• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial

Hima Prodi PMI STAIN Gelar Pelatihan RAD Organisasi Non Pemerintah

Editor: Abdillah MS
19 Maret 2018
di Advertorial, Pendidikan, Sulselbar
HIIMA

Himpunan Mahasiswa (Hima) Program studi (Prodi) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) jurusan Dakwah dan Komunikasi (Dakom) STAIN Parepare menggelar workshop Ajatappareng for Action, Minggu 18 Maret 2018. Workshop ini digelar di Movie Room STAIN Parepare dengan tema; Yang Muda yang Bergerak, yang Muda Mengubah.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program studi (Prodi) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) jurusan Dakwah dan Komunikasi STAIN Parepare menggelar workshop Ajatappareng for Action, Minggu 18 Maret 2018. Workshop ini dilaksanakan di Movie room STAIN Parepare dengan mengangkat tema; Yang Muda yang Bergerak, yang Muda Mengubah.

Workshop ini dilakukan guna memberi pengetahuan kepada peserta tentang bagaimana menyusun dan menyampaikan Rencana Aksi Daerah (RAD) organisasi non pemerintah di Ajattappareng. RAD ini berdasarkan 4 pilar pembangunan serta memperkuat komitmen bersama melalui rencana pembentukan jaringan bersama. “Tujuan utama dalam workshop ini adalah mengembangkan rencana aksi dan menghubungkan berbagai komunitas pemuda sebagai langkah awal untuk melokalkan United Nations SGDs di Ajatappareng. Output dari kegiatan ini adalah perencanaan aksi  nyata,” jelas Syahril, Ketua Hima Prodi PMI.

Ramli, Penanggung jawab Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) mengatakan peserta workshop terdiri dari beberapa lembaga swadaya masyarakat, komunitas-komunitas masyarakat, organisasi daerah, lembaga kemahasiswaan dan UKM perguruan tinggi. “Pesertanya berasal dari dalam dan luar STAIN, khususnya mahasiswa prodi PMI,” ungkap Ramli seperti dikutip dari laman resmi stainparepare.ac.id.

Workshop dirancang dengan melibatkan peserta untuk aktif berpikir dan mengungkapkan pendapat di hadapan peserta lain.

BeritaTerkait

Tak Perlu ke Kantor Imigrasi , Warga Wajo Urus Paspor Sambil Car Free Day

Tak Perlu ke Kantor Imigrasi , Warga Wajo Urus Paspor Sambil Car Free Day

23 Agustus 2026
Awasi WNA Lebih Cepat dan Efektif, Imigrasi Parepare Kenalkan e-Timpora

Awasi WNA Lebih Cepat dan Efektif, Imigrasi Parepare Kenalkan e-Timpora

23 Agustus 2026
Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026
Jelang CBT dan OSCE UKNPD Batch III 2026, FK Unibos Menggelar Doa Bersama: Ikhtiar, Ketenangan, dan Hasil Terbaik untuk Calon Dokter

Jelang CBT dan OSCE UKNPD Batch III 2026, FK Unibos Menggelar Doa Bersama: Ikhtiar, Ketenangan, dan Hasil Terbaik untuk Calon Dokter

22 Agustus 2026

Muhammad Saukani, salah seorang peserta  mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat. “Materinya bermanfaat sekali karena menunjang suatu organisasi atau komunitas sehingga kita dalam berorganisasi secara tidak langsung bisa ikut andil dalam mensukseskan program pemerintah walaupun organisasi atau komunitas kita tidak berada dibawah naungan pemerintah,” ungkap Muhammad Saukani.

Kegiatan yang dibuka Muhammad Djunaidi selaku Wakil Ketua I bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga mengaku sangat mengapresiasi serta mendukung workshop ini. Ia juga berharap agar mahasiswa dapat aktif dalam kegiatan yang beriorientasi pengembangan dan pemberdayaan masyarakat sebagai tindak lanjut program PBB: Sustainable Development Goals (SDGs). “Buat program yang sejalan dengan program STAIN dan pemerintah untuk pengembangan masyarakat,” harap Djunaidi kepada mahasiswa.

Sementara itu, Muhammad Saleh selaku Ketua Jurusan Dakwah dan Komunikasi berharap agar peserta menjadikan workshop ini sebagai ajang pelatihan dalam meningkatkan kemampuan baik secara teoritis maupun praktek. “Bangun sinergitas di kalangan mahasiswa, lembaga baik intra maupun eksternal untuk bersama membangun, mengembangkan dan memberdayakan masyarakat,” ungkap Muhammad Saleh. (sps)

Terkait: Himaprodi STAIN PareparePMIIStain Parepare

BeritaTerkait

Wawali Parepare Harap PMII Jadi Motor Penggerak Perubahan dan Pengabdian

Editor: Tohir Muhammad
26 Mei 2025

...

Ribuan Anggota PMR Ikuti Jumbara PMI Pinrang

Editor: Tohir Muhammad
22 Desember 2024

...

Jusuf Kalla Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum PMI

Editor: Tohir Muhammad
9 Desember 2024

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi