• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 23 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Ada Yang Kesetrum? Segera Lakukan Ini

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
21 Januari 2017
di Kesehatan, Teknologi

PIJARNEWS.COM — Kasus tersengat listrik (kesetrum) yang mengakibatkan kematian, tidak jarang kita temukan disekitar kita. Saat tersengat, sel-sel dalam tubuh pecah sehingga menyebabkan kematian jaringan.

Lalu, apa yang terjadi saat seseorang kesetrum? Sesaat setelah korban kesetrum, korban akan terjatuh. Terdapat kontraksi otot yang mengakibatkan kejang, dehidrasi, luka bakar, penggumpalan darah, kematian jaringan tubuh, gangguan gagal napas, jantung, dan ginjal.

Jika ada keluarga atau teman yang tersengat listik, berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan:
– Pertama-tama Anda harus memutus sumber aliran listrik.
– Pindahkan sumber listrik yang diduga mengakibatkan korban kesetrum dengan menggunakan alat berbahan dasar kayu atau plastik (karena kedua bahan ini tidak dapat menghantarkan aliran listrik).
– Segera hubungi petugas medis. Saat menunggu, Anda bisa melihat kondisi korban dengan mencermati tanda vital korban.
– Hindari menyentuh korban, karena dikhawatirkan masih ada aliran listrik di tubuhnya.

Tanda-tanda vital yang perlu diperhatikan adalah:
– Apakah korban masih bernapas atau batuk-batuk.
– Apakah korban terlihat dapat bergerak atau tidak.
– Jika pasien masih bernapas, jangan terlalu jauh memindahkan korban dari tempat kejadian. Hal ini untuk menghindari cedera lain yang mungkin terjadi pada korban.
– Sambil menunggu petugas medis datang, tetap temani korban dan tutupi tubuhnya dengan selimut.

Jika Anda melihat korban tidak bernapas, lakukan resusitasi jantung paru-paru. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
– Kompresi dada dapat dilakukan dengan meletakkan satu tangan di atas tangan yang lain dan menekan dada korban dengan kuat. Kompresi dada ditujukan untuk membantu aliran darah menuju jantung dan otak korban.
– Lakukan gerakan menekan dengan menjaga lengan dan bahu lurus di atas tangan.
– Lakukan dengan kecepatan 100 kali per menit.
– Dorong dengan keras dan cepat. Penolong tidak perlu takut dan ragu untuk melakukan kompresi dada yang dalam, karena risiko ketidakberhasilan justru terjadi ketika kompresi dada yang dilakukan kurang dalam. Kedalaman kompresi yang disarankan adalah sekitar 5-5.5 cm.
– Anda dapat berhenti jika korban mulai bernapas atau petugas medis sudah datang.
– Baringkan korban dan jika memungkinkan, posisi kepala lebih rendah dari kaki agar aliran darah cepat menuju jantung.

Berita Terkait

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

Dukung Program Listrik Masuk Sawah, Sidrap Rekonsiliasi PBJT dengan PLN

Wawali Parepare Dukung Program Light Up The Dream PLN Parepare

Kejadian kesetrum dapat terjadi kapan pun. Oleh sebab itu, pencegahan dengan menggunakan perangkat listrik yang baik sangatlah penting. Pembuatan jalur kabel listrik yang sesuai dengan aturan PLN juga sebaiknya dilakukan. (*)

Terkait: ListrikPLN

TerkaitBerita

Wali Kota Parepare Tegaskan Faskes Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

Editor: Muhammad Tohir
18 Februari 2026

...

Direktur Pijarnews.com Hadiri AI Tools Training for Journalists Suara.com–LMC Didukung GNI di Makassar

Editor: Muhammad Tohir
3 Februari 2026

...

Satu Tahun Program Makan Bergizi Gratis: Antara Cita-cita Mulia dan “Bom Waktu” Penyakit

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Januari 2026

...

KabarMakassar-BBC Media Action Gelar Training Advanced Tracking AI, Lawan Mis/Disinformasi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 November 2025

...

BeritaTerkini

Pastikan Korban Tertangani, Tasming Hamid Temui Korban Kebakaran di Lumpue

Pastikan Korban Tertangani, Tasming Hamid Temui Korban Kebakaran di Lumpue

Editor: Muhammad Tohir
22 April 2026

Penandatanganan rekomendasi LKPJ TA 2025, Wali Kota Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Penandatanganan rekomendasi LKPJ TA 2025, Wali Kota Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Editor: Muhammad Tohir
22 April 2026

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

Wali Kota Parepare Dukung Musda VI ICMI, Jadi Momentum Perkuat Persatuan Ormas Islam

Wali Kota Parepare Dukung Musda VI ICMI, Jadi Momentum Perkuat Persatuan Ormas Islam

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan