• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 17 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Ahli Gizi UGM: Buka Puasa dengan Gorengan Tidak Disarankan

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
28 Maret 2023
di Khazanah
Ilustrasi gorengan

Ilustrasi gorengan

RAMADAN, PIJARNEWS.COM–Siapa yang tidak suka gorengan? Makanan yang bisa ditemukan di setiap pinggir jalan ini memang menggugah selera dan kerap dijadikan menu untuk berbuka puasa. Namun, sebenarnya berbuka puasa dengan gorengan itu tidak baik loh.

Menurut ahli gizi dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM), Tony Arjuna, buka puasa dengan gorengan tidak disarankan. Menurutnya, gorengan memiliki komposisi karbohidrat dan lemak yang tidak baik untuk tubuh.

“Gorengan sangat tidak direkomendasikan untuk buka puasa karena komposisinya dominan karbohidrat dan lemak tidak sehat,”ungkap Tony dalam situs UGM, dikutip pada Senin (27/3/2023).

Minyak Gorengan: Sumber Kolesterol dan Karbohidrat

Tony mengatakan proses pengolahan gorengan biasa menggunakan minyak yang sudah dipakai secara berulang-ulang. Minyak yang terkandung dalam gorengan tersebut tidak ideal dan dapat menjadi sumber kolesterol bagi tubuh.
“Kan jarang yang ada gorengan yang 1-2 kali pakai ganti minyaknya. Kebanyakan minyak yang digunakan itu sudah dipakai berkali-kali dan jadi model sumber kolesterol,” ujar doktor nutrisi klinis dari University of Adelaide, Australia itu.

Berita Terkait

Berlomba Dalam Kebaikan, EESA FKIP UMPAR dan IKA PBI Gelar Ramadan Berbagi Chapter 7

Hari Terakhir Pesantren Ramadan SDIT Andalusia, Siswa Bersalawat hingga Menonton Cerita Anak Islami

Ribuan Warga Makassar Ikuti Gerakan Makassar Salat Subuh Berjamaah di Anjungan Pantai Losari

Organisasi Pemula-Paskas dan PMII Bagikan 400 Nasi Dus ke Masjid-masjid di Parepare

Selain itu, menurut Tony gorengan tersusun dari karbohidrat sederhana yang sifatnya cepat dibakar dan dicerna oleh tubuh. Kondisi tersebut menyebabkan kadar gula darah dalam tubuh menjadi cepat turun dan menyebabkan seseorang yang mengonsumsinya cepat merasa lapar.

“Berbuka dengan yang manis sebenarnya juga tidak terlalu ideal karena karena cepat menaikkan gula darah dan turunnya juga cepat sehingga mudah merasa lapar kembali,” jelas Tony.

Karbohidrat Kompleks Lebih Baik Dikonsumsi

Tony memberikan rekomendasi untuk mengonsumsi makanan dengan karbohidrat yang kompleks untuk buka puasa. Hal ini karena karbohidrat kompleks akan lebih lambat dicerna oleh tubuh sehingga membuat rasa lapar tidak cepat mudah datang.

Contoh-contoh dari karbohidrat kompleks ini adalah buah-buahan. Melansir dari laman Yankes Kemkes, beberapa karbohidrat kompleks lainnya adalah nasi merah, soba, gandum, jelai, quinoa, bulgur, apel, beri, pisang, brokoli, sayuran berdaun hijau, kentang, ubi, jagung, dan masih banyak lagi.

“Kalau makan besar baiknya yang dikonsumsi yang dominan proteinnya karena pengolahan dalam tubuh lebih pelan dan menaikkan gula darah dalam tubuh secara perlahan,” kata Tony. (*)

Sumber: detik.com

Terkait: Amalan Ramadan

TerkaitBerita

Syawalan Muhammadiyah Parepare, Momentum Perkuat Silaturahim dan Harmoni Sosial

Editor: Muhammad Tohir
6 April 2026

...

Lebaran di Negeri Sakura, Haru Perantau Sidrap Jadi Imam Salat Id di Jepang

Lebaran di Negeri Sakura, Haru Perantau Sidrap Jadi Imam Salat Id di Jepang

Editor: Muhammad Tohir
22 Maret 2026

...

Malam ke-12, Safari Ramadan Muhammadiyah Parepare Bahas Konstruksi Pendidikan Generasi Qurani

Editor: Muhammad Tohir
1 Maret 2026

...

Parepare dan Jejak “Kota Santri”: Warisan Religius dari Kepemimpinan Taufan Pawe

Editor: Tim Redaksi
22 Oktober 2025

...

BeritaTerkini

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan