• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 8 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Harga Kedelai Mahal, Pengusaha Tahu Tempe di Pinrang Mulai PHK Karyawan

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
5 Oktober 2022
di Ajatappareng

PINRANG, PIJARNEWS.COM–Pengusaha tahu dan Tempe di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan mengeluhkan harga kedelai yang mulai naik. Dian Eka Safitri salah satunya yang mengaku biaya operasionalnya kini semakin membengkak.

Menurut Eka Harga kedelai saat ini berkisar Rp. 14 ribu/Kilogram. Kondisi itu membuat Dian harus mengurangi jumlah karyawannya.

“Sebelumnya 20 orang karyawan yang bekerja di sini,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (4/09/2022).

Saat ini jumlah karyawannya berkurang menjadi 15 orang. Selain pengurangan jumlah karyawan, volume produksi juga terpaksa harus ia kurangi agar usahanya itu tetap berjalan, meski di akuinya hal itu masih membuatnya tersendat.

“Sebelum BBM Naik, Produksi Tahu Tempe disini mencapai 1 ton perhari kini hanya tinggal 600-700 kilogram perhari, ” imbuhnya.

Berita Terkait

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Santri Ponpes Tassbeh Baitul Qur’an Raih Medali Perunggu Nasional di ISO 7.0

Menurutnya, ukuran tahu dan tempe dikecilkan dan dibuat tipis dari biasanya, harganya tetap Rp. 5 ribu rupiah untuk empat bungkus tempe dan Rp. 5 ribu untuk empat potong tahu.

“Kalau harga juga dinaikkan kasian juga konsumen,” tuturnya.

Kedepan, pihaknya berharap pemerintah memperhatikan harga kedelai, sehingga usaha yang dijalankan menjadi salah satu solusi masyarakat yang hendak bekerja.

Hal serupa di alami Ahmad Ridwan pedagang tahu tempe, ia bahkan mengaku sering mendapat Omelan dari konsumen lantaran tahu tempe yang dijual berukuran lebih kecil dari ukuran sebelum penyesuaian harga BBM.

Menurutnya, konsumen tidak memahami kondisi harga kedelai di pasaran saat ini.

“Pedagang tahu dan tempe saja menjerit karena harga mencekik, ” ungkapnya.

Ridwan mengungkapkan volume penjualan tahu tempe di pasaran menurun drastis, jika dulu dua karung tempe bisa laku terjual perhari, namun sekarang hanya setengah karung perhari.

Dia mengungkapkan para pelanggannya kaget atas perubahan ukuran tahu tempe yang dijualnya. Ridwan berharap pemerintah dapat memperhatikan harga kedelai.

“Kenaikan dan penurunan harga kedelai Rp. 100 saja sangat terasa bagi pengusaha pedagang tahu dan tempe,” tegasnya. (*)

Reporter: Faizal Lupphy

Terkait: KedelaiPinrangTahuTempe

TerkaitBerita

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Editor: Muhammad Tohir
3 Juni 2026

...

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

...

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Editor: Muhammad Tohir
31 Mei 2026

...

Abrasi di Dusun Celallang, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi

Abrasi di Dusun Celallang, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Wawali Parepare Paparkan Success Story Pengelolaan Sampah di Raker APEKSI Komwil VI Kendari

Wawali Parepare Paparkan Success Story Pengelolaan Sampah di Raker APEKSI Komwil VI Kendari

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan