• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 18 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Esai; 10 Menit yang Membanggakan

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
21 Oktober 2017
di Opini
Pemain PSM Rahman Usman merayakan golnya ke gawang PKT Bontang bersama Kurniawan DY, pada final Ligina VI 2000. PSM menang 3-2. (Foto: handover/the-maczman.com)

Pemain PSM Rahman Usman merayakan golnya ke gawang PKT Bontang bersama Kurniawan DY, pada final Ligina VI 2000. PSM menang 3-2. (Foto: handover/the-maczman.com)

  • Ket: Pemain PSM Rahman Usman merayakan golnya ke gawang PKT Bontang bersama Kurniawan DY, pada final Ligina VI 2000. PSM menang 3-2. (Foto: handover/the-maczman.com)

Penulis; Nurmal Idrus (Jubir PSM 2009-2011)

Masih ingatkah anda dengan momen istimewa ini?
Jika anda sudah berusia di atas 30 tahun hari ini, maka anda pasti merasakannnya 17 tahun silam. Hari itu, telah 2 hari Kota Makassar dan seantero Sulsel ditenggelamkan oleh haru biru atas pencapaian PSM MAKASSAR sebagai juara Liga Indonesia tahun 2000. Piala Presiden diarak keliling kota. Tua muda, anak-anak SD keluar di pinggir jalan, semua bergembira dan berterima kasih pada tim yang dikomandoi manajer NURDIN HALID.

Juku Eja merontokkan PKT Bontang 3-2 di Senayan Jakarta dalam partai final yang berakhir dramatis. Jual beli serangan dan bergantian merobek jala gawang, memaksa 1 juta warga Makassar sesak menahan napas hingga 90 menit. Kita terhenyak di depan layar kaca, seperti mau pingsan setiap kali PKT merobek Pasukan Ramang.

Asa memayungi langit Makassar ketika PSM langsung unggul 3-0 hingga menit 62 lewat dua gol Kurniawan Julianto dan Rahman Usman. Namun, roda kehidupan kota seperti berhenti saat memasuki menit 75. Tembakan datar Aris Budi Prasetyo merobek jalan PSM. Tim produsen pupuk ini kemudian seperti mendapat nyawa kedua. 10 menit jelang laga berakhir, Fachri Husaini menghujamkan bola penalti ke gawang PSM. 3-2.

Berita Terkait

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Bupati Sidrap Lepas Pengiriman Puluhan Ton Telur ke Kalimantan, Sultra, dan Makassar

Wamendagri Apresiasi Inovasi Digitalisasi Pelayanan Publik Pemkot Makassar

Jelang Lawan PSM, Allano Lima Tegaskan Persija Siap Tempur

Setelah itu, 10 menit pamungkas itulah yang penuh dramatisasi. Puja puji dipanjatkan, teriakan sumbang hingga kerongkongan kering, keringat dingin bercucuran, jantung seperti berhenti berdetak di tengah serangan PKT yang membabi buta. Dan, 10 menit itulah ujian Makassar sesungguhnya yang bahkan hingga kini tak pernah terulang lagi. 10 menit terakhir yang membanggakan. Saat wasit menghentikan laga di menit 93, Makassar malam itu langsung berguncang. Semua menepuk dada. Semua berseru bangga. Hajat ditunaikan, ada yang syukuran dan ada pula yang memangkas habis rambutnya.

Tahun ini, saudara-saudara ku, kita berpeluang mengulangnya di tanah kita sendiri, di kandang kita, Stadion Mattoanging. Empat kali laga pamungkas adalah penentuannya. Dengan keuntungan tiga kali laga kandang, mungkin saja momen merontokkan PKT Bontang di 2000 lalu, terjadi saat PSM menjamu dua seteru sulitnya yaitu Senin (6/11/2017): PSM Makassar vs Bali United dan Minggu (12/11/2017): PSM Makassar vs Madura United, di laga terakhir nanti. Ini tentu momen yang lebih mengharu biru sebab kita akan melakukannya di kandang kita sendiri.

Mari menyatukan tekad, menyatukan dukungan dan menyatukan doa. Singkirkan semua pragmatisme politis karena ini kesempatan kita untuk mengulang momen membanggakan 17 tahun lalu. (*/ris)

Terkait: MakassarNurmal IdrusPSM Makassar

TerkaitBerita

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan