• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 15 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Harga Kedelai Mahal, Pengusaha Tahu Tempe di Pinrang Mulai PHK Karyawan

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
5 Oktober 2022
di Ajatappareng

PINRANG, PIJARNEWS.COM–Pengusaha tahu dan Tempe di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan mengeluhkan harga kedelai yang mulai naik. Dian Eka Safitri salah satunya yang mengaku biaya operasionalnya kini semakin membengkak.

Menurut Eka Harga kedelai saat ini berkisar Rp. 14 ribu/Kilogram. Kondisi itu membuat Dian harus mengurangi jumlah karyawannya.

“Sebelumnya 20 orang karyawan yang bekerja di sini,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (4/09/2022).

Saat ini jumlah karyawannya berkurang menjadi 15 orang. Selain pengurangan jumlah karyawan, volume produksi juga terpaksa harus ia kurangi agar usahanya itu tetap berjalan, meski di akuinya hal itu masih membuatnya tersendat.

“Sebelum BBM Naik, Produksi Tahu Tempe disini mencapai 1 ton perhari kini hanya tinggal 600-700 kilogram perhari, ” imbuhnya.

Berita Terkait

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Perkuat Pengawasan Keimigrasian, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Petani Rumput Laut di Suppa Dibekali Strategi Adaptasi Gagal Panen oleh ITH

Resmi, Pemkab Pinrang Mekarkan Desa Mattiro Ade

Menurutnya, ukuran tahu dan tempe dikecilkan dan dibuat tipis dari biasanya, harganya tetap Rp. 5 ribu rupiah untuk empat bungkus tempe dan Rp. 5 ribu untuk empat potong tahu.

“Kalau harga juga dinaikkan kasian juga konsumen,” tuturnya.

Kedepan, pihaknya berharap pemerintah memperhatikan harga kedelai, sehingga usaha yang dijalankan menjadi salah satu solusi masyarakat yang hendak bekerja.

Hal serupa di alami Ahmad Ridwan pedagang tahu tempe, ia bahkan mengaku sering mendapat Omelan dari konsumen lantaran tahu tempe yang dijual berukuran lebih kecil dari ukuran sebelum penyesuaian harga BBM.

Menurutnya, konsumen tidak memahami kondisi harga kedelai di pasaran saat ini.

“Pedagang tahu dan tempe saja menjerit karena harga mencekik, ” ungkapnya.

Ridwan mengungkapkan volume penjualan tahu tempe di pasaran menurun drastis, jika dulu dua karung tempe bisa laku terjual perhari, namun sekarang hanya setengah karung perhari.

Dia mengungkapkan para pelanggannya kaget atas perubahan ukuran tahu tempe yang dijualnya. Ridwan berharap pemerintah dapat memperhatikan harga kedelai.

“Kenaikan dan penurunan harga kedelai Rp. 100 saja sangat terasa bagi pengusaha pedagang tahu dan tempe,” tegasnya. (*)

Reporter: Faizal Lupphy

Terkait: KedelaiPinrangTahuTempe

TerkaitBerita

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

...

Resmi, Pemkab Pinrang Mekarkan Desa Mattiro Ade

Resmi, Pemkab Pinrang Mekarkan Desa Mattiro Ade

Editor: Muhammad Tohir
5 Mei 2026

...

Hardiknas 2026 di Pinrang, Bupati Irwan: Pendidikan Kunci Kesejahteraan

Hardiknas 2026 di Pinrang, Bupati Irwan: Pendidikan Kunci Kesejahteraan

Editor: Muhammad Tohir
4 Mei 2026

...

133 Jemaah Haji Pinrang Dilepas Dini Hari, Gabung Kloter 16 ke Makassar

133 Jemaah Haji Pinrang Dilepas Dini Hari, Gabung Kloter 16 ke Makassar

Editor: Muhammad Tohir
2 Mei 2026

...

Berita Terkini

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Editor: Muhammad Tohir
14 Mei 2026

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan