• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial

Komitmen Jalankan Program PASTI BERAKSI, Pemkot Parepare Kumpulkan Data Valid Anak Tidak Sekolah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
5 Agustus 2022
di Advertorial, Pemkot Parepare
Komitmen Jalankan Program PASTI BERAKSI, Pemkot Parepare Kumpulkan Data Valid Anak Tidak Sekolah

BeritaTerkait

Kukuhkan Calon Paskibraka Parepare 2026, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Kukuhkan Calon Paskibraka Parepare 2026, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

16 Agustus 2026
Imigrasi Parepare Merdeka Fest Semarakkan HUT RI, Ada Pasporia hingga Donor Darah

Imigrasi Parepare Merdeka Fest Semarakkan HUT RI, Ada Pasporia hingga Donor Darah

16 Agustus 2026
DPRD dan Pemkab Sidrap Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Jadi Landasan Penyusunan APBD

DPRD dan Pemkab Sidrap Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Jadi Landasan Penyusunan APBD

14 Agustus 2026
44 Hari KKN UNHAS di Parepare, Wali Kota Minta Hasil Program Ditindaklanjuti

44 Hari KKN UNHAS di Parepare, Wali Kota Minta Hasil Program Ditindaklanjuti

14 Agustus 2026

PAREPARE, PIJARNEWS.COM–Demi mendukung program Pemprov Sulsel, PASTI BERAKSI (Penanganan Anak Tidak Sekolah Berbasis Aksi Kolaborasi), pemerintah Kota Parepare siap  bergerak.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Parepare mengumpulkan para Lurah, TNI, Polri, dan stakeholder untuk membahas teknis aksi kolaborasi penanganan anak tidak sekolah ini di Aula Disdikbud Parepare, Kamis, (4/8/2022).

Sekretaris Disdikbud Parepare, HM Makmur SPd MM dalam pertemuan itu mengatakan, program PASTI BERAKSI ini adalah komitmen Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman untuk mengentaskan permasalahan anak tidak sekolah di seluruh Kabupaten/Kota di Sulsel. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi dengan seluruh stakeholder termasuk TNI Polri untuk mensukseskan program ini.

“Program ini sudah dilaunching di Provinsi, yang dihadiri Bapak Pangdam dan Bapak Kapolda menandatangani MoU, karena itu di Parepare kami juga melibatkan TNI Polri dalam aksi kolaborasi ini,” kata Makmur.

Makmur mengemukakan, sebagai langkah awal di Parepare, akan didata secara valid anak tidak sekolah usia 7 sampai 18 tahun atau jenjang pendidikan SD sampai SMA, beserta permasalahannya. Karena itu, diminta kepada seluruh Lurah di Parepare untuk mengoptimalkan peran RT dan RW dalam mendata anak tidak sekolah di wilayahnya, sehingga diperoleh data akurat. Kemudian ditindaklanjuti dengan langkah intervensi.

“Kalau data BPS tahun 2019, anak tidak sekolah di Parepare ada 2.251 orang. Namun kita butuh data akurat terupdate, sehingga diminta setiap Lurah optimalkan RT dan RW-nya untuk mendapatkan data valid. Setelah itu baru kita bekerja untuk mengajak kembali sekolah, dan bagaimana pertahankan anak itu tetap sekolah,” ulas Makmur yang juga Ketua PGRI Parepare.

Tidak hanya mendata, tapi juga digali permasalahan apa penyebab anak tidak sekolah. Makmur menekankan, jika karena kendala ekonomi tidak punya biaya, ada bantuan seragam dan beasiswa dari Pemkot Parepare melalui Disdikbud. Namun jika masalah lain, seperti anak itu bekerja dan menjadi tulang punggung keluarga, dibutuhkan kolaborasi dalam mencerahkan anak dan orang tuanya agar tetap bisa mendapatkan pendidikan dan ijazah.

“Mungkin polanya kita daftar pendidikan Paket A, B, atau C, yang penting anak itu bisa mendapatkan pendidikan dan ijazah,” tegas mantan Kepala SMPN 4 Parepare ini.

Program PASTI BERAKSI untuk gelombang pertama sudah jalan di 12 Kabupaten Kota di Sulsel. Parepare masuk untuk gelombang kedua bersama 11 Kabupaten Kota lainnya dalam program ini.

Program ini diapresiasi oleh Pemerintah Pusat dan UNICEF, karena baru setahun berjalan untuk gelombang pertama sudah berhasil menyekolahkan 14.700 anak tidak sekolah di Sulsel.

Karena itu untuk mendorong program ini terus berjalan, Pemprov Sulsel telah menerbitkan Peraturan Gubernur Sulsel Nomor 71 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Percepatan Penanganan Anak Tidak Sekolah (PPATS). Dan Surat Edaran Gubernur Sulsel tentang Program Percepatan Penanganan Anak Tidak Sekolah di Provinsi Sulsel yang ditujukan kepada Bupati dan Wali Kota se-Sulsel. (adv)

Sumber : Suaraya
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Pemkot Parepare

BeritaTerkait

Ada Aduan di “Lapor Pak Wali”, PKL di Area Fasum Sumpang Ditertibkan

Ada Aduan di “Lapor Pak Wali”, PKL di Area Fasum Sumpang Ditertibkan

Editor: Tohir Muhammad
9 Juli 2026

...

Respons “Gemar”, Para Ayah Ambil Rapor Anak di UPTD SMPN 1 Parepare

Respons “Gemar”, Para Ayah Ambil Rapor Anak di UPTD SMPN 1 Parepare

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Juni 2026

...

Evaluasi SAKIP Tahun 2025, Tasming Hamid Apresiasi 10 Perangkat Daerah

Evaluasi SAKIP Tahun 2025, Tasming Hamid Apresiasi 10 Perangkat Daerah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
18 Juni 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi