• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

ICSIS 2023 UINAM, Hamdan Harap Gagasan Para Akademisi Bisa Tersebar Luas

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2023
di Pendidikan
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof  Hamdan Juhannis, MA, Ph.D membuka the 3rd ICSIS UINAM, Rabu (31/5/2023)

Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, MA, Ph.D membuka the 3rd ICSIS UINAM, Rabu (31/5/2023)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali menggelar International Conference on Social and Islamic Studies (ICSIS-2023). Kegiatan ini merupakan kali ketiga digelar secara online.

Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof  Hamdan Juhannis, MA, Ph.D membuka the 3rd ICSIS UINAM, Rabu (31/5/2023).

Mengusung tema  “Ethics, Values, Law and Legal System in Contemporary Society”. Hamdan menyebutkan, pelaksanaan konferensi internasional merupakan kegiatan yang harus dipertahankan dan konsisten dilaksanakan setiap tahun.

“Bersyukur karena ini bisa rutin dilakukan. Dan apa yang dibicarakan tidak hanya Islamic Studies tapi ada pembahasan sosial dan humanity juga,” jelasnya.  Sebagai rektor, sambung Hamdan, dia juga berharap hasil dari konferensi ini bisa dipublikasi di jurnal terakreditasi, jurnal atau prosiding internasional, bahkan bisa terindeks internasional seperti scopus.

BeritaTerkait

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

22 Oktober 2026
Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

21 Oktober 2026
SMAN 5 Parepare Gelar Open House Virtual, Kenalkan Program Sekolah Unggul Garuda Transformatif

SMAN 5 Parepare Gelar Open House Virtual, Kenalkan Program Sekolah Unggul Garuda Transformatif

18 Oktober 2026
Wali Kota Parepare: Lulusan ITH Harus Berdampak bagi Masyarakat

Wali Kota Parepare: Lulusan ITH Harus Berdampak bagi Masyarakat

17 Oktober 2026

Hamdan menyebutkan banyak gagasan baru dan inovatif yang muncul setiap diadakan konferensi. Untuk itu, Hamdan berharap hasil dari konferensi ini bisa diakses banyak orang dan semua akademisi dan orang orang yang butuh referensi.

“Yang paling penting, apa yang kita diskusikan dan dipresentasikan itu bisa dipublikasikan dan juga bisa tersebar luas pesan-pesan akademiknya,” tambah Hamdan.

Konferensi yang digelar sehari ini mengundang tiga narasumber internasional, yaitu Prof. Mun’im Sirry University of Notre Dame (USA) membawakan materi tentang Benih-benih moderasi Beragama. Lalu ada Prof. Shahid Bashir dari Business School, Technologico de Monterrey (Mexico) dan Prof. Najma Moosa dari University of the Western Cape (Republic of South Africa).

The 3rd ICSIS UINAM ini juga diramaikan 117 pemakalah dari dua negara. Pemakalah  dari Indonesia juga dihadiri berbagai universitas dan instansi. Selain pemakalah, kegiatan ini juga dihadiri ratusan peserta biasa.

Pada pembahsan Mun’in Sirry, pembicaraan moderasi beragama di Indonesia masih sebatas wacana moderator atau yang lebih dikenal dengan istilah Islam Wasathiyah. Padahal menurutnya, moderasi beragama lebih dari sekadar itu. Mun’in menyebutkan pembahasan moderasi beragama bisa dilihat pada empat aspek. Perspektif tentang moderasi beragama, cara mendiskusikan moderasi agama, akar moderasi dalam agama, dan tantangan moderasi beragama.

Mun’in juga menyebutkan moderasi di Indonesia belum tumbuh secara subur. Tantangan yang dihadapi yang pertama, bahwa kalau kita melihat dunia silam, maka moderasi agama mengalami defisit dibandingkan dunia Kristen maupun yahudi. “Moderasi beragama di dunia islam relatif lebih rendah. Pembatasan agama dan permusuhan sosial cenderung tinggi dan ini sudah dilakukan penelitian. Persoalannya apa yang menjadi faktor sehingga moderasi beragama tidak tumbuh subur,” tambah Mun’in.

Pertama, kata Mun’in penafsiran konservatif masa lalu yang tidak tepat termasuk pemilihan ayat untuk menjelaskan moderasi. Kedua, ada momen imperial, ulama-ulama muslim menafsirkan ayat ayat alquran untuk menegaskan superioritas mereka atau kekuasaan mereka. Ketiga, adanya kemandegan intelektual. Banyak sarjana yang telah mengekspresikan dengan kemandegan intelektual ini.

”Umat islam kehilangan daya dobrak, mengutip dari Nurcholis Madjid sehingga kita tidak berkembang. Kita juga mengalami dekadensi, keterbelakangan. Selain itu ada juga tertutupnya pintu ijtihad atau rethinking sehingga itulah yang membuat kita mengalami kemunduran,” jelas Mun’in. (rls)

 

 

Terkait: UIN Alauddin Makassar

Berita Terkait

Workshop Penulisan Ilmiah Tingkatkan Kapasitas Dosen Muda UIN Alauddin Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 November 2025

...

Mafindo Makassar Dorong Melek Etika Digital Lewat AI Warrior Camp

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Oktober 2025

...

Lembaga Sertifikasi Profesi UIN Alauddin Makassar Terbentuk, Siap Cetak Lulusan Kompeten dan Tersertifikasi

Lembaga Sertifikasi Profesi UIN Alauddin Makassar Terbentuk, Siap Cetak Lulusan Kompeten dan Tersertifikasi

Editor: Tim Redaksi
11 Juli 2025

...

Berita Populer

  • PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidrap Tinjau Perbaikan Jalan Lorong Amparita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PGRI Bacukiki Barat Gelar Konkercab I 2026 di SMAN 5 Parepare, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Parepare Lantik 18 Pejabat, Ini Nama-namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi