• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 18 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Cek Presensi Online, Tim Sekolah Ramah Anak Beri Pembinaan ke Tiga Sekolah

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 September 2022
di Advertorial, Pemkot Parepare

PAREPARE, PIJARNEWS.COM--Tim Pembinaan Sekolah Ramah Anak Gugus Tugas KLA (Kota Layak Anak) Kota Parepare turun pada hari keempat melakukan pembinaan dan pendampingan ke tiga sekolah, Senin (19/9/2022).

Kali ini sekolah sasaran adalah MI DDI Kampung Baru, SMPN 9 Parepare, dan SDN 35 Parepare. Ketiga sekolah ini berada di wilayah Kecamatan Bacukiki Barat.

Secara umum tim memberikan masukan kepada setiap sekolah untuk menguatkan Sekolah Ramah Anak, sekaligus meningkatkan kualitas KLA Parepare menuju kategori utama.

Namun tim juga mengapresisi inovasi-inovasi yang dilakukan sekolah. Seperti presensi secara online (barcode) di MI DDI Kampung Baru. Sebelum siswa masuk sekolah, terlebih dulu presensi online di depan sekolah. Masing-masing siswa memiliki kartu barcode untuk presensi di Ponsel android milik gurunya. Presensi ini terhubung langsung dengan Ponsel orang tua siswa.

“Dengan inovasi ini orang tua bisa mengetahui anaknya masuk sekolah pada hari itu atau tidak. Inovasi ini layak dikembangkan di sekolah-sekolah lain, untuk memudahkan memonitor anak, mengantisipasi anak berkeliaran saat jam pelajaran atau tidak masuk sekolah,” kata Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang, salah satu anggota tim.

Berita Terkait

Mahasiswa UMPAR Turun ke Sekolah, Perkuat Karakter dan Edukasi Siswa SD melalui Program MKWK

Bupati Sidrap Turut Antar MBG, Para Siswa Tampak Ceria

Sidak Proyek Renovasi Sekolah, Wakil Wali Kota Parepare: Alokasi untuk Dunia Pendidikan Harus Tepat Sasaran

Delapan Akademisi Masuk Bursa Calon Rektor UMPAR 2025-2029

Kasubag TU Kemenag Parepare, Syaiful Mahsan yang juga masuk Tim Gugus Tugas KLA Parepare, mengungkapkan, inovasi ini sementara dikembangkan di sekolah lain seperti SDIT Andalusia dan SMPN 13 Parepare. “Kita siap bersinergi dengan Pemkot Parepare dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk mengembangkan inovasi ini. Presensi online ini masih terus kita kembangkan, dan kita berharap semua sekolah di Parepare bisa menerapkan,” harap Syaiful.

Menjadi catatan, MI DDI Kampung Baru sudah memiliki sertifikat Sekolah Ramah Anak, hanya saja masih perlu ditingkatkan kualitas sarana dan prasarananya.

Sementara di SMPN 9 Parepare, tim memuji kegiatan keagamaan yang intensif. Selain menggalakkan kegiatan literasi Al-Qur’an, sekolah juga mengembangkan kegiatan filantropi kerja sama Lazismu Parepare.

“Kami juga memiliki program wajib sekolah hari Minggu bagi non Muslim. Jadi anak-anak yang non Muslim seperti agama Nasrani, harus ke gereja pada hari Minggu, nanti kami minta pihak gereja atau pendeta yang memberikan penilaian. Bahkan kami juga siapkan guru agama Nasrani kalau jumlah siswanya 10 orang atau lebih,” ungkap Kepala SMPN 9 Parepare, Kamaruddin SPd MPd.

Di SMPN 9 Parepare, salah satu yang menonjol adalah perpustakaan yang sudah terakreditasi dan menyandang predikat Sekolah Adiwiyata Nasional.

Di SDN 35 Parepare, tim memuji sudah cukup menjadi representasi Sekolah Ramah Anak. Sekolah ini cukup maju dalam penerapan informasi dan teknologi (IT) karena ada pembelajaran komputer bagi siswa.

Menjadi catatan masukan di tiga sekolah ini adalah perlunya pemisahan WC perempuan dan laki-laki, tempat sampah perlu diberikan penutup, pemanfaatan halaman sekolah untuk ditanami tanaman Toga, jajanan lokal bersih dan sehat di kantin sekolah.

Masukan lain adalah mengedukasi siswa untuk bijak bermedia sosial (Medsos). Arahkan siswa untuk memanfaatkan Medsos ke hal-hal positif seperti peningkatan kemampuan belajar dan tingkatkan pengetahuan.

Forum Anak Parepare yang menjadi bagian dari tim menyempatkan masuk ke dalam kelas mengedukasi siswa tentang bermedsos yang sehat. Sekaligus mengedukasi hindari pergaulan bebas yang bisa berujung seks bebas dan prostitusi, cegah perundungan (bullying), serta jauhi narkoba.

Hal lain adalah pentingnya edukasi kebencanaan di sekolah. Sekolah perlu menyiapkan jalur evakuasi dan titik kumpul representatif jika terjadi bencana.

BPBD Parepare siap turun ke sekolah-sekolah melakukan penyuluhan dan simulasi tanggap bencana.

“Ini adalah observasi awal ke sekolah-sekolah, bukan dalam rangka penilaian, tapi untuk membina dan mendampingi menuju Sekolah Ramah Anak. Segala masukan kami harap dibenahi, karena kami masih akan melakukan observasi lanjutan, untuk memastikan sekolah benar-benar memenuhi kriteria dan indikator untuk meningkatkan KLA menjadi kategori utama,” pinta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parepare, HM Makmur SPd MM, yang memimpin tim melakukan kunjungan ke sekolah.

Camat Bacukiki Barat, Fitriany yang mendampingi tim selama kunjungan siap mendukung dan mengawal menuju Sekolah Ramah Anak, serta meningkatkan KLA Parepare menjadi kategori utama.

Tim yang turun pada hari keempat ini antara lain dari SKPD Bappeda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Disdukcapil, Dinas Kesehatan, DPPKB, DLH, Dinas Perpustakaan, Dinas Ketahanan Pangan, Diskominfo, Dinas Sosial, BPBD, Bagian Kesra Setdako, Kementerian Agama, Camat Bacukiki Barat, Lurah Kampung Baru, Lurah Sumpang Minangae, dan Forum Anak Parepare.

Selanjutnya tim kembali akan turun pada hari kelima, Rabu, 21 September 2022, di MTs Negeri Parepare, MTs DDI Lilbanat, dan MAN 2. Dan hari keenam atau hari terakhir, Kamis, 22 September 2022, di SMP Kristen, SMP Frater, dan SMAN 5 Parepare. (adv)

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

 

Terkait: Kota ParepareSekolahSekolah Ramah Anak

TerkaitBerita

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

Safari Ramadan, Bupati Sidrap Ungkap Kondisi Ekonomi Desa Bila Riase

Safari Ramadan, Bupati Sidrap Ungkap Kondisi Ekonomi Desa Bila Riase

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

...

Bupati Sidrap Dorong Petani di Wala Kejar Target Panen 10 Ton Perhektar

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

...

Ramadhan Fair Vol.5 Resmi Ditutup, Tasming Hamid Apresiasi HIPMI Parepare

Editor: Muhammad Tohir
16 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan