• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Gubernur : Kita Beri Makan 11 Provinsi, Tapi masih Ada Warga Kita Kurang Gizi

Editor: Mulyadi Ma'ruf
3 Agustus 2020
di Sulselbar
Gubernur : Kita Beri Makan 11 Provinsi, Tapi masih Ada Warga Kita Kurang Gizi

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah melepas sebanyak 88 pendamping gizi dan konselor stunting (gizi buruk) di Sulsel.

Mereka berasal dari di berbagai daerah, terdiri dari 70 orang tenaga medis, yakni Bone 40 orang, Enrekang 30 orang dan tenaga konselor sebanyak 18 orang.

Pelepasan pendamping gizi dan konselor dihadiri Bupati Enrekang, Muslimin Bando, Dinas Kesehatan kabupaten kota se-Sulsel.

Nurdin Abdullah, meminta pendamping dan konselor, bekerja maksimal menekan angka stunting di Sulsel.

BeritaTerkait

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026
11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

20 Agustus 2026
Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

19 Agustus 2026
Tim PKM  Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

Tim PKM Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

17 Agustus 2026

Menurutnya, stunting disebabkan faktor ekonomi rumah tangga. Padahal, sejak dari dalam kandungan harus mendapatkan perhatian khusus ibu hamil sampai pada umur 1.000 hari pertama.

“Asupan gizi yang baik tidak harus yang instan. Tapi banyak dari alam, nah inilah yang kita harus diolah masyarakat kita di daerah agar mendapatkan bahan pangan bergizi dan seimbang,” ujarnya.

Masalah ekonomi yang menjadi masalah yang ada di kehidupan berumahtangga,” katanya, di Hotel Best Western Makassar, Senin, 3 Agustus 2020.

Nurdin Abdullah mengapresiasi, program Gammara ‘NA atau gerakan masyarakat mencegah stunting yang digagas Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel.

“Saya mengapresiasi seluruh peserta pelatihan gizi dan konselor stunting yang hadir hari. Ini adalah tugas mulia untuk mendorong generasi-generasi kita ke depannya,” ujarnya.

Nurdin berharap, generasi ke depan memiliki kemampuan dan menjadi generasi yang memiliki daya saing, cerdas serta berprestasi kelak memasuki usia remaja dan dewasa.

Ia meminta, seluruh peserta pelatihan gizi dan konselor ini tidak hanya menganggap pelatihan ini sekadar program saja. Namun, harus ditekuni menekan angka stunting di wilayahnya masing-masing.

Nurdin Abdullah meminta, semua pihak membantu pendamping dan konselor menjalankan tugasnya agar tiga tahun ke depan tidak ada lagi bayi gizi buruh.

“Kita ini daerah pertanian. Kasi makan 11 provinsi. Aneh masih ada warga kita yang kurang gizi,” jelasnya.

Kekurangan gizi terutama pada 1.000 hari pertama sejak di kandungan menjadi penyebab stunting.

“Saya mohon kita semua yang berada di desa tidak menganggap ini hanya sekadar program, tapi harus betul-betul diseriusi program ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel, Ichsan Mustari, menambahkan, program tersebut merupakan kolaborasi Pemprov Sulsel dengan kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dan Poltekes Makassar.

“Kita kerjasama dengan Unhas dan Poltekes Makassar,” katanya. (*)

Terkait: Gubernur Sulawesi SelatanMakassarNurdin Abdullah

BeritaTerkait

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Editor: Tohir Muhammad
5 Juli 2026

...

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Editor: Tohir Muhammad
12 Mei 2026

...

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Editor: Tohir Muhammad
30 Januari 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi