• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 3 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

Demi Kebaikan Bersama

Editor: Abdillah MS
18 Maret 2018
di Opini, Pilkada, Politik
0
kebaikan bersama
0
BAGI
45
PEMBACA

OPINI — Pilkada Serentak 2018 diikuti oleh 171 daerah, terdiri dari 17 provinsi, 115 kabupaten, dan 39 kota. Jumlah paslon yang mendaftarkan diri sebanyak 580 paslon, dengan status 569 pendaftaran diterima dan 11 pendaftaran ditolak. Dari 569 paslon tersebut kita berharap tujuan utama politik untuk kebaikan bersama (common good), bisa terwujud.

Seperti Alain Badiou tegaskan, bahwa politik merupakan ruang bagi tujuan-tujuan untuk kebaikan bersama dipertaruhkan. Badiou menepis teleologi bahwa politik adalah wilayah kotor, haram, dan licik. Bagi Badiou, pada politik kita menyandarkan harapan-harapan untuk membangun sesuatu yang baik bagi semua orang.

Sebagaimana juga Aristoteles mendefinisikan politik secara meluas, yakni sebagai usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama. Politik adalah baik, karena itu subyek politik haruslah individu atau sekelompok individu yang memiliki tujuan-tujuan bagi common good (kebaikan bersama).

Politik bukanlah semata-mata tentang perilaku politik para politisi. Politik juga bukan sekedar situasi yang terjadi hari ini saja melainkan juga berkaitan dengan perubahan yang terjadi dari masa lalu hingga masa mendatang. Politik adalah milik semua warga negara, bukan milik segelintir elit politisi saja.

BeritaTerkait

Bertanya di Tengah Era Algoritma

Bertanya di Tengah Era Algoritma

24 Juni 2026
Nasab Ba‘alawi

Menempatkan Kontroversi Penelitian Nasab Ba‘alawi dalam Kerangka Keilmuan

15 Juni 2026
Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

13 Juni 2026
Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

31 Mei 2026

Bila kita meletakkan definisi politik seperti dijelaskan oleh Aristoteles dan Alain Badiou, tentu saja kesalahpahaman terhadap politik selama ini harus diubah. Apa yang terjadi saat ini adalah sebuah pergeseran makna sehingga kini politik dijadikan alat untuk memuaskan kepentingan pribadi dan kelompok. Lantas, apakah cukup dengan sadar saja bahwa ada pergeseran makna politik?

Tentu penting memikirkan bagaimana cara agar makna luhur politik bisa kembali seperti semula. Selain itu, harus ada keberanian untuk terjun dan melakukan sesuatu agar orang-orang yang suka menyalahgunakan politik dapat tersingkir dari arena. Kita harus turut berpartisipasi dan pantang apatis terhadap kondisi politik kekinian.

Peran dan partisipasi kita tidak harus bertarung merebut kekuasaan. Kita juga bisa ikut terlibat dalam mendukung para politisi yang memiliki visi mewujudkan kebaikan bersama agar menang dalam pemilihan. Romo Frans Magnis Suseno pernah berujar, “Bila orang-orang baik takut terjun dalam politik sama saja dengan membiarkan politik dikuasai oleh orang-orang jahat.” (*)

Terkait: OpiniPilkada Serentak 2018Politik
Abdillah MS

Abdillah MS

BeritaTerkait

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Editor: Muhammad Tohir
21 Mei 2026
0

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026
0

...

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026
0

...

Selanjutnya
guru honorer

FATMA Janjikan Kenaikan Gaji untuk Guru Honorer

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi