• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 17 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Cegah Radikalisme dan Intoleran, Kemenag Bentuk Pokja Moderasi Beragama

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
6 Februari 2019
di Pendidikan
Pertemuan kemenag

--ist--

JAKARTA, PIJARNEWS.COM — Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama telah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Moderasi Beragama. Sejumlah upaya sudah dilakukan sepanjang 2018, salah satunya menyiapkan regulasi. 

“Pokja selama tahun 2018 telah melakukan beberapa program, di antaranya merancang regulasi berupa Peraturan Menteri Agama (PMA) Pengarusutamaan Moderasi Beragama dalam Pendidikan Islam,” terang Ketua Pokja Moderasi Beragama Ditjen Pendidikan Islam, Aceng Abdul Aziz pada Focus Grup Discussion  (FGD), Senin (4/2) di Lapangan Banteng Jakarta seperti dilansir Kemenag.go.id

Selain PMA, lanjut Aceng, pihaknya juga sudah melakukan penelitian tentang moderasi di kalangan pondok pesantren, PTKI, madrasah dan PAI pada Sekolah. Pokja juga telah melakukan pendampingan untuk review kurikulum di lembaga pendidikan di bawah Kemenag, agar bermuatan moderat.

Untuk 2019, Aceng mengaku sudah menyiapkan sejumlah upaya penguatan diseminasi moderasi beragama melalui berbagai media, termasuk media sosial (medsos). Penguatan itu akan melibatkan kalangan millenial sebagai kelompok terbesar binaan Ditjen Pendidikan Islam, baik siswa Madrasah, santri pesantren, mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), dan siswa-siswi PAI di sekolah.

Aceng menilai, temuan penelitian yang menyebutkan bahwa 19,4% Aparatur Sipil Negara (ASN) terpapar radikalisme dan intoleran menjadi alarm bagi kementerian/lembaga termasuk Kementerian Agama untuk lebih serius melakukan pembinaan. 

Berita Terkait

Tasming Hamid Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag Parepare, Tekankan Kerukunan dan Adaptasi Teknologi

Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit Dibuka 1 April 2025

Wali Kota Parepare Terima Kunjungan Tiga Lembaga, Bahas Agenda Tingkatkan Kolaborasi

Dosen STAIN Majene Ciptakan Dakwah Maps, Kemenag Majene Keluarkan Surat Resmi

“Kita akan melakukan pembekalan, kepada ASN Ditjen Pendidikan Islam agar bermedsos dengan sehat dan mempunyai kepedulian untuk memberikan kontribusi narasi keberagamaan yang moderat, damai dan toleran,” ujar Aceng. 

Kasi Kemahasiswaan Ditjen Pendis, Ruchman Basori menambahkan, kesadaran bermedsos dengan konten-konten moderasi telah tumbuh di kalangan mahasiswa PTKI. “Selama 2018, Direktorat PTKI tengah memperkuat program dan kegiatan moderasi beragama agar mahasiswa menjadi duta moderasi,” katanya.

Program penguatan moderasi beragama pada mahasiswa PTKI yang sudah berjalan antara lain: revitalisasi kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) bermuatan moderasi beragama, pendidikan dan latihan kepemimpinan, supporting kegiatan moderasi melalui Bantuan Lembaga Kemahasiswaan bermuatan modis dan pelbagai deklarasi mahasiswa anti radikalisme di PTKI.

Sekretaris Pokja Anis Maskhur mengaku akan memaksimalkan aksi-aksi Pokja dalam waktu dekat ini, antara lain memperkuat counter wacana melalui media sosial, membuat video moderasi beragama, melakukan diskusi  selapanan, perlunya polisi moderasi untuk efektifitas implementasi pada pendidikan Islam dan pembuatan quote-quote moderasi beragama oleh pejabat Eselon I dan II Ditjen Pendis. 

Pokja juga mengagendakan untuk melakukan sharing dengan pelbagai pihak untuk efektivitas moderasi di lingkungan pendidikan Islam, di antaranya dengan seluruh ASN Ditjen Pendidikan Islam, kalangan media dan pemegang kebijakan lainnya. (rb/alf)

Terkait: KemenagRadikalisme

TerkaitBerita

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

162 Siswa SMPN 9 Parepare Ikuti TKA, Sekolah Pastikan Mental dan Teknis Siap

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

...

10 Siswa SMAN 5 Parepare Lulus di Kampus Bergengsi di China

10 Siswa SMAN 5 Parepare Lulus di Kampus Bergengsi di China

Editor: Muhammad Tohir
2 April 2026

...

Top! 27 Siswa SMAN 5 Parepare Lolos SNBP 2026, 9 Orang Tembus UI

Editor: Muhammad Tohir
1 April 2026

...

BeritaTerkini

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan