• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 19 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Ada Isu Pelecehan Oknum Dosen dan Mahasiswi, UMS Rappang Ungkap Hasil Pemeriksaan Sementara

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
31 Juli 2024
di Ajatappareng

SIDRAP, PIJARNEWS. COM–Kampus terbesar di Kabupaten Sidrap Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) diterpa isu pelecehan oknum dosen pada mahasiswanya.

UMS Rappang melalui Wakil Rektor 1 DR. Muhammad Rais Razak menjelaskan bahwa pihak kampus tidak tinggal diam dengan langsung menindak lanjuti guna memastikan apakah isu tersebut benar adanya.

Muhammad Rais membenarkan adanya aduan terkait hal tersebut oleh seoarang mahasiswi, bukan dua mahasiswi sebagaimana isu yang berkembang sebelumnya, dan itu terjadi pada Sabtu (27/7/2024) saat final tes.

Dijelaskannya bahwa di UMS memiliki mekanisme, termasuk soal pelecehan, maupun soal Korupsi ada Satgas khusus yang menangani hal tersebut.

“Kami juga mengelola perguruan tinggi ini memiliki patokan atau pedoman perguruan tinggi Muhammadiyah, dalam pendoman itu dijelaskan langkah apa yang akan diambil jika menemukan kasus-kasus seperti ini, ” ujarnya.

Berita Terkait

Safari Ramadan, Bupati Sidrap Ungkap Kondisi Ekonomi Desa Bila Riase

Bupati Sidrap Dorong Petani di Wala Kejar Target Panen 10 Ton Perhektar

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Panen Bersama Petani di Lasiwala, Bupati Sidrap Mengaku Terharu Karena Ini

Diungkapkannya, sebagai penanggung jawab akademik saat mendapatkan aduan pihaknya langsung gerak cepat menindak lanjuti dengan memanggil yang bersangkutan.

“Tidak ada sama sekali yang seperti diberitakan, tidak ada kontak fisik menurut pengakuan dosen maupun mahasiswanya, jadi penegasan kami tidak ada,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Warek III UMS Rappang Dr. Herman D, menjelaskan pihaknya dan Satgas saat ini masih melakukan pendalaman dengan melakukan pemeriksaan terhadap dosen yang terindikasi sebagai pelaku maupun yang terindikasi sebagai korban.

“Informasi yang bisa saya sampaikan untuk sementara bahwa belum ada kontak fisik antara dosen dan mahasiswa yang dimaksud dalam berita,” ungkapnya.

Saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman apakah ada hal-hal lain yang terjadi diluar kontak fisik tersebut.

“Apakah ada kekerasan verbal atau kekerasan fisual atau yang lain yang menyebabkan korban tidak enak sehingga melakukan pengaduan,” paparnya.

Dijelaskannya bahwa proses penanganan kasus tersebut prosesnya cukup panjang. Jika misalnya hari ini ada jaminan tidak ada perbuatan dimaksud, namun dikemudian hari atau satu, dua bulan ditemukan adanya bukti, maka lanjut Herman akan kembali ke pihak kampus.

Saat ini pihak kampus juga masih berpedoman pada asas praduga tak bersalah, terkait penjatuhan sanksi terhadap oknum dosen yang terindikasi pelaku. Sebab kata Warek III jika diberikan sanksi, namun dikemudian hari pembuktian terbalik, maka pihaknya akan dituntut.

“Terkait sanksi itu juga kami masih telusuri, karena jangan sampai kami mengambil langkah-langkah langsung memberikan sanksi, namun pembuktian dikemudian hari terbalik, maka kami akan dituntut balik, paling tidak kami di adukan di Pengadilan Tata Usaha Negara,” ucapnya.

“Jadi teman-teman wartawan bersabar, kami akan tuntaskan termasuk bersama teman-teman Satgas disini dan ketika ada titik terangnya, akan kami sampaikan kepada teman-teman media, agar tidak simpang siur, ” tambahnya.

UMS Rappang juga menegaskan tidak mentolerir jika terjadi prilaku menyimpang termasuk soal pelecehan seksual. Dan UMS Rappang juga memiliki mekanisme mulai dari pencegahan hingga penanganan pelanggaran.

Terkait: PelecehanSidrapUMS RappangWarek

TerkaitBerita

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan