MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Komitmen Universitas Bosowa (Unibos) memperluas jejaring strategis bersama dunia industri kembali mendapat penguatan. Kali ini, jajaran pimpinan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk melakukan kunjungan resmi ke Universitas Bosowa pada Jumat (7/8/2026) di Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa untuk membahas berbagai peluang kolaborasi, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, implementasi link and match pendidikan tinggi dengan industri, hingga pemanfaatan ekosistem keuangan syariah yang mendukung transformasi pendidikan tinggi.
Delegasi PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dipimpin oleh Komisaris Utama Independen Dr. Drs. Sapto Amal Damandari, Ak., C.P.A., CA, Direktur Utama Dr. Imam Teguh Saptono, M.M., Direktur Bisnis Ricky Rikardo Mulyadi, bersama jajaran Corporate Commercial, Corporate Risk, serta Region Head Sulampua Ahmad Salihin dan Region Operation Service Manager (ROSM) Agussalim.
Sementara itu, Universitas Bosowa menerima kunjungan tersebut bersama jajaran Bosowa Education, di antaranya Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) sekaligus Director in Charge (DIC) Yayasan Aksa Mahmud Asrul Hidayat, Sekretaris Yayasan Aksa Mahmud H. Baharuddin Rachim, Division Head of Human Resources & General Affair Darmawan Dahlan, Division Head of Finance, Accounting & IT Asriani, S.E., Division Head of Marketing & Communication Andi Erwin Nuryadin, S.T., M.Si., Corporate Operational Strategy Management (COSM) Dicky Dermawan, Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, Inovasi, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Sistem Informasi Dr. Sutia Budi, S.Pi., M.Si., Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Sumber Daya Dr. Muh. Kafrawi Yunus, S.E., M.M., serta Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa Dr. dr. Rahmawati Thamrin, Sp.And.
Kunjungan diawali dengan diskusi strategis mengenai berbagai potensi kerja sama antara Bank Muamalat dan Universitas Bosowa, khususnya dalam pengembangan pendidikan, peningkatan kompetensi lulusan, penguatan literasi keuangan syariah, serta peluang kolaborasi yang mampu memberikan nilai tambah bagi mahasiswa maupun institusi.
Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) sekaligus Director in Charge Yayasan Aksa Mahmud, Asrul Hidayat, menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri perbankan merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan dunia profesional.
“Kami percaya bahwa perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri. Sinergi dengan dunia industri, khususnya sektor perbankan syariah seperti Bank Muamalat, akan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan talenta, peningkatan kompetensi lulusan, hingga penguatan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, delegasi Bank Muamalat juga diajak berkeliling meninjau berbagai fasilitas dan infrastruktur penunjang pembelajaran yang dimiliki Universitas Bosowa, khususnya di Fakultas Kedokteran. Kunjungan tersebut memperlihatkan berbagai laboratorium, ruang praktik, fasilitas pembelajaran berbasis teknologi, hingga sarana pendukung pendidikan yang menjadi bagian dari upaya Universitas Bosowa dalam menghadirkan pengalaman belajar berstandar modern.
Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Dr. Imam Teguh Saptono, M.M., mengapresiasi perkembangan Universitas Bosowa yang terus melakukan transformasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan infrastruktur akademik.
“Kami melihat Universitas Bosowa memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis Bank Muamalat. Infrastruktur pembelajaran yang terus berkembang serta komitmen dalam meningkatkan kualitas lulusan menjadi fondasi yang kuat untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan, baik dalam pengembangan SDM, literasi keuangan syariah, maupun program-program strategis lainnya,” ungkapnya.
Komisaris Utama Independen PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Dr. Drs. Sapto Amal Damandari, Ak., C.P.A., CA, turut menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam mencetak generasi yang mampu menjawab tantangan masa depan.
“Perguruan tinggi merupakan tempat lahirnya pemimpin masa depan. Karena itu, kemitraan dengan institusi pendidikan menjadi investasi jangka panjang yang akan menghasilkan sumber daya manusia berkualitas, berintegritas, dan siap menghadapi dinamika ekonomi nasional maupun global,” katanya.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, Inovasi, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Sistem Informasi Universitas Bosowa, Dr. Sutia Budi, S.Pi., M.Si., menjelaskan bahwa penjajakan ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat langsung kepada mahasiswa.
Menurutnya, kerja sama tidak hanya diarahkan pada aspek akademik, tetapi juga mencakup program magang, pengembangan kompetensi, riset terapan, kuliah praktisi, hingga penguatan ekosistem pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri.
Senada dengan itu, Dr. Muh. Kafrawi Yunus, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Universitas Bosowa terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra strategis sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan peningkatan daya saing institusi.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa Dr. dr. Rahmawati Thamrin, Sp.And., menjelaskan bahwa kunjungan tersebut sekaligus menjadi kesempatan memperkenalkan berbagai fasilitas pendidikan kedokteran yang telah dikembangkan Universitas Bosowa untuk mendukung proses pembelajaran berbasis kompetensi.
Melalui kunjungan ini, Universitas Bosowa dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk berharap dapat melanjutkan pembahasan menuju implementasi kerja sama yang lebih konkret. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan berbagai program kolaboratif yang memperkuat pengembangan sumber daya manusia, meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, serta mendukung lahirnya lulusan yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. (adv)










