, disepakatilah radio peduli yang memiliki pesawat pemancar di Masjid Agung. Jadi radio peduli hanya memfasilitasi. Jangan dikesankan seakan-akan hanya radio peduli yang mau didengar,” urainya.

Arwah menambahkan, sekiranya ada radio lain juga mau menyebarluaskan juga sejatinya disilahkan. Namun pertanyaannya adalah pesawat pemancar meraka tidak ada di Majid Agung sebagaimana Radio Peduli. “Pemancar di mesjid agung itu sendiri diadakan secara khusus sejak beberapa tahun lalu, dan bukan di Ramadan direlay,” tandas Arwah.

Berita Terkait

Kapolres Parepare Tegaskan Netralitas Anggota Polri di Pilkada 2024

Dikawal Aparat Keamanan, KPU Parepare Distribusikan Logistik Pilkada ke Gudang Kecamatan

Masa Tenang, Personel Gabungan Tertibkan APK Tanpa Sisa

Debat Publik Pertama Pilwalkot Parepare, ANH-TQ: Performa Semua Calon Baik, Tapi Kami Lebih Baik

* Ceramah Taufan Pawe

Sementara itu, pegiat radio Handy Hidayat kembali membeberkan fakta lain yang mengejutkan. Ternyata ceramah Taufan Pawe yang diputar di Radio Peduli jelang buka puasa, adalah hasil rekaman yang dilakukan di Radio Mesra sebelum TP jadi Walikota.

“Waktu itu saya sendiri yang antar rekaman itu ke Dinas Infokom. Saya tidak pernah fikir apapun kecuali untuk saling membantu. Saya juga tidak menerima satu sen-pun atas rekaman itu. Tetapi sekarang, kenapa kebijakannya justru seperti itu (berpotensi menyaingi radio swasta, red),” tulis Handy.

Handy juga mengkritik apakah Pemda berwenang mengatur persoalan keagamaan seperti demikian. “Apakah perbedaan 1 – 2 menit itu dianggap masalah? Bahkan kalau memang gara-gara Pemkot tidak ada ucapan berbuka/imsak di radio swasta, kami radio swasta siap memutarnya dengan gratis. Jadi kenapa harus membuat keputusan yang terkesan otoriter,” tegasnya. (ris)

Terkait: Pemerintahan OtoriterPilwalkot ParepareRadio Peduli

TerkaitBerita

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal  Muhammadiyah Sulbar  Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal Muhammadiyah Sulbar Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

BeritaTerkini

Tasming Hamid Terima SK ULT P4GN, Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba di Parepare

Tasming Hamid Terima SK ULT P4GN, Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba di Parepare

Editor: Muhammad Tohir
23 April 2026

Audisi Offline “D’Academy 8” Digelar di Sidrap, Selfi Yamma Juri, Andi Syaqirah DA7 Bintang Tamu

Audisi Offline “D’Academy 8” Digelar di Sidrap, Selfi Yamma Juri, Andi Syaqirah DA7 Bintang Tamu

Editor: Muhammad Tohir
23 April 2026

Pastikan Korban Tertangani, Tasming Hamid Temui Korban Kebakaran di Lumpue

Pastikan Korban Tertangani, Tasming Hamid Temui Korban Kebakaran di Lumpue

Editor: Muhammad Tohir
22 April 2026

Penandatanganan rekomendasi LKPJ TA 2025, Wali Kota Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Penandatanganan rekomendasi LKPJ TA 2025, Wali Kota Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Editor: Muhammad Tohir
22 April 2026

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan