• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 16 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

EIGER Adventure Kolaborasi dengan Bulu’ Baria di Gowa, Ciptakan Gunung Bebas Sampah Pertama di Sulawesi

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
30 Juni 2024
di Lingkungan, Sulselbar
Tim EIGER Adventure Kolaborasi dengan tetua adat dari Desa Manimbahoi untuk menjaga Bulu’ Baria di Gowa, Jumat (28/6/2024)

Tim EIGER Adventure Kolaborasi dengan tetua adat dari Desa Manimbahoi untuk menjaga Bulu’ Baria di Gowa, Jumat (28/6/2024)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Bagaimana jika ada sebuah gunung di Indonesia, pengelolaannya menggunakan prinsip menjaga lingkungan, sekecil mungkin meninggalkan jejak sampah di alam?

Hal inilah yang telah diterapkan selama beberapa tahun terakhir di Bulu’ Baria, sebuah gunung berketinggian 2.730 Mdpl, berlokasi di Desa Manimbahoi, Kecamatan Parigi, Kabupate Gowa, Sulawesi Selatan.

Bulu’ dalam bahasa Bugis, berarti gunung. Bulu’ Baria perlahan mulai dikenal sebagai gunung terbersih, gunung bebas sampah pertama di Sulawesi.

Pesan ini pula yang dikolaborasikan bersama dengan EIGER Adventure, brand asal Indonesia, penyedia perlengkapan luar ruang yang telah hadir sejak tahun 1989 silam.

EIGER mengadopsi Bulu’ Baria, mendukung penuh apa yang telah dilakukan oleh warga di Desa Manibahoi dan pengelola pos registrasinya. Bersama-sama menjaga kebersihan gunung, memastikan setiap tamu pendaki yang ingin menikmati keindahan alam puncak Bulu’ Baria, bertanggung jawab atas setiap perbekalan dan sisa sampahnya, sejak langkah pertama memulai pendakian menuju Bulu’ Baria.

Berita Terkait

Kepala SMPN 9 Parepare Ajak Wujudkan Lingkungan Aman dan Nyaman bagi Anak

Bupati Sidrap Rakor Bersama KLHK

Bank Sampah Pinrang Berbagi Pengetahuan Memilah Sampah

Koalisi Save Spermonde Minta Hentikan Reklamasi Makassar New Port

Kolaborasi ini diresmikan di toko flagship EIGER Adventure Jalan Andi Djemma Makassar pada Jumat (28/6/2024). Bulu’ Baria pun menjadi gunung kedua yang “diadopsi” oleh EIGER, setelah Gunung Kembang yang berada di Wonosobo, Jawa Tengah juga telah dikenal sebagai gunung terbersih di Pulau Jawa.

Jason Edward Wuysang, Business Director EIGER Adventure menyampaikan, kolaborasi dan dukungan EIGER untuk Bulu’ Baria sejalan dengan nilai yang dijaga dan dipertahankan oleh EIGER selama 35 tahun terakhir, yakni inovasi, alam dan manusia. Menurut Jason, inovasi-inovasi yang dilakukan oleh EIGER diharapkan bisa memberikan dampak langsung bagi alam dan juga manusianya.

“Bulu’ Baria sudah menunjukkan pada kita, bahwa di Sulawesi ada gunung terbersih dan bebas sampah. Bagaimana komitmen ini terus dijaga oleh segenap warga desa dan pengelola juga tetua adat dari Desa Manimbahoi. EIGER mengucapkan terima kasih sudah diberikan kesempatan untuk bersama ikut menjaga Bulu’ Baria. Agar semakin banyak lagi gunung di Indonesia yang bisa kita nikmati keindahannya, tanpa ada sampah dari mulai pos registrasi hingga ke puncaknya,” ungkap Jason.

Turut hadir dalam peresmian kolaborasi ini, Kepala Desa Manimbahoi, tetua adat, juga pengelola basecamp Bulu’ Baria.

Komaruddin, Kepala Desa Manimbahoi bercerita, ia tak menyangka, apa yang telah dilakukan oleh warga desa untuk jaga lingkungan Bulu’ Baria, bisa berdampak positif bagi alam juga manusianya.

Menurut Komaruddin, awalnya pertama kali jalur Bulu’ Baria via Manimbahoi dibuka pada 2021, banyak pro dan kontra dari para pendaki. Mereka mengeluhkan aturan yang cukup ketat, khususnya terhadap sampah dan logistik yang jadi tanggung jawab pendaki.

“Awalnya banyak yang mengeluhkan, namun akhirnya para pendaki yang datang ke Bulu’ Baria mengatakan bahwa gunung ini bersih sekali, bersih itu enak, Bulu’ Baria adalah gunung terbersih di Sulawesi,” ungkap Komaruddin.

Aturan tertulis yang menjaga Bulu’ Baria tetap bersih dan bebas sampah dimulai dari pos registrasi. Dari Dusun Pattiro, Desa Manimbahoi setiap pendaki yang hendak memulai langkah pertamanya menuju puncak Bulu’ Baria, dilakukan pemerikaan perbekalan, peralatan keamanan juga memindahkan perbekalannya ke dalam wadah yang telah disiapkan oleh pengelola.

“Perbekalan yang bisa dipindahkan ke wadah plastik, kami sudah menyiapkan wadahnya, bisa digunakan oleh para pendaki sebagai fasilitas. Lalu apa yang bisa menjadi sampah sekali pakai, dicatat dan harus dibawa turun lagi di perjalanan pulang. Kalau hilang satu sampahnya, bakal ada denda. Kemudian dalam satu tahun, Bulu’ Baria akan ditutup di Januari hingga Maret saat puncak musim hujan. Untuk perawatan ekosistem, dan mengembalikan kondisi alamnya, kini Bulu’ Baria dikenal sebagai gunung bebas sampah di Sulawesi;” ujar Mustain. (rls)

 

 

 

 

Terkait: EigerLingkungan

TerkaitBerita

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Mei 2026

...

Tim PKM Psikologi UNM Hadirkan Panggung Mini Qur’ani, Ubah Santri dari Diam Jadi Percaya Diri

Tim PKM Psikologi UNM Hadirkan Panggung Mini Qur’ani, Ubah Santri dari Diam Jadi Percaya Diri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 Mei 2026

...

Berita Terkini

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Editor: Muhammad Tohir
14 Mei 2026

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan