• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 23 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Kesehatan

Inilah Manfaat Mengonsumsi Buah Selama Ramadan

Editor: Alfiansyah Anwar
30 Mei 2017
di Kesehatan, Sulselbar
Inilah Manfaat Mengonsumsi Buah Selama Ramadan

PIJARNEWS.COM — Puasa penuh energi umumnya terjadi di pekan-pekan pertama Ramadhan. Kondisi tubuh biasanya masih fit saat itu. Memasuki pekan berikutnya gangguan ketahanan tubuh mulai tampak. Bibir kering, tubuh lemas, hingga rasa kantuk yang berkepanjangan.

Pakar gizi Dr Samuel Oetoro SpGK, menyebut perubahan pola makan menjadi penyebabnya. Penurunan frekuensi makan dan minum (dari biasanya tiga kali sehari jadi dua kali, sahur dan buka) menyebabkan metabolisme tubuh berkurang. Akibatnya tubuh kekurangan pasokan untuk menghasilkan energi.

Padahal puasa penuh manfaat bagi tubuh. Puasa membantu organ cerna tubuh beristirahat. Fungsi lainnya adalah membantu proses regenerasi sel, mengendalikan gula darah, lemak darah, mengurangi radikal bebas, serta detoksifikasi. Namun, pemilihan makanan yang tidak tepat justru membuat puasa sia-sia.

Pakar gizi dari Semanggi Specialist Clinic itu mengatakan, bugar selama berpuasa sesungguhnya bukan hal yang sulit. Kendati puasa mengakibatkan perubahan pola makan dan minum, bukan berarti puasa sama dengan mengurangi asupan gizi harian. Idealnya, selama puasa laki-laki tetap membutuhkan 1.800 hingga 2.500 kalori per hari. Sementara perempuan 1.500 sampai 2.000 kalori setiap harinya.

BeritaTerkait

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

16 Juli 2026
Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

12 Juli 2026
Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

12 Juli 2026
Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

5 Juli 2026

Karena itu, meski berpuasa manusia disarankan tetap melahap sayur dan buah delapan sampai 10 porsi setiap hari. `Serat, terutama di bagian kulit buah, sanggup menunda lebih lama datangnya rasa lapar. Makanan berserat bermanfaat bagi proses penyerapan glukosa yang lebih lambat dan tidak merangsang peningkatan insulin. Maksudnya serat berfungsi membakar energi lebih perlahan namun stabil.

”Berhubung tubuh membutuhkan serat tinggi, buah segar paling baik dimakan ketika sahur,” ujar Samue.

Konsumsi buah segar 15 hingga 30 menit setelah makan besar. Apel, pir, jeruk, jambu, hanya sebagian dari contoh buah kaya serat. Samuel memastikan Anda tidak akan jatuh mulas gara-gara menyantap buah di pagi hari sebelum Subuh. ”Pilih buah yang tidak asam, saya jamin nggak bakal sakit perut,” tuturnya.

Konsumsi buah kemudian berlanjut pada saat buka puasa. Bedanya, Samuel menyarankan, buah yang sudah dibuat jus sebagai hidangan untuk saat berbuka. Buah seperti apel, jambu, semangka, serta jeruk cocok dijadikan jus. Kandungan airnya yang tinggi membuat glukosa buah lebih mudah diserap tubuh yang baru terisi makanan.

Namun, ingatlah. Jangan terlalu banyak menambahkan gula saat memblender buah. Samuel mengatakan, buah sudah cukup baik dinikmati tanpa gula. Seandainya masih butuh pemanis tambahkan gula sedikit saja. Perhatikan pula variasi konsumsi buah dan sayur. Keragaman sangat penting karena tidak ada satu buah dan sayur yang memiliki komposisi nutrisi lengkap.

Anak-anak, kata Samuel, punya aturan yang lebih longgar. ”Anak-anak nggak harus 10 macam buah dan sayur, yang penting anak harus terbiasa dengan itu supaya terbawa hingga dewasa,” paparnya.

Penyebab kelonggaran itu adalah metabolisme anak-anak yang tergolong optimal. Berbeda, misalnya, dengan dewasa terutama mereka yang sudah di atas 30 tahun.

Orang dewasa, menurut Samuel, bisa saja ‘menikmati’ kelonggaran menyantap makanan yang tergolong tidak baik bagi tubuh. Toleransi itu sebagai berikut: Jalani lima hari dalam sepekan dengan aturan makan yang baik bagi tubuh. ”Sisanya bolehlah agak dilonggarkan,” katanya.

Sedang untuk anak-anak dan remaja aturan itu bisa dibalik. Beri asupan makanan baik bagi tubuh lima hingga tiga hari yang ketat dan empat hari yang longgar.

Selain itu, perbanyak makanan yang tidak mengandung lemak jenuh, kolesterol, dan lemak terhidrogenasi (contohnya margarin). Hindari diet tinggi daging. Ganti konsumsi daging dengan ikan. Hindari kopi. Dan, jangan lupa meminum delapan gelas air putih setiap hari. (*)

Terkait: BuahHae JuRamadan

BeritaTerkait

Serunya Berburu Durian di Sidrap: Pengunjung Membludak, Cuan Warga Tembus Rp 5 Juta Sehari!

Serunya Berburu Durian di Sidrap: Pengunjung Membludak, Cuan Warga Tembus Rp 5 Juta Sehari!

Editor: Tohir Muhammad
5 Juli 2026

...

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Tohir Muhammad
17 Maret 2026

...

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Tohir Muhammad
7 Maret 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi