• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 20 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Begini Kronologis Munculnya Edaran Soal Radio Peduli

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
31 Mei 2017
di Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Sorotan luas terus dialamatkan terhadap Pemkot Parepare yang dipimpin Taufan Pawe, yang dinilai otoriter dan mengintervensi mesjid memutar siaran Radio Peduli jelang buka puasa. Masyarakat mempertanyakan, kenapa surat edaran itu mesti diterbitkan?

Kabid Pendayagunaan Media Komunikas Diskominfo, Arwah Rahman menjelaskan, surat edaran itu merupakan tindak-lanjut hasil rapat di Dinas Kominfo Jumat pekan lalu . Rapat itu dihadiri ketua dewan masjid kota Parepare, Kementerian Agama Kota Parepare dan pengurus Masjid Agung dan Kadis Kominfo sendiri.

Dalam rapat disepekati agar waktu berbuka untuk seluruh Masjid sebagai panduan umat Islam Parepare disamakan, selama ini beragam mesti bedanya hanya menit dan detik. Karena itu perlu ada masjid yang jadi rujukan. Maka disepekatilah masjid Agung Parepare.

“Agar azan Mesjid Agung bisa tersebar luas, disepakatilah radio peduli yang memiliki pesawat pemancar di Masjid Agung. Jadi radio peduli hanya memfasilitasi. Jangan dikesankan seakan-akan hanya radio peduli yang mau didengar,” urainya.

Arwah menambahkan, sekiranya ada radio lain juga mau menyebarluaskan juga sejatinya disilahkan. Namun pertanyaannya adalah pesawat pemancar meraka tidak ada di Majid Agung sebagaimana Radio Peduli. “Pemancar di mesjid agung itu sendiri diadakan secara khusus sejak beberapa tahun lalu, dan bukan di Ramadan direlay,” tandas Arwah.

Berita Terkait

Kapolres Parepare Tegaskan Netralitas Anggota Polri di Pilkada 2024

Dikawal Aparat Keamanan, KPU Parepare Distribusikan Logistik Pilkada ke Gudang Kecamatan

Masa Tenang, Personel Gabungan Tertibkan APK Tanpa Sisa

Debat Publik Pertama Pilwalkot Parepare, ANH-TQ: Performa Semua Calon Baik, Tapi Kami Lebih Baik

* Ceramah Taufan Pawe

Sementara itu, pegiat radio Handy Hidayat kembali membeberkan fakta lain yang mengejutkan. Ternyata ceramah Taufan Pawe yang diputar di Radio Peduli jelang buka puasa, adalah hasil rekaman yang dilakukan di Radio Mesra sebelum TP jadi Walikota.

“Waktu itu saya sendiri yang antar rekaman itu ke Dinas Infokom. Saya tidak pernah fikir apapun kecuali untuk saling membantu. Saya juga tidak menerima satu sen-pun atas rekaman itu. Tetapi sekarang, kenapa kebijakannya justru seperti itu (berpotensi menyaingi radio swasta, red),” tulis Handy.

Handy juga mengkritik apakah Pemda berwenang mengatur persoalan keagamaan seperti demikian. “Apakah perbedaan 1 – 2 menit itu dianggap masalah? Bahkan kalau memang gara-gara Pemkot tidak ada ucapan berbuka/imsak di radio swasta, kami radio swasta siap memutarnya dengan gratis. Jadi kenapa harus membuat keputusan yang terkesan otoriter,” tegasnya. (ris)

Terkait: Pemerintahan OtoriterPilwalkot ParepareRadio Peduli

TerkaitBerita

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Mei 2026

...

Tim PKM Psikologi UNM Hadirkan Panggung Mini Qur’ani, Ubah Santri dari Diam Jadi Percaya Diri

Tim PKM Psikologi UNM Hadirkan Panggung Mini Qur’ani, Ubah Santri dari Diam Jadi Percaya Diri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 Mei 2026

...

Berita Terkini

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan